--->   Berbagi hidup juga dilakukan di saat musim kemarau. Biasanya jika warga 
kesulitan air, mereka mengambil air di Musola Azzawiyah, Pekojan. Arab, 
Tionghoa, Muslim ataupun bukan Muslim antre mengambil air di tempat itu. 
Petang pun beranjak malam. Suara azan terdengar dan warga Arab Pekojan pun 
menunaikan ibadah Shalat Magrib. Kesibukan suasana perdagangan di Pekojan pun 
terhenti dan hari esok akan kembali menjalin keakraban 
penghuninya.........<-----

*** Nah, inilah contoh Bhineka Tunggal Ika, bukan kefanatikan beragama yang 
membelah belah bangsa dan negara!

Salam

danardono

 

http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0508/10/metro/1955335.htm

Keakraban Arab-Tionghoa
Kampung Pekojan di Jakarta Barat Menjadi Contoh 
Oleh: IWAN SANTOSA

Bila ingin menyaksikan komunitas Tionghoa yang bersopan-santun gaya Islam, 
datanglah ke Kampung Pekojan di sisi kawasan Glodok, Jakarta Barat. Masyarakat 
Tionghoa asli kampung Pekojan memiliki tradisi bersalaman ala Muslim sebagai 
dampak budaya yang dibawa warga Arab dan India selama berabad-abad.

Siang itu di warung mi ayam milik Ah Lim di sebelah Masjid Annawier Pekojan, 
orang yang datang Tionghoa, Arab atau Melayu silih berganti dan selalu memberi 
salam sebelum duduk. Ah Sen dan beberapa orang Tionghoa yang datang belakangan, 
selalu berjabatan kemudian menyentuhkan ujung jemari ke dada mereka bak seorang 
Muslim.

Cuma di kampung sini Anda ketemu orang Tionghoa yang meski bukan Muslim, tetapi 
selalu bersalaman setiap kali bertemu. Semua rukun di sini sejak zaman dulu. 
Kalau Anda melihat di sekitar sini ada rumah Tionghoa dengan pagar tinggi dan 
tertutup rapat pasti bukan Tionghoa Pekojan. Kalau Tionghoa asli sini sudah 
biasa, susah senang bersama-sama. Saya waktu kecil biasa tidur di rumah Ah Lim 
dan kami main bola sama-sama, kata Faisal Al Amrie warga asli Pekojan keturunan 
ke-19 Arab Hadramaut (Yaman Selatan).

Dia pun mengaku mengenal percakapan sederhana dalam bahasa Arab Suwayau-suwayau 
katanya sambil tertawa yang artinya, sedikit-sedikit paham berbahasa Arab. 
Sebaliknya, Faisal juga mengaku sedikit mengerti Mandarin untuk percakapan 
sederhana. Sehari-hari pun mereka terbiasa menggunakan kata ana (untuk menyebut 
dirinya) atau ente (untuk lawan bicaranya).

Demikian pula pada saat Lebaran, Faisal menjelaskan, para tetangga Tionghoa 
biasa bersilaturahmi ke rumahnya. Sedangkan waktu Sinjia (Tahun Baru Tionghoa 
dalam dialek Hokkian Red), Faisal menyampaikan Kiong Hie (Gong Xi) sebagai 
ucapan selamat kepada teman-teman Tionghoa.

Perkawinan

Masyarakat Kampung Pekojan tidak tahu apa itu pluralisme atau radikalisme. Yang 
jelas selama ini tidak pernah ada keributan atau berprasangka di antara mereka 
sebagai sesama manusia biasa ciptaan Sang Khalik. Di tengah perkampungan dan 
bangunan tua yang tercatat berasal dari abad ke-17 masih tertinggal tradisi 
saling menghargai yang tak lenyap di telan zaman.

Tradisi lain yang terpelihara baik adalah soal perkawinan dan kematian. Faisal 
mengatakan, kalau ada warga yang meninggal, semua berkumpul. Yang bertakziah 
tidak pandang bulu. Arab, Tionghoa, Melayu semua kumpul, kata Faisal.

Hukumnya wajib untuk membantu tetangga yang kesusahan di Kampung Pekojan. Lebih 
unik lagi, kalau urusan perkawinan, semua saling urun modal perkawinan.

Faisal menjelaskan, kalau ada calon mempelai pria yang kesulitan uang untuk 
modal perkawinan, biasanya yang bersangkutan akan bercerita kepada sahabatnya 
entah sesama Arab atau Tionghoa. Selanjutnya, kawan tersebut bertindak sebagai 
perantara dan mengutarakan kesulitan si calon mempelai seraya mengumpulkan dana 
dari kawan-kawannya yang lain.

Dari aksi solidaritas tersebut sesama warga Pekojan mengupayakan bagaimanapun 
caranya si calon mempelai pria harus bisa punya modal yang dibutuhkan untuk 
menikah, kata Faisal.

Berbagi hidup juga dilakukan di saat musim kemarau. Biasanya jika warga 
kesulitan air, mereka mengambil air di Musola Azzawiyah, Pekojan. Arab, 
Tionghoa, Muslim ataupun bukan Muslim antre mengambil air di tempat itu.

Petang pun beranjak malam. Suara azan terdengar dan warga Arab Pekojan pun 
menunaikan ibadah Shalat Magrib. Kesibukan suasana perdagangan di Pekojan pun 
terhenti dan hari esok akan kembali menjalin keakraban penghuninya.

Kampung Pekojan bukan hanya situs dan komunitas peninggalan sejarah. Pesan 
kerukunan di tengah kepastian merupakan hal nyata bagi komunitas Kampung 
Pekojan. 








***********************************************************************************
 
It is wrong to think that misfortunes come from the east or from the west; 
they originate within one's own mind. Therefore, it is foolish to guard against 
misfortunes from the external world and leave the inner mind uncontrolled.

Sidharta Gautama



                
---------------------------------
Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 1GB kostenlosem Speicher

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
<font face=arial size=-1><a 
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hag10in/M=320369.6903865.7846595.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1123708648/A=2896110/R=0/SIG=1107idj9u/*http://www.thanksandgiving.com
">Help save the life of a child. Support St. Jude Children¿s Research 
Hospital</a>.</font>
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke