SB: Dialah ArRahman. Jika tidak, akan dibiarkannya manusia dalam kesesatan. 
Tanpa tuntunan. Tanpa cahaya kebenaran yang disampaikan sebagai pembimbing 
ketika kita akan kembali. Itulah bukti adanya Tuhan, Allah SWT. Dialah tempat 
kita kembali, atau Anda punya tempat kembali yang lain yang Anda harapkan, 
selain bisa diterima disisi-Nya?
 
DH: pertanyaan yang lucu. Siapa yang bicara mengenai kemana kita akan kembali. 
Anda, saya dan semua akan kembali ke Yesus dan Allah Bapak disurga, yang akan 
mengadili kita semua.
 
--cut

Pohon pinangnya tinggi gak? Ehhh by the way, yang didebat kok gak ikut? Mas 
Rahadian. Beliau manjat no 1. Saya cadangan, abis anak bawang dalam thema 
ini...hanya nimbrung..


==============================================================================================

Hahaha.... Mas DH ini bercandanya 'sangat berani'. Ini salah satu bentuk 
pengakuan pada pluralisme yang seharusnya dipahami dengan sebaik-baiknya dan 
sebenar-benarnya. Perhatikan kutipan Mas DH di atas, dimana pada akhirnya Mas 
DH "mau menyimpulkan" bahwa Tuhan beliau saja yang ada di sini... hehehe.... 
Lumayaann....

Saya kutip lagi nih, perhatikan baik-baik:

DH: pertanyaan yang lucu. Siapa yang bicara mengenai kemana kita akan kembali. 
Anda, saya dan semua akan kembali ke Yesus dan Allah Bapak disurga, yang akan 
mengadili kita semua.

Hal seperti inilah Mas, yang terkadang memicu perdebatan kusir. Ketika Anda 
"menyimpulkan" bahwa KITA SEMUA akan kembali kepada Tuhan yang ANDA PERCAYA, 
maka akan banyak orang lain merasa tidak setuju dengan ANDA. Betul nggak?? 
Banyak orang yang tidak mempercayai APA yang ANDA percayai. Itulah masalahnya. 
Jadi boleh dong saya bilang, bahwa "Maaf mas, Tuhan Anda bukan Tuhan saya. 
Boleh khan?? Boleh nggak kita berbeda kepercayaan, bahwa saya percaya kepada 
Tuhan yang 'kebetulan' bukan Tuhan yang Anda percaya?? Nggak tersinggung khan?? 
Hehehe... 

Padahal, meski Mas DH mengklaim demikian, saya tidak akan pindah agama. Itu kan 
hanya klaim. Ketika Islam menyatakan UNTUKKU AGAMAKU, UNTUKMU AGAMAMU, maka 
menurut saya implisit ayat itu menyatakan pula bahwa Tuhan sudah menakdirkan 
akan ada banyak agama di muka bumi. Asal tidak saling menggangu, lantas kenapa? 

Pluralisme seharusnya mengakui bahwa agama-agama itu memang ADA. Soal benar 
atau tidak, itu terserah masing-masing saja. Kalau Anda percaya Nasrani, maka 
Anda pasti percaya bahwa Yesus dan Allah Bapak di Surga itu sebagai Tuhan Anda. 
Bagi saya itu urusan Anda dan Tuhan, bukan urusan saya. Begitu bukan??

Karena saya kebetulan Islam, maka saya hanya percaya pada Allah, SWT. Meskipun 
menurut agama saya, Islam lah yang paling benar, saya tidak akan berusaha 
mencederai kebenaran yang Anda percayai Mas. Percayalah. Saya sendiri tidak 
akan percaya secara membabi buta, saya juga terus mencari kebenaran itu ada 
dimana. Meskipun kebenaran itu keluar dari (maaf) dubur Ayam, maka wajib 
hukumnya kita ambil. Bukan begitu?? Sesederhana itu saja menurut saya.

Itu baru substansi namanya. Kulit sih nggak terlalu penting buat saya. 

Oh ya, Panjat Pinangnya nanti saja. Saya belum merasa negara ini sudah merdeka 
sih.... :P

_________________________________________
rahadian p. paramita at http://prajnas.blogspot.com

Banyak buku "besar" masuk ke kepala yang "kecil"...
PUTU WIJAYA


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
<font face=arial size=-1><a 
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12h00rd6d/M=320369.6903865.7846595.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1123679230/A=2896110/R=0/SIG=1107idj9u/*http://www.thanksandgiving.com
">Help save the life of a child. Support St. Jude Children¿s Research 
Hospital</a>.</font>
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke