Sebelum saya lupa, 

Jika kita menganggap memang agama Islam yang dibawa Muhammad  adalah 
agama yang benar dari ALLAH sebagaimana ketika Allah juga 
mengajarkan Agama pada Musa, Yahya, Zakaria, Isa as.

Tetapi kemudian siapa yang menjamin bahwa PENGANUT AGAMA Islam itu 
tidak mengalami perubahan yang menjauh dari sumber ajaran awalnya 
yang betul betul menyerahkan diri kepada Allah bersikap ADIL, JUJUR, 
dan AMANAH?

Jawabnya : Tidak ada jaminan bahwa mayoritas PENGANUT AGAMA Islam 
itu tetap berpegang teguh pada agamanya (yang milik ALLAH) dengan 
benar.

Malah sebaliknya Justru Nubuatan-nubuatan beliau mengatakan bahwa 
nanti Umatnya (bukan agamanya) akan terpecah menjadi 73 Golongan. 
Hanya satu yang benar dan 72 lainnya masuk ke dalam Api.

Jadi ternyata minoritas yang benar itu? hehehehe...

TApi jangan khawatir jika pun Ahmadiyah yang minoritas yang benar 
itu. Maka sesuai dengan petunjuk islam yang sesungguhnya, ajaran 
rasulullah saw yang sesungguhnya, Ahmadiyah akan mengakui hak setiap 
pribadi untuk meyakini agama dan beribadat menurut keyakinannya itu.

Saya kira pernyataan kami sudah diposting sebelumnya.......

Kita ini sudah 1400 tahun setelah Nabi Muhammad saw bung.......

Bagi Kaum sebelumnya, masa selama ini sudah cukup untuk ALLAH 
mengirimkan puluhan Utusannya kepada keturunan Yaqub as untuk 
mengembalikan umat Israel dari kesesatan kepada Penyerahan diri yang 
sesungguhnya kepada ALLAH.

Peace



--- In [email protected], "The saint" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
> Begini maksudnya mas, 
> 
> Kalau masih awam masih berpendapat seakan akan agama itu tidak 
> berhubungan satu sama lain, gak ada hubungannya. Yang satu bilang 
> agama saya yang benar, agama lain salah. Sebaliknya yang lain 
> mengatakan agama gua yang bener dan yang satu salah. Agama kita 
gak 
> ada hubungan sama sekali. 
> 
> Tetapi setelah mulai mempelajarinya ternyata mulai ada hubungan 
> kesamaan. Misalnya kok perintah 10 commandment pada agama Yahudi 
dan 
> Kristen sama ada di Islam. Mungkin sebenarnya agamanya sendiri 
> berasal dari Tuhan, hanya pengikutnya yang kemudian mengalami 
> perubahan penafsiran wahyu dan kitab suci karena perjalanan zaman.
> 
> Kemudian orang yang mau belajar lebih lanjut menemukan bahwa kok 
> nabi-nabi yang ada di dalam al Quran sekitar 60% adalah nabi-nabi 
> nya kaum ISRAEL? Ya bener juga Mulai dari ADAM sama, Noah sama, 
> Abraham sama terus sama semua kecuali terputus pada Jesus. Jadi 
> kesadaran memberikannya petunjuk bahwa apakah sebenarnya agama itu 
> dulunya adalah benar. Karena kala difikirkan ketika Musa diutus 
> dengan demikian YAhudi adalah agama yang benar???????
> 
> Waktu Jesus di utus berarti Kristen adalah agama yang benar. 
> 
> Kemudian datang Islam yang inti ajarannya mengajarkan penyerahan 
> diri sepenuhnya kepada Tuhan. Penganutnya dinamakan muslim.
> 
> Lalu orang mulai berfikir jika demikian apakah yang sebenarnya 
> terjadi. Agamanya yang dari Tuhan itu yang berubah dari benar 
> menjadi keliru (menurut anggapan penganut agama lain) atau 
> pengikutnya yang mengalami perubahan karena berubahnya zaman?
> 
> Penelitian kemudian dilanjutkan lebih detail lagi....
> 
> Ternyata islam atu muslim itu sudah dikenal sejak zaman Ibrahim. 
> Jadi sebenarnya semua agama nabi-nabi dahulu itu adalah islam.
> 
> Aslamtu lirabil alamin. Menyerahkan diri kepada  Allah tuhan 
semesta 
> alam. Ana awalul Muslimin, akulah yang pertama dari orang islam, 
> kata Ibrahim.
> 
> Lalu orang mempelajari lebih detail lagi kalau begitu agama 
Ibrahim 
> adalah islam. Kemudian mengenai keturunannya dipelajari lagi 
> ternyata lahirlah dua kelompok besar anak-anak ibrahim yaitu Ishaq 
> dan Ismail. Kemudian sejarah berlanjut terus melahirkan Israel 
yang 
> adalah nama lain dari Yaqub yang juga beragama Islam.
> 
> Hingga kemudian sejarah juga menemukan nama muslim dikenal cukup 
> baik di kalangan Kaum Israel. Contoh dalam kitab sejarah nabi-
nabi, 
> disebutkan nama Zakaria as lengkapnya adalah Zakaria bin Dan bin 
> Muslim.
> 
> Jadi nama Muslim sudah dikenal dari sebelum zaman Zakaria karena 
> kakek beliau as bernama Muslim.......NAh Loh
> 
> Akhirnya kesadaran lah yang mengakui bahwa sebenarnya agama-agama 
> itu, paling tidak tiga agama besar di dunia : Islam, Yahudi dan 
> Kristen awalnya adalah dari sumber yang satu yaitu Allah swt dan 
> mengajarkan islam dalam arti sesungguhnya menyerahkan diri (kepada 
> Allah).
> 
> Sekarang kita harus membedakan antara penganut agama dan Agama itu 
> sendiri. Agama adalah milik Allah, sedangkan penganut agama adalah 
> orang yang menisbahkan dirinya pada agama tertentu, dan terkadang 
> menjadi sombong seakan mewakili Tuhan mengklaim memiliki agama 
yang 
> sebenarnya hanya Punya Allah......
> 
> Mudah-mudahan orang yang masih malas belajar bisa mengerti......
> 
> Sayang waktu saya sekarang enggak memungkinkan menulis yang 
> sistematis dan mendetail. TApi saya harap cukup untuk membuka mata 
> yang buta, hati yang keras dan fikiran yang jumud/beku.
> 
> 
> --- In [email protected], "Aman FatHa" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Bung, kalau apa yang saya simpulkan dari pengharaman itu salah, 
> lalu ayat lakum diinukum waliya diin itu maknanya apa?
> > Katakan, wahai orang-orang kafir
> > Aku tidak menyembah apa yang kalian sembah
> > Dan tidak juga kalian menyembah apa yang aku sembah
> > Dan tidak juga aku menyembah apa yang kalian
> > Dan tidak juga kalian menyembah apa yang aku sembah
> > Bagi kalian agama kalian dan bagiku agamaku (QS. al-Kafirun)
> > 
> > Perlu sampean simak juga, selain memberikan penafsiran MUI 
> terhadap statemen "semua agama itu sama" saya juga mengutarakan 
> maksud dari statement itu dari sudut pandang saya yang didukung 
> kajian pluralisme selama ini. Atau dengan kata lain selain yang 
saya 
> sebutkan itu, pernyataan "semua agama itu sama" dalam makna semua 
> agama benar bagi pemeluknya masing-masing.
> > 
> > Dan dengan pemaparan tentang sudut subyektif dan obyektif agama, 
> jelas fatwa MUI lebih dominan pada sudut subyektifnya. Sedang 
> pluralisme berada pada tataran obyektifnya. Dengan kata lain, anda 
> tidak hidup sendirian tapi berada di tengah-tengah raga-raga lain 
> yang berbeda-beda. Kenyataan perbedaan itu disebut pluralitas. Dan 
> pendalaman terhadap pluralitas untuk kemudian dikonsep.. 
> dirumuskan.. sebagai point-point utama yang bisa diangkat dan 
> dikerjakan secara bersama-sama oleh setiap kelompok yang berbeda, 
> itulah pluralisme. Kalau demikian, lalu apa yang haram dalam 
maksud 
> fatwa MUI tersebut?
> > 
> > Makanya saya sebut fatwa itu sebagai langkah mundur. Karena 
> kenyataan pluralitas itu sudah ada sejak lama yang kemudian 
> berkembang dengan sikap saling menghargai dalam koridor "bagimu 
> agamamu dan bagiku agamaku." Dalam perkembangan selanjutnya, hanya 
> kesadaran itu saja dirasa tidak cukup karena bagaimanapun juga 
> selain memang berbeda-beda, kita juga hidup dalam lingkup wilayah 
> yang sama. Dan atas dasar itu, pluralisme muncul sebagai isme yang 
> mencari titik-titik obyektif agama yang bisa diusung bersama-sama 
> sehingga capaian yakni kemajuan, kesejahteraan, kenyamanan, dll 
yang 
> diinginkan bisa dihasilkan untuk bersama pula. Jelas fatwa MUI 
yang 
> mengharamkan pluralisme adalah langkah mundur karena hanya dengan 
> beberapa baris keputusan itu, lembaga ini telah meruntuhkan 
> keinginan dan tujuan bersama yang baik tersebut dimana dari sudut 
> pandang agama Islam keinginan dan tujuan tersebut diakui. Itu yang 
> saya sebut, sudut obyektif dari agama.
> > 
> > Banyak contoh yang bisa diketengahkan, dari yang kecil hingga 
yang 
> besar. Contoh kecil saja, almarhum kakek saya punya saudara angkat 
> dari agama lain. Kesadaran untuk saling menghormati antara 
keduanya 
> merupakan kenyataan pluralitas yang tidak bisa disanggah. Tapi 
> mereka berdua tidak terbatas pada sudut itu saja. Kemana-mana 
selalu 
> bersama. Masuk hutan keluar hutan, berladang bersama, tanah sawah 
> milik bersama. Kakek saya shalat selagi dalam hutan, dia yang 
> menjaga sampai shalatnya selesai. Dia ada masalah atau suatu 
> pekerjaan, kakek saya yang membantunya.
> > 
> > Dan saya pikir, ketika pluralitas yang disadari itu tidak hanya 
> terbatas pada sudut kesadaran dan saling menghormati.. tapi juga 
> bergerak dinamis ke arah capaian bersama-sama, itu yang disebut 
> pluralisme. Dalam contoh besar dari lingkup kenegaraan misalnya 
> pemberantasan KKN dan seterusnya. Dan pluralisme akan terus 
bergerak 
> mencari titik-titik kebersamaan dari sudut perbedaan agama itu 
> secara terus menerus.. karena itulah saya pikir kenapa pluralitas 
> berkembang menjadi isme. 
> > 
> > Saya utarakan penggambarannya dengan istilah "jiwa" dan "raga" 
> dimana dalam konsep pluralisme menjadi "terpisah tak bersatu dan 
> bersatu tak terpisah." Sebagai muslim, jiwa saya tetap bersama 
Allah 
> dan sebagai muslim pula raga saya ada di sini.. di tengah-tengah 
> kalian.. di tengah-tengah ragam bentuk budaya dan keyakinan. Jiwa 
> saya akan berkata, aku adalah aku dengan keyakinan dan imanku, dan 
> kamu adalah kamu dengan keyakinan dan imanmu. Sedang raga saya 
> berkata, inilah kita. Kalau demikian, buat apa fatwa MUI yang 
> mengharamkan pluralisme itu?
> > 
> > Demikian,
> > Terima Kasih
> > 
> > Aman
> > http://aman.kinana.or.id
> >    
> >   ----- Original Message ----- 
> >   From: Rama B. Swandana 
> >   To: [email protected] 
> >   Sent: Tuesday, August 02, 2005 1:33 AM
> >   Subject: [ppiindia] Re: Sejumlah Tokoh Agama Prihatin atas 
Fatwa 
> MUI
> > 
> > 
> >   --- In [email protected], "Aman FatHa" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
> >   > Fatwa MUI Pluralisme Haram; Sebuah Pandangan
> >   Artinya, kelompok ini berpandangan bahwa pluralisme berarti 
> memeluk
> >   semua agama sekaligus.
> >   > 
> >   > Apakah memang itu yang dimaksud dengan pluralisme? Apa dasar
> >   penafsiran mereka yang menyatakan bahwa pluralisme itu artinya 
> memeluk
> >   semua agama sekaligus? 
> > 
> > 
> > 
> >   Anda salah bung..... Anggapan bahwa "semua agama itu sama" itu 
> tidak
> >   berarti lantas orang memeluk semua agama, tetapi menganggap 
bahwa
> >   memeluk agama apapun hakekatnya adalah sama, karena semua 
agama 
> toh
> >   sama. Ini yg diharamkan oleh MUI. Dalam ajaran islam, "inna 
dinna
> >   indallahi islam" bahwa agama yg diridhai Allah itu cuma Islam. 
> Dengan
> >   demikian pandangan bahwa semua agama adalah sama, haram 
menurut 
> islam.
> >   Karena kalau semua agama itu sama, konsekuensinya, kita boleh 
> pindah2
> >   agama seenak udelnya kita.  Lha wong sama khan? Ngga tahu 
kalau 
> agama
> >   lain berpandangan demikian, tetapi islam sudah jelas. Dengan 
> demikian
> >   fatwa itu sudah benar.  Saya mendukung fatwa itu.
> > 
> >   RAMA
> > 
> > 
> > 
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
<font face=arial size=-1><a 
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hguo4ed/M=323294.6903899.7846637.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1123008981/A=2896129/R=0/SIG=11llkm9tk/*http://www.donorschoose.org/index.php?lc=yahooemail";>DonorsChoose.
 A simple way to provide underprivileged children resources often lacking in 
public schools. Fund a student project in NYC/NC today</a>!</font>
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke