Anak anak kita yang sempat research dilembaga pendidikan di LN menunjukkan 
kehebatan mereka. ketika Jerman mengeluarkan green card pertama kali untuk para 
pakar IT, yang mendapatkanyna adalah sarjana Indonesia jebolan Universitas 
Aachen.
 
Belum lagi sarjana sarjana kita yang kini mengajar di US atau Uni Eropa. Jadi 
SDM kita tak kalah dengan bangsa lain. Teman teman sejurusan angkatan 60an 
bertebaran di perusahaan perusahaan Barat. Seorang teman kini menjadi professor 
di Fakultas Tekhnik Vienna. Anak Surabaya.
 
Jadi, masalahnya mungkin, terletak pada lembaga pendidikan tinggi kita. Atau?
 
Salam
 
Danardono

Yuli Setyo Indartono <[EMAIL PROTECTED]> schrieb:
Assalamu`alaikum wr.wb

namun memang patut diakui bahwa sumbangan Indonesia terhadap 
perkembangan iptek internasional tidak bisa dikatakan signifikan - 
bahkan bisa dibilang nihil pada bidang-bidang tertentu. sumbangan 
iptek tersebut dengan mudah salah satunya dicerminkan pada 
keterlibatan debat iptek di berbagai jurnal dan konferensi ilmiah 
skala internasional: ini salah satu titik terlemah komunitas riset 
di tanah air. kalaupun muncul nama-nama Indonesian, biasanya 
mengemban nama lembaga asing.

apa penyebabnya?
saya yakin, masing-masing dari kita memiliki seribu-satu jawaban.

untuk tingkat ASEAN saja, banyak orang bilang bahwa komunitas riset 
di negeri kita tercinta tidak menempati posisi utama. Malaysia dan 
Singapura adalah dua macan riset di ASEAN. fasilitas riset antara 
negeri kita terhadap kedua negara tersebut sungguh berbeda. tidak 
salah untuk mengatakan besarnya peran pemerintah kedua negara 
tersebut dalam mendorong perkembangan riset di negaranya. di 
Singapura, banyak kalangan mengakui peran menteri sains mereka, pak 
Yeoh, dalam mengakselerasi perkembangan bioteknologi yang berefek 
domino jelas pada peningkatan pendapatan negara.

untuk ukuran Asia, sumbangan China, Korsel, India, dan pendahulunya -
Jepang - jelas diakui komunitas riset internasional. mereka telah 
duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi dengan kalangan ilmuwan di 
belahan barat. sumbangannya diakui.

still looking inward.
mungkin itulah kondisi bangsa kita.

tugas kita.

Wassalamu`alaikum wr.wb
Yuli Setyo Indartono
Kobe

--- In [email protected], "Muhkito Afiff" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Universitas Jiao Tong di Shanghai ini bikin kriteria ranking 
sendiri. 
> Silakan lihat metodologi ranking-nya:
> http://ed.sjtu.edu.cn/rank/2005/ARWU2005Methodology.htm
> 
> Kalo pake kriteria ini ya pantesan saja perguruan tinggi Indonesia 
> nggak bisa masuk.
> 
> Dulu Asiaweek juga pernah bikin ranking Universitas se-Asia 
Pasifik:
> 
http://www.asiaweek.com/asiaweek/features/universities2000/index.html
> 
> Kalo yang ini perguruan tinggi Indo bisa masuk ranking (overall):
> - Sains dan Teknologi: ITB (21)
> - Multidisiplin: UI (61), UGM (68), Undip (73), Unair (75)
> 
> Kriteria ranking Asiaweek (antara lain: Academic reputation, 
Student 
> selectivity, Faculty resources Research, Financial Resources,
> Students 
> per academic staff member, Graduate Students, Citations in 
> international journals, Internet bandwidth) bisa dilihat di:
> http://www.asiaweek.com/asiaweek/features/universities2000/schools/
> multi.overall.html
> 
> Bahkan kalau dilihat dari kriteria Student Selectivity, kita 
termasuk 
> paling unggul:
> - Sains dan Teknologi: ITB (1)-> ALIAS PALING SUSAH MASUKNYA!
> - Multidisiplin: UI (5), UGM (6), sisanya: Undip (19), Unair (37)
> 
> Kalau dilihat dari kemampuan individu, sebagian dari kita termasuk 
> unggul, namun jika dilihat dari kriteria external seperti 
finansial, 
> jurnal internasional dsb, kita secara umum memang sangat lemah.
> Anak2 ITB yang terkenal jago risetnya, tapi kalo risetnya sudah 
jadi 
> paper, ya selamanya cuman jadi paper. Dosen2 yang rebutan dana RUT 
> juga nasibnya sama saja, riset cuman jadi paper.





***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS 
Indonesian languages Indonesian language learn Cultural diversity Indonesian 

---------------------------------
YAHOO! GROUPS LINKS 


    Visit your group "ppiindia" on the web.
  
    To unsubscribe from this group, send an email to:
 [EMAIL PROTECTED]
  
    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 


---------------------------------




***********************************************************************************
 
It is wrong to think that misfortunes come from the east or from the west; 
they originate within one's own mind. Therefore, it is foolish to guard against 
misfortunes from the external world and leave the inner mind uncontrolled.

Sidharta Gautama



                
---------------------------------
Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 1GB kostenlosem Speicher

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
<font face=arial size=-1><a 
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12h256lt9/M=320369.6903865.7846595.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1124315049/A=2896110/R=0/SIG=1107idj9u/*http://www.thanksandgiving.com
">Help save the life of a child. Support St. Jude Children¿s Research 
Hospital</a>.</font>
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke