Dalam konteks penghargaan sekelas majalah femina (juga
ada lomba novel) novel itu gak bakal jadi pemenang
(dilihat dari kutipan yang Anda tuliskan di email
Anda. Saya belum baca novel itu), apalagi penghargaan
sekelas nobel dan Ramon Magsaysay. Ya jauh lah. 

Selera pembaca? Iya, selera pembaca kayak Lina pasti
beda dong dengan  selera pembaca kayak saya yang lebih
suka karya Nawal atau Kafka.  

Begitu lho...

Kalau mbak pembaca karya sastra bermutu, pasti tahu
yang klise-klise bukan jadi pilihan penulis.  Terlalu
panjang contohnya kalau mau dibahas di sini. 

Dan sekali lagi, ini soal preferensi. Saya ga suka
doktrin agama, Mbak Lina suka. Ya sudah. Saya kan cuma
komentar. Kalau ga menarik ga usah komentar? Aduh,
sampeyan lupa ya.. ini ruang untuk saling berkomentar.
Sampeyan sendiri kalo ngomentarin apa-apa (terutama
urusan agama orang lain) boleh bebas bilang apa saja.
Suka-suka saya dong mau komentar. 

Begitu saja kok repot... begitu kan kata Gus Dur!

--- Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Saya baru faham kalau mbak bicara pada ruang lingkup
> yang lebih 
> kecil, yaitu Femina. Soal juri penulisan dan
> menentukan pemenang  
> juga harus disepakati apa kriterianya yang akan
> menjadi pemenang. 
> Terserah kesepakatan juri. Pada konteks Femina, mbak
> bisa pake 
> Kriteria ending tsb. Novel ini kan bukan untuk
> Femina?
> 
> Menurut saya soal ending itu adalah urusan selera
> pembaca. Bukan 
> standard buat karya sastra. Apalagi soal mudah or
> sulit ditebaknya 
> ending, kecuali novel detektif.
> 
> 
> --- In [email protected], Free Thinker
> <[EMAIL PROTECTED]> 
> wrote:
> > Tidak ada maksud untuk mengkritik penulis novel
> yang
> > Anda baca dari sudut sastra, tapi dalam konteks
> > diskusi kita tentang surga dan neraka, tentang
> benar
> > dan tidak, novel yang Anda paparkan menjadi sangat
> > klise dan tak lebih dari sekadar doktrin agama.
> > 
> > Begitu..
> > 
> >
> Tidak ada maksud lalu mengapa mengatakan "Sayang,
> novel kayak gini 
> pasti ga bakal pernah dapat penghargaan sastra.
> Soalnya ending-nya 
> ketebak"? Ini kan punya maksud.
> 
> Saya malahan tidak singgung soal sastra sama sekali
> karena saya 
> memang cuma mau menggambarkan soal surga. Kalo soal
> surga/neraka tak 
> menarik buat mbak, ya gak usah dibaca dan gak usah
> dikomentarin.
> 
> Novel kan bisa bercerita apa saja tentang benar dan
> tidak, tentang 
> surga dan neraka. Kalau buat Mbak ini klise dan
> sekedar doktrin, ya 
> silakan saja.
> 
> Kalau buat saya pribadi, novel ini memang bisa
> memberikan seperti 
> apa gambaran kehidupan sosial di Mesir. Ada hal yang
> menarik buat 
> saya krn ada sedikit disinggung pula soal politik
> disana, dimana 
> kehidupan Islam (mayoritas) dan Kristen (minoritas)
> sangat harmonis. 
> Amerika pernah pula mencoba untuk menggoyang negeri
> ini dengan 
> memprovokasi pemerintahan dengan isu Islam vs
> Kristen dalam kursi 
> parlemen. Dan indahnya adalah kaum Kristen sendiri
> yang menentang 
> dan melawan provokasi Kristen itu karena provokasi
> itu cuma fitnah 
> belaka. 
> 
> Saya juga baru tahu kalo di Mesir itu, ibu2 yang
> tinggal di 
> apartemen lantai atas kalo beli sayur, pake
> "timbaan"...:-) karena 
> tidak bersahabatnya iklim disana.
> 
> wassalam,
> 
> 
> 
> 
> 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
<font face=arial size=-1><a 
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hm6v4dj/M=323294.6903899.7846637.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1124796301/A=2896129/R=0/SIG=11llkm9tk/*http://www.donorschoose.org/index.php?lc=yahooemail";>DonorsChoose.
 A simple way to provide underprivileged children resources often lacking in 
public schools. Fund a student project in NYC/NC today</a>!</font>
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke