truly, bagus sekali kalau anda benar-benar bisa
memahami tulisan kiyai mustafa bisri ini.... dan kalau
kita semua bisa melaksanakan dalam hidup sehari-hari,
tentu dunia akan menjadi lebih damai....
tentu bukan tanpa sebab (ada konteksnya) bila kiyai
mustafa membuat tulisan ini.... kira-kira apa ya
konteksnya.....?
salam,
At 04:53 AM 8/7/05 -0700, you wrote:
>ESAI
>KEYAKINAN
>Oleh : A. Mustafa Bisri
>
>Salah satu hak manusia yang paling asasi adalah keyakinan. Kita bisa
>mengajak orang untuk menyakini apa yang kita yakini, tapi tak bisa
>memaksakannya. Nabi Ibrahim as dengan segala kebijaksanaannya tidak
>bisa membuat ayahnya sendiri meyakini keyakinannya, meski keyakinan
>itu benar.
>Nabi Luth as dengan segala kesantunannya tak mampu membuat istrinya
>mengimani apa yang diimaninya, meski keyakinannya tersebut benar.
>Demikian pula, nabi Nuh dengan segala kewibawaannya tak dapat
>membuat istri serta anaknya beriman.
>Sebaliknya, Firaun dengan segala kekuasaan dan keganasannya tak
>mampu memaksakan kepercayaan kepada Asiya, istrinya. (Lihat contoh
>yang diberikan Allah dalam Q 66: 10-11)
>
>Disakiti, Lebih Baik Bersabar
>Mau contoh lagi?
>Nabi Muhamad SAW dengan segala kearifan, kesantunan, kewibawaan,
>keamanahan, kefasihan, dan kasih sayangnya tak mampu membuat
>pamannya beriman. Bahkan, paman yang sekaligus tetangga dekat dan
>pernah berbesanan dua anak ("Utbah Ibn Abdul "Uzza Ibn Abdul
>Muthalib atau yang terkenal dengan Abu Lahab pernah menjadi suami
>Ruqayyah, putri nabi Muhamad SAW, dan anaknya yang lain, "Utaibah
>menjadi suami purti Rasulullah SAW lainnya, Ummi Kultsum. Keduanya
>menceraikan istri-istrinya atas perintah Abu Lahab) sangat memusuhi.
>Ketika nabi Muhamad SAW seperti hendak memeriksa "memaksa" karena-
>dan dengan -kasih sayangnya yang agung, Allah yang mengutusnya
>justru memperingatkan " Innaka laa tahhdii man
>ahbabta,walaakinallaha yahdii man yasyaa...' sungguh engkau tidak
>dapat memberi hidayah (membuat iman) orang yang engkau sayangi
>(sekalipun); tapi Allah memberi hidayah kepada orang yang Ia
>kehendaki (Q 28 : 56).
>
>Hidayah adalah hal preogatif Allah. Kita hanya bisa mengajak orang
>meyakini kebenaran yang kita yakini benar. Tapi, apakah orang yang
>kita ajak tersebut terajak atau tidak, itu bukanlah di tangan kita.
>Apabila dengan kasih sayang saja Rosulullah SAW tidak
>mampu "memaksakan" keyakinan kebenaran bahkan kepada orang yang
>paling dekat, apalagi pemaksaan dengan kebencian.
>Sebagai orang Islam, saya wajib mengajak orang untuk meyakini
>kebenaran Islam. Mengajak ke jalan Tuhan Yang Mah Esa. Dan, Allah
>telah memberi arahan cara mengajak kejalan-Nya. Yaitu, dengan
>hikmah, dengan bijaksana, dan nasihat yang baik. Bila perlu
>berbantahan, berbantah dengan cara yang lebih baik.
>Tuhan lebih mengetahui tentang siapa yang sesat dari jalan-Nya.
>Apabila disakiti, membalaspun harus sama, tidak berlebih. Namun
>apabila bersabar, justru lebih baik. (baca Q.16: 125-126)
>Saya tidak mungkin bisa mengajak dengan bijaksana apabila saya
>mengedepankan nafsu saya. Saya harus berpikir cermat agar ajakan
>saya tidak justru membuat orang lain lari dari jalan Allah. Satu dan
>lain hal, karena orang tidak hanya mendengarkan tuturan saya,
>melainkan labih melihat kelakuan saya. Meski ajakan saya secara
>lisan benar dan baik, apabila berlawanan dengan ajakan saya
>itu.tentu malah cemoohan yang akan saya dapatkan.
>
>
>Saya meyakini agama saya adalah agama yang benar, agama yang penuh
>kasih sayang, rahmatan lil 'aalamiin. Tapi, saya tidak cukup hanya
>menggembar gemborkan hal itu kesana kemari, sedangkan perilaku saya
>justru tidak mencerminkan kasih sayang sebagaimana yang dicontohkan
>pemimpin agung saya, Nabi Muhamad SAW.Karena rahmat Allah, Nabi
>Muhamad SAW beperilaku lemah lembut kepada orang. Seandainya beliau
>kaku dan kasar budi, firman Allah, pastilah orang-orang akan lari
>menjauhi beliau (baca Q 3:159). Dan otomatis Islam pun akan dijauhi.
>Syukurlah, Rosululaah SAW, seperti dicatat sejarah, adalah pribadi
>yang benar-benar lembut, penuh kasih sayang, pemurah, dan
>perhatian.beliau tidak hanya menebar cahaya kebenaran, tapi juga
>menabur kasih sayang dan menyebar kedamaian. Kedamian beliau benar-
>benar rahmatan lil 'aalamiin.
>
>
>Bagi orang islam, terutama yang ingin mengajak kejalan Allah dan
>memuliakan agama-Nya, tidak ada yang lebih baik daripada mengikuti
>jejak dan contoh Nabi Muhamad SAW. Dan, mengikuti jejak serta
>mencontoh Nabi Muhamad SAW kiranya tidak terlalu sulit bagi mereka
>yang benar-benar manusia, yang mengerti manusia dan memanusiakan
>manusia. Sebab, Rosulullah SAW adalah manusia yang paling manusia,
>yang amat paham manusia, dan sangat memanusiakan manusia.
>
>
>Karena itu, seandainya pun dalam menegakan kebenaran beliau pernah
>membeci manusia yang tidak benar, tidak pernah kebenciannya
>membawanya untuk berlaku tidak adil sesuai firman Tuhan yang
>mengutusnya. ("Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kalian orang-
>orang yang selalu menegakan kebenaran karena Allah, mejadi saksi
>dengan adil. Dan, janganlah sekali-kali kebencian kalian terhadap
>sesuatu kaum mendorong kalian untuk berlaku tidak adil...." Q 5:8)
>Saya membayangkan, beliau pasti bersedih jika melihat umatnya yang
>mengaku sangat mencintainya dan dengan dalih membelanya melakukan
>tindakan-tindakan yang sama sekali tidak pernah baliau ajarkan serta
>contohkan, apalagi bila hal itu bisa mencoreng kemuliaan agamanya.
>(*)
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
<font face=arial size=-1><a
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hbdts4c/M=320369.6903865.7846595.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1123424345/A=2896110/R=0/SIG=1107idj9u/*http://www.thanksandgiving.com
">Help save the life of a child. Support St. Jude Children¿s Research
Hospital</a>.</font>
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/