--- In [email protected], Otto Adi Yulianto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Kayaknya statemen Mbak Fau juga pake perasaan, berandai-andai dan
khayalan. 
> Saya tidak yakin bahwa orang-orang yang dibayangkan oleh Mbak Fau
"mudah 
> bicara ekonomi pake perasaan, berandai-andai dan khayalan" benar-benar 
> seperti yang dibayangkannya. Terkesan sinis dan meremehkan, serta
terlalu 
> memandang unggul mereka yang "melewati telaah puluhan buku yang
berisikan 
> kalkulus
> dan perdebatan puluhan tahun". Apa iya? Karena merasa sebagai PhD yang 
> telah "melewati telaah puluhan buku yang berisikan kalkulus dan
perdebatan 
> puluhan tahun"?
> 

Jangan ngamuk Mas,
tidak ada saya bilang bahwa saya hebat karena telah belajar puluhan
buku, JUSTRU yang saya maksudkan adalah orang2 seperti saya ini yang
sering DIANGGAP ekonom sampah, tolol dan antek. (Meski orang yg memaki
baru dengar 5% saja pendapat saya). Tapi maaf, kalau justru anda
menangkapnya beda.

Soal belajar, terus terang saya lebih respek pada mereka yang telah
belajar banyak baru bicara. Waktu saya dulu insinyur geofisika, saya
tidak berani bicara teknik penerbangan. Bukan bidang saya, dan tentu
saja orang yang belajar teknik penerbangan lebih tahu karena telah
mempelajari ilmu tsb. Begitu pula dg ilmu agama, lihat bagaimana
perbedaan para milister disini berbicara, yang melewati belajar,
berpikir dan mengkaji dengan yang penuh emosi "pokoknya".
Sama juga dg ilmu ekonomi. Mungkin ilmu ini mudah sekali bagi banyak
orang, tapi tidak bagi saya yang masih harus banyak belajar.
Mungkin benar spt kata Mas Nugroho, susah mencari kerendahan hati buat
mau belajar bersama, apalagi kata final sudah diucapkan: kebenaran
miliknya, yg berbeda pendapat adalah penjahat ekonomi!  

Btw, anda orang baru disini? Sudah pernah menyaksikan bahwa pemaparan
hati2 bisa dimentahkan dg cap sebagai ekonom sampah?
Saya sih sudah males menanggapi reply penuh emosi. Tidak ada gunanya.
Saya yakin Tuhan Maha Tahu apa yang ada dikepala dan hati saya, juga
Dia yang bisa menilai apa yang saya perbuat. 

Wallahu 'a'lam,


salam,
fau

PS. Pak Muby PhD, Pak Revrisond MBA, ...
Komen saya sebenarnya bukan berkaitan dg personal orang2 tsb (walau
saya dengar cerita menarik dibalik gagasan ekonomi kerakyatan tsb),
tetapi pada email Mas Rama.
Yang menarik bagi saya adalah org/pers mudah mengkotakkan seseorang
berdasarkan sepotong info atau pemikiran. Jadi kalau kita mengkritik
kelemahan konsep ekonomi kerakyatan, maka otomatis dianggap ekonom
antek. Tidak tahu bahwa konsep ekonomi itu lebih besar lagi dan
sekarang ini para ekonom justru ingin belajar dari segala macam
sumber. Yang lebih parah adalah salah kaprah, memuja ekonomi sosialis
sebagai ekonomi Islami. Membatasi diri pada satu mazhab justru spt
memakai kacamata kuda. Dikritik marah, kapan bisa belajar?






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
<font face=arial size=-1><a 
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12h7vtnnf/M=323294.6903899.7846637.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1124117519/A=2896130/R=0/SIG=11llkm9tk/*http://www.donorschoose.org/index.php?lc=yahooemail";>Give
 underprivileged students the materials they need to learn. Bring education to 
life by funding a specific classroom project  
</a>.</font>
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke