Tenang Eyang.. Saya juga nanggepinnya sambil senyum koq.. :-)
Salah satu masalah berikutnya, apakah yang seperti itu disampaikan dalam 
pelajaran sejarah? Saya juga sepakat kita harus jeli melihat segala sesuatu. 
Yang penting tidak ada fakta yang di-kabur-kan/di-samar-kan. 
Biar publik tahu mana yang benar dan salah. CMIIW..

Wassalam,

Irwan.K

-------
Pada tanggal 8/18/05, Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
> Lhooo sabar mas. Yang salah ya salah, yang benar ya benar. Amerik banyakulah 
> konyol di negeri kita,benar. Misalnya ngojok ojok PRRI berontak, berikan 
> senjata dan uang,ketika PRRI sudah sempoyongan ditinggal.
> 
> Pada senja 30 September juga Amerik ojok ojok pihak penguasa mbabat bung 
> Karno, dan jutaan rakyat tak berdosa...
> 
> Dsb dsb.
> 
> Tetapi, dalam sejarah kemerdekaan kita, juga dalam forum internasional Amerik 
> menunjukkan banyakperan positif.
> 
> Gituu lhoo, jangan kalau gak suka orang, lalu salah melulu, kalau suka orang 
> bener melulu.Tak lahhh..
> 
> Amerik dan Irak itu urusan kita semua via PBB, ya kita upayakan melalui jalan 
> diplomatik. Eropa yang mitra dekat Amerik juga mengkritikkeras politik Amerik 
> di Timur Tengah.
> 
> 
> Gimana?
> 
> Salam
> danardono
> 
> 
> irwank <[EMAIL PROTECTED]> schrieb:
> Emangnya Eyang yakin semua cuma salah (elit) Indonesia?
> Dalam banyak hal kita bisa melihat pola umum seperti apa toh.
> Yang paling sederhana kan adanya pelarangan hanya bagi negara tertentu untuk
> memiliki teknologi nuklir. Padahal banyak negara lain yang punya juga,
> tapi tidak
> dilarang. Bahkan ada yang memiliki senjata pemusnah massal (WMD) dalam jumlah
> besar. Mirip tokoh Giant di film Doraemon. Sok kuat, sok merdu, tukang
> gebuk, dll. :-)
> 
> Malahan sampai sekarang ada negara yang jelas" diduduki dengan alasan WMD ini,
> tidak ada buktinya. Tapi tetap saja 'tinggal' (penjajahan model baru) di 
> negara
> orang lain, tapi gak punya malu untuk keluar (atau malah malu kalau keluar)
> tanpa mengambil keuntungan dari sana. :-P
> 
> Wallahu a'lam.. CMIIW..
> 
> Wassalam,
> 
> Irwan.K
> 
> ====
> Pada tanggal 8/18/05, Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
> > Kalau mau baca novel yang bagus, saya rekomendasikan dua: Frederico Garcia 
> > Lorca: "Blood Wedding" atau Isabel Allende "The House of the Spirits" 
> > (mengenai revolusi di Chille).
> >
> > Amerik sih gak nentukan bangsa kita, tapi bangsa ini sendiri dengan segala 
> > ulahnya. Dukungan Amerik pada perjuangan kemerdekaan Indonesia besar 
> > lho..baca deh archive sejarah, mBak. Juga Belanda mundur dari Irian atas 
> > tekanan Amerik.
> > Yang mensengsarakan Aceh siapa hayooo? Amerik?
> >
> > Gampang cari nafkah? naaa ini yang di-coita citakan mulai pak Kromo sampai 
> > Sarinah dan si Marhaen..keadilan sosial bagi semua. tanpa pandang bulu..
> >
> > Ya kan?
> >
> > Salam
> >
> > danardono
> >
> >
> >
> >
> > Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> schrieb:
> > Masalahnya, Jakarta bakalan menjadi masyarakat yang paling
> > miskin...mbah...
> >
> > Otda..federasi...negara bagian...akusisi....au ah
> >
> > Berandai-andai ah... dgn mencampur baurkan woku2nya GD itu,
> > Andai Amrik mau membuat Indonesia menjadi negara-negara bagian.
> > tentu yang di pilih menjadi negara bagian Amrik adalah Jayapura,
> > Cepu, etc yang tanahnya kaya. Jakarta akan lenyap...he..he...
> >
> > who cares? yang penting gampang cari nafkah, gampang beribadah.
> > Gak nasionalis? duh...itu urusan pejabat, ajarin pejabat aja ya mbah
> > ya?
> >
> > wis aku mo nyari segenggam nasi dulu...but...sekarung berlian...:-)))
> > ntar mo lanjutin baca novel 'ayat-ayat cinta' karya Habiburrahman
> > untuk dibandingkan dengan 'ayat-ayat setan' karya Salman Rushdi -
> > semoga ia mendapatkan ampunan dariNya...:-))
> >
> > wassalam,
> >
> > --- In [email protected], Danardono HADINOTO
> > <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > > "Dilihat dari sudut ini cukup banyak kelompok bangsa di Indonesia
> > yang mampu mengelola diri sendiri berdasarkan aset yang dimiliki.
> > Jadi bukan Aceh saja. Masyarakat Papua, Kalimatan Timur, Manado,
> > Yogyakarta, Bali, Riau, Maluku dan sebagainya memiliki kemampuan
> > demikian dan tentunya tidak keliru jika misalnya kelak menunut
> > perlakuaan yang sama dengan apa yang didapatkan Aceh. Pemerintah
> > Indonesia memang harus secara bijaksana memikirkan masa depan Negara
> > Kesatuan Indonesia pascapenandatanganan nota kesepahaman dengan GAM
> > ini. ...."
> > >
> > > DH: Exactly Sir! Mengapa tidak?
> > >
> > > Salam
> > >
> > > danardono
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > Ambon <[EMAIL PROTECTED]> schrieb:
> > > http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2005/8/18/o2.htm
> > >
> > > Ancaman Federasi bagi Indonesia
> > >
> > > NOTA Kesepahaman (Memorandum of Understanding) antara pemerintah
> > Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) telah ditandatangani di
> > Helsinki, Finlandia pada 15 Agustus 2005 yang lewat. Banyak pihak
> > menyambut gembira kesepakatan ini sebagai sebuah upaya penyelesaian
> > konflik antara pihak Indonesia dan GAM. Konflik yang telah menelan
> > korban 15.000 meninggal itu dimulai sejak tahun 1976 ketika Hasan
> > Tiro memproklamasikan Gerakan Aceh Merdeka sebagai sebuah bentuk
> > perlawanan terhadap pemerintah Indonesia. Salah satu alasan yang
> > memunculkan pemberontakan ini adalah ketidakpuasannya terhadap
> > pembagian kekayaan alam Aceh. Rakyat Aceh tetap miskin di tengah
> > begitu kaya rayanya alam yang dimiliki. Penandatanganan kesepahaman
> > diharapkan akan menjadi tonggak awal untuk mengakhiri konflik di
> > tanah  rencong tersebut.


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
<font face=arial size=-1><a 
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hg08d2a/M=323294.6903899.7846637.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1124389122/A=2896130/R=0/SIG=11llkm9tk/*http://www.donorschoose.org/index.php?lc=yahooemail";>Give
 underprivileged students the materials they need to learn. Bring education to 
life by funding a specific classroom project  
</a>.</font>
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke