a) saya tak kawin dengan bule, tapi dengan putri Nusantara.
 
b) Yang katakan MUI adalah goblok, bukan saya, ini adalah thread yang saya 
forward. Entah siapa yang mulai, mohon ikuti awal diskusi.
 
c) PGI goblok? kalau memang ada kegoblokan mereka ya why not? Mereka hanya 
manusia kan?
 
Salam
danardono

kucing_liar1 <[EMAIL PROTECTED]> schrieb:

Papa mas Danar yang saya tahu itu beragama Islam, kalau mas danar 
sendiri Protestan. Masuk kristen mungkin karena kawin dgn bule yah 
mas?

tapi yg jelas kalau benar mas sampai mengatakan MUI goblog di milis 
umum artinya mas tega banget. kan tidak ada yg sampai bilang KWI 
atau PGI goblog juga..iya gak?

yg jelas orang islam banyak yg lagi sensitif. Oleh krn itu harus 
hati2. Memang tidak gampang menghapus luka dan trauma. 

'salam


--- In [email protected], A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Danardono itu kalau tidak Kristen, Katolik.
> Seharusnya dia tak campur urusan agama Islam dengan
> mengatai MUI goblog.
> Jika MUI meminta pemerintah untuk melarang adanya
> agama Kristen, Katolik baru dia protes. Tapi ini kan
> tidak.
> 
> --- aris solikhah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> > mas Danardono, 
> > Maaf saya kurang tahu anda muslim atau bukan. Orang
> > yang bukan muslim pun harusnya menolak pluralisme,
> > sekularisme dan liberalisme. Sebelum kita
> > membicarakan apa konteksnya pluralisme itu, punten
> > mas mencoba cari tahu realitas apa itu pluralisme
> > yang dipahami orang dan makna sebenarnya. Jangan
> > sampai salah mengkomentari sesuatu padahal (maaf)
> > realitas maknanya kurang tahu.  Mas Danar bisa baca
> > opini ini untuk sekedar memahami historis dan makna
> > pluralisme sesungguhnya.
> > http://www.republika.co.id/kolom.asp?kat_id=16
> > Selintas pluralis dan pluralisme sama namun
> > sesungguhnya amat jauh berbeda. Seperti kata orang 
> > sosial dengan kata orang  sosialisme. 
> > 
> >  salam,
> >  Aris
> > Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Wahhhh, angkat topi, acungan jempol, dan penundukkan
> > kepala sedalamnya, mang Iyus!
> > 
> > Yang Anda bentangkan adalah SANGAT mencerahkan,
> > semoga dibaca seksama oleh saudara saudara yang
> > sedang berdebat kepala panas mengenai fatwa MUI dan
> > istilah "pluralisme" yang disalah kaprahkan.
> > 
> > Saya ingin bentangkan lagi sebuah kalimat Anda yang
> > cespleng:
> > 
> > "Pluralisme itu paham yang menerima kenyataan bahwa
> > dalam setiap
> > agama terdapat anasir kebenaran yang berasal dari
> > wahyu illahi
> > sendiri dan karena itu lewat setiap agama terdapat
> > jalan menuju
> > pengenalan kepada Allah dan untuk memperoleh
> > keselamatan dan
> > kebahagiaan kekal di akhirat. Allah tidak mungkin
> > dibatasi oleh
> > agama tertentu karena kekuasaanNya tidak terbatas
> > dan Ia bisa
> > berbuat apa saja dan memberikan keselamatan lewat
> > sarana apa saja.
> > Kalau tidak demikian maka makna KemahakuasaanNya
> > adalah void...""
> > 
> > Alangkah benarnya. 
> > 
> > Entah siapa yang tiba tiba membedakan antara
> > pluralisme dan pluralitas. Bagaimana anehnya! 
> > 
> > Ini seperti membedakan  antara tanam tanaman beras,
> > gandum dsb dengan pengertian gramineae. Keduanya
> > sama dari sisi pandang berbeda. Tak ada BEDANYA. 
> > Pluralisme adalah sebuah ISME, sedangkan pluralitas
> > adalah facts. Ini biasa dalam akhiran AS dalam
> > bahasa Latin. Kata benda. Noun. Substantivum.
> > 
> > Pluralisme itu dalam bahasa Jawa ehh salah bahasa
> > Indonesia artinya ke MAJEMUKan. Titik! Kita hidup
> > dalam masyarakat MAJEMUK: Jawa, Manado, Batak,
> > Toraja, Nias, Ambon. Islam, Kristen, Shikh, Buddha,
> > Shinto, Hindu-Bali, Hindu Kaharingan, Kejawen...
> > Gado gado, ayam mBok berek, paniki, babi panggang,
> > sate kambing.. gulai..
> > 
> > Ini namanya majemuk. Plural. Lawannya singular, satu
> > jenis.
> > 
> > BENAR wejangan Anda, bahwa yang mas mas dari MUI
> > ingin kutuk itu, BUKAN pluralisme tetapi
> > "Indifferentisme", yakni paham bahwa semua agama
> > dianggap sama. 
> > 
> > Lha wong pluralisme yang konnotasinya POSITIF yakni
> > kehidupan dalam multidimensi budaya agama dan
> > ethinistas kok mau dikutuk. 
> > 
> > Yahh namanya juga proses pembelajaran...belajar
> > bernegara..belajar bermasyarakat..belajar menjadi
> > dewasa
> > 
> > Tenkyu mas Juswan..
> > 
> > Salam
> > 
> > Danardono
> > 
> > 
> > 
> > From: "Juswan Setyawan" <juswan@> 
> > Date: Thu Aug 4, 2005  7:08 am 
> > Subject: Re: MUI GOBLOG Tetapkan 11 Fatwa GOBLOG   
> > pemdun wrote:
> > Sedangkan pluralisme diharamkan karena menganut
> > paham semua agama
> > adalah sama dan bahwa agama bersifat relatif dan
> > tidak ada yang boleh
> > mengklaim agamanya adalah agama yang paling benar.
> > Padahal seseorang
> > beragama karena keyakinannya akan suatu kebenaran.
> >
> -------------------------------------------------------------------
---------
> > 
> > Mang Iyus:
> > Kasihan benar itu profesor-profesor yang tidak bisa
> > membedakan
> > antara paham Pluralisme dengan paham
> > Indifferentisme. Sudah itu
> > ngotot pula bahwa Pluralisme tidak sama dengan
> > Pluralitas.
> > Ya terang tidak sama toch Prof. karena Pluralisme
> > itu suatu isme/
> > paham tetapi Pluralitas itu fenomen kemajemukan di
> > lapangan.
> > Definisi Pluralisme itu ada cem-macem dan kenapa
> > mesti definisi
> > MUI yang harus dianggap satu-satunya yang benar di
> > dunia ini?
> > 
> > Pluralisme itu paham yang menerima kenyataan bahwa
> > dalam setiap
> > agama terdapat anasir kebenaran yang berasal dari
> > wahyu illahi
> > sendiri dan karena itu lewat setiap agama terdapat
> > jalan menuju
> > pengenalan kepada Allah dan untuk memperoleh
> > keselamatan dan
> > kebahagiaan kekal di akhirat. Allah tidak mungkin
> > dibatasi oleh
> > agama tertentu karena kekuasaanNya tidak terbatas
> > dan Ia bisa
> > berbuat apa saja dan memberikan keselamatan lewat
> > sarana apa saja.
> > Kalau tidak demikian maka makna KemahakuasaanNya
> > adalah void.
> > 
> > Saya yakin dalam agama Islam terdapat
> > kebenaran-kebenaran aqidah
> > yang dapat menuntun manusia untuk mengenal dan
> > mencintai Allah
> > dan karena itu akan memperoleh kebahagiaan kekal di
> > akhirat. Tetapi
> > saya tidak mau dipaksa atau mewajibkan diri untuk
> > menjadi muslim
> > karena kebenaran seperti itu terdapat juga dalam
> > agama saya. Saya
> > sangat menghargai adagium: "Bagimu agamamu dan
> > bagiku agamaku."
> > 
> > Pandangan bahwa agama Islam adalah agama pamungkas
> > yang
> > mengoreksi dan menyempurnakan semua agama terdahulu
> > sama valid
> > nya dengan pandangan agama tertua di dunia ini yang
> > berpendapat
> > bahwa agama mereka sudah ribuan tahun lolos terpaan
> > zaman dan
> > semua agama baru - yang belum lagi satu milenium
> > usianya - masih
> > harus membuktikan daya tahannya menghadapi benturan
> > zaman.
> > Semua pandangan subyektif eksklusif sama-sama
> > validnya bagi pihak
> > yang bersangkutan masing-masing dan tidak mengikat
> > siapapun
> > secara obyektif.
> > 
> > Dalam hal memiliki anasir kebenaran ini memang semua
> > agama
> > memiliki kesamaan, tetapi tidak pernah dikatakan
> > bahwa semua
> > agama itu sama hanya karena tujuan atau nilai-nilai
> > keutamaan
> > yang diajarkannya sama.
> > Setiap agama memiliki kekhususan sendiri yang
> > berbeda-beda
> > terutama dalam aqidah, teologi, ritualisme dan hukum
> > agamanya.
> > 
> > Agama juga memiliki bingkai kebudayaan tertentu yang
> > kental
> > sehingga belum tentu dapat diterima oleh setiap
> > orang yang berbeda
> > latar belakang kebudayaannya. Orang selalu berhak
> > memilih agama
> > yang sesuai dengan keinginannya sendiri yang dijamin
> > oleh dan
> > sesuai dengan Deklarasi Hak Azasi Manusia; termasuk
> > untuk
> > berpindah-pindah agama.
> > Kalau hanya ada satu agama yang dipaksakan secara
> > hukum
> > bagaimana hak azasi ini dapat terjamin bagi semua
> > dan setiap orang?
> > Atau maukah orang yang merasa agamanya paling benar
> > dipaksa
> > oleh hukum untuk memeluk agama yang lain - entah
> > mayoritas
> > atau minoritas? Tentu tidak mau bukan?
> > Begitulah keadaannya bagi setiap manusia. Tidak ada
> > yang mau!
> > 
> > Mang Iyus
> > 
> >
> -------------------------------------------------------------------
---------
> > 
> > Message: 4
> > Date: Wed, 03 Aug 2005 06:52:36 -0000
> > From: "pemerhatidunia" <pemerhatidunia@>
> > Subject: MUI GOBLOG Tetapkan 11 Fatwa GOBLOG
> > 
> > ALKISAH ...
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> >
> 
*********************************************************************
**************
> > 
> > It is wrong to think that misfortunes come from the
> > east or from the west; 
> > they originate within one's own mind. Therefore, it
> > is foolish to guard against 
> > misfortunes from the external world and leave the
> > inner mind uncontrolled.
> > 
> > Sidharta Gautama
> > 
> > 
> > 
> >             
> > ---------------------------------
> > Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 1GB kostenlosem
> > Speicher
> > 
> > [Non-text portions of this message have been
> > removed]
> > 
> > 
> > 
> >
> 
*********************************************************************
******
> > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat
> > Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in
> > Commonality & Shared Destiny.
> > http://www.ppi-india.org
> >
> 
*********************************************************************
******
> >
> 
_____________________________________________________________________
_____
> > Mohon Perhatian:
> > 
> > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA
> > (kecuali sbg otokritik)
> > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg
> > akan dikomentari.
> > 3. Reading only, http://dear.to/ppi 
> > 4. Satu email perhari:
> > [EMAIL PROTECTED]
> > 5. No-email/web only:
> > [EMAIL PROTECTED]
> > 6. kembali menerima email:
> > [EMAIL PROTECTED]
> > 
> > 
> > 
> > 
> > ---------------------------------
> > YAHOO! GROUPS LINKS 
> > 
> > 
> >     Visit your group "ppiindia" on the web.
> >   
> >     To unsubscribe from this group, send an email
> > to:
> >  [EMAIL PROTECTED]
> >   
> >     Your use of Yahoo! Groups is subject to the
> > Yahoo! Terms of Service. 
> > 
> > 
> > ---------------------------------
> > 
> > 
> > 
> > 
> > "Bangkitnya manusia karena pemikirannya"
> > "Kemajuan mustahil tanpa perubahan. Dan mereka yang
> > tak bisa merubah pemikirannya, maka tak akan bisa
> > merubah apa pun"
> > (George Bernard Shaw 1850-1950)
> > 
> >             
> > ---------------------------------
> >  Start your day with Yahoo! - make it your home page
> > 
> > 
> > [Non-text portions of this message have been
> > removed]
> > 
> > 
> 
> 
> Ingin belajar Islam? Mari bergabung milis Media Dakwah
> Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
> 
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
> http://mail.yahoo.com





***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS 
Indonesian languages Indonesian language learn Cultural diversity Indonesian 

---------------------------------
YAHOO! GROUPS LINKS 


    Visit your group "ppiindia" on the web.
  
    To unsubscribe from this group, send an email to:
 [EMAIL PROTECTED]
  
    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 


---------------------------------




***********************************************************************************
 
It is wrong to think that misfortunes come from the east or from the west; 
they originate within one's own mind. Therefore, it is foolish to guard against 
misfortunes from the external world and leave the inner mind uncontrolled.

Sidharta Gautama



                
---------------------------------
Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 1GB kostenlosem Speicher

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
<font face=arial size=-1><a 
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hssufd9/M=362329.6886307.7839373.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1123155992/A=2894324/R=0/SIG=11hia266k/*http://www.youthnoise.com/page.php?page_id=1998";>1.2
 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery</a>.</font>
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke