http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2005/0805/30/0105.htm


Waspadai Teror di Bulan September 
JAKARTA, (PR).-
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menginstruksikan aparat keamanan di 
seluruh Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan pada bulan September-Oktober 
ini. Hal itu dimaksudkan untuk mencegah meningkatnya kegiatan terorisme di 
tanah air. 

"September dan Oktober adalah bulan-bulan spesial bari terorisme. Kita ingat 
bagaimana peristiwa teror terjadi pada bulan-bulan itu di tanah air dan di 
dunia," kata Presiden Yudhoyono dalam Forum Editor Asia-Eropa di Hotel 
Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Senin (29/8).

Presiden menjelaskan tentang terjadinya ledakan bom di Bali pada Oktober 2002, 
ledakan bom di depan Hotel JW Marriott pada bulan Oktober 2003, dan ledakan bom 
di depan Kedutaan Besar Australia di Jakarta pada 9 September 2004.

Oleh karena itu, menurut presiden, kegiatan terorisme diperkirakan akan 
meningkat di kawasan regional. Apalagi hal itu telah terjadi di Malaysia, 
Thailand, Filipina, Indonesia, dan negara-negara lain. "Mereka, terorisme, 
terus berkomunikasi. Kita harus meningkatkan kewaspadaan dan mempersiapkan 
segala kemungkinan. Saya sudah perintahkan pada semua aparat untuk meningkatkan 
kewaspadaan," katanya.

Menurut presiden, pemerintah Indonesia telah melakukan kerja sama dan 
koordinasi dengan aparat keamanan yang ada di Filipina, Thailand, Malaysia, dan 
negara-negara Asia Tenggara lainnya untuk melakukan pengejaran dan penangkapan 
terhadap Dr. Azahari dan Noordin M. Top yang saat ini masih buron dan belum 
diketahui keberadaannya. "Saya harap negara-negara lain juga melakukan 
kewaspadaan dalam upaya pencegahan dan peningkatan kerja sama dalam mengatasi 
masalah terorisme," katanya.

Pada bagian lain, di hadapan para editor media massa di Asia Pasifik itu, 
Presiden Yudhoyono juga menegaskan bahwa dirinya memerlukan para menteri yang 
berkemampuan dan bisa bekerja sama dengan baik alias kompak. 

Ketika salah seorang peserta menanyakan kinerja kabinet, presiden menegaskan 
bahwa dirinya membutuhkan menteri-menteri yang kompak dalam melakukan pekerjaan 
yang menantang. Untuk itu, presiden akan melakukan evaluasi kinerja kabinet 
dalam waktu dekat.

"Memang sudah hampir satu tahun pemerintahan dan kurang dua bulan lagi. Saya 
pernah berjanji, untuk mengevaluasi kabinet satu tahun setelah pemerintahan. 
Evaluasi meliputi personality dan capability-nya," kata presiden.

Presiden juga menegaskan akan meningkatkan koordinasi para menterinya. Presiden 
juga mencontohkan bagaimana untuk mengatasi masalah rupiah, dilakukan 
koordinasi antara menteri ekonomi dan Gubernur BI soal stabilitas moneter. 
"Saya akan mengevaluasi performa para menteri. Saya bertanggung jawab terhadap 
mandat yang saya terima dari rakyat," kata Presiden Yudhoyono.

Ditambahkan presiden, diperlukan komunikasi yang lebih baik antara BI dan 
pemerintah dan ia memang mendengar dari banyak orang dan juga ekonom mengenai 
kondisi pemerintahan saat ini.

"Perlu dikembangkan kebijakan untuk menghadapi permasalahan saat ini," 
katanya.(A-83)*** 


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery.
http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke