Numpang kritik,
Zaman perang salib sudah lama usai
Dunia internasional berupaya untuk menciptakan dunia yang lebih aman
Setiap kaum seharusnya bisa mengajukan suatu petisi dengan damai
Mengenai keberatannya terhadap tindakan kaum yang lain
Kemudian diputuskan dalam suatu pengadilan yang fair
Yang belum berjalan di Indonesia sampai sekarang adalah law enforcement
Yang ada adalah pengadilan yang bikin bingung
Para Hakim menurut pendapat saya, kurang menyadari bahwa
Sebagus-bagus putusan pengadilan adalah putusan yang diterima oleh kedua
belah pihak
Contoh:Pilkada DEPOK
Buntut-buntutnya adalah main hakim sendiri
Hanya karena mayoritas penduduk beragama Islam
Maka pelaku main hakim sendiri mayoritas Islam juga
Suatu saat Kaum Muslim kena batunya juga: Peristiwa Sampit
Jadi hikmahnya dari penutupan paksa ini (kalaupun ada)
Kita dorong jajaran yudikatif untuk berbuat lebih baik bagi bangsa ini
Semoga !
Samudjo
----- Original Message -----
From: "Danardono HADINOTO" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Tuesday, August 30, 2005 3:58 PM
Subject: Ant: Re: [ppiindia] Re: FPI Tutup Paksa 23 Gereja (Belajar dari
Yustam)


> Saya kira, agak ter-gesa gesa kalau menganggap seseorang yang mengkritik
Islam adalah Islam-phobia, atau sebaliknya, mengkritik agama apapun, adalah
karena phobia. Phobia bukanlah hal yang sesuai dengan kenyataan, namun,
sikap yang geram melihat perkembangan hidup antar agama yang kian meruncing
akibat sikap sikap yang boleh dianggap cukup fanatik.
>
> Perkembangan sebuah agama disuatu negeri bukanlah ukuran toleransi dari
agama yang lain, namun adalah gejala normal dalam kehidupan beragama dalam
masyarakat multibudaya. Juga perpindahan dari agama lain ke Islam, adalah
biasa dan wajar wajar saja. kalau diperhatikan strata pemeluk Kristen yang
rata rata lebih tinggi dari rata rata penduduk, tidaklah mengherankan adanya
pergerakan agama ini (pendidikan, finansial, skills, dll). Juga perpindahan
dari umat Buddha menjadi Kristen cukup besar. Namun inipun bukan ukuran
toleransi atau bukan, namun fenomena sosiologis.
>
> Kalau anda pergi ke Minahasa, dimana disetiap meter ada gereja, maka anda
akan tetap menemui keramahan penduduk Kristiani disana terhadap umat Islam.
Bahwa mesjid lebih sedikit daripada gereja di Minahasa, misalnya, adalah
normal, karena umat Islam adalah tamu disini. Anda benar, bahwa resistensi
dimanapun adalah wajar. Namun tak perlu di-besar besarkan.
>
> Bagi saudara kita Kimhok, mungkin tak banyak faedahnya, apabila saudara
kita ini lebih membaca theori mengenai Islam, sebab membaca keadaan
dilapangan lebih memberikan kita gambar yang sebenarnya.
>
> Gambar sebenarnya, adalah, bangsa kita kian terpuruk, kian tua bangsa ini,
walau 99% bangsa ini umat Islam yang cukup religious. Apakah bangsa ini kian
meningkat citranya, apabila umat Islam sendiri kian giat membahas ajarannya
sendiri? Saya kira tidak, karena bangsa ini naik aatu terjun citranya
berdasarkan perilaku manusia, bukan pengetahuan mengenai akidahnya (yang
pasti tidak buruk).
>
> Salam
>
> Danardono
>
>
>
> Samsul Bachri <[EMAIL PROTECTED]> schrieb:
> Rupanya Sdr. Kim Hook ini adalah Islamfobia. Sejak lama orang Islam itu
> sangat toleran. Terbukti Kristen berkembang pesat di Indonesia. Kalau gak
> toleran mana bisa sih berkembang seperti itu. Masalah resistensi mayoritas
> itu sudah menjadi hal yang biasa dalam hubungan mayoritas~minoritas. Saya
> pernah tinggal selama 3 tahun di wilayah yg mayoritas Kristen di
Kalimantan
> Barat. Sulit sekali menemukan musola atau msjid disana. Yang ada adalah
> kapel di setiap kampung. Dan untuk mendirikan Mesjid, adalah bukan hal
yang
> mudah.Jadi resistensi itu mah hal biasa. Rupanya Anda perlu belajar apa
itu
> Islam, jadi perbanyaklah membaca artikel ke-Islam-an dari sumbernya. Bukan
> dari oposannya.
>
> ----- Original Message -----
> From: "kim3hook" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[email protected]>
> Sent: Saturday, August 27, 2005 4:55 PM
> Subject: [ppiindia] Re: FPI Tutup Paksa 23 Gereja (Belajar dari Yustam)
>
>
> > --- In [email protected], "bambang_mulyatno"
> > <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > >
> > > > Siapa bilang pembangunan mesjid di Eropa dan Amerika gampang?
> > >
> > > Di Belanda, kalau minoritas muslim mau membangun rumah ibadah, harus
> > > ada persetujuan dari masyarakat sekitarnya. Kalau ada keberatan dari
> > > warga sekitarnya, Gemeente (pemerintah kotapraja) tidak akan
> > > mengeluarkan izin membangun (IMB). Hasilnya, di beberapa kota mereka
> > > bisa mendirikan rumah ibadah, namun di kota-kota lainnya sama sekali
> > > tidak bisa karena ada keberatan dari warga.
> > >
> > > BM
> >
> > Harus ada perstujuan dari masyarakat, itu wajar-wajar saja.
> >
> > Nah persetujuan masyarakat itu justru disini kena batunya, Kristen di
> > Indonesia. Di Belanda dan pada umumnya dinegara Barat, di Jepang,
> > di Korea, di Thailand dst manusianya mempunyai toleransi yang tinggi.
> >
> > Mereka pikir, selama agama dan bangunan tempat menyembah
> > tuhan itu tidak melanggar tata cara lokal, ya tidak menjadi masalah.
> > Orang koq boleh atheis, boleh beragama, itu menjadi masalah.
> > Iya kan ?
> >
> > Nah justru di lingkungnan Indonesia ( dan negara Islam pada umum
> > nya), sangat keberatan dg adanya bangunan tempat suci agama
> > yang lain. Mereka berikan alasan macam-macam utk menghalang-
> > halanginya, ya contohnya seperti di Bandung itu. Atau di Arab Saudi,
> > jangnankan membangun gereja, menenteng Bible saja sudah bisa
> > masuk bui.
> >
> > ITU NYATA ! ITU BISA DIBUKTIKAN ! BUKAN TEORI !
> >
> > Bagusnya kalau ada  orang Kristen yang memberikan data-data dan
> > kehidupan sehari-hari bagaimana kehidupan mereka di Indonesia ttg
> > betapa dipersulitnya sebagai orang Kristen, di milis ini untuk
> > menerangkannya.
> >
> > ____________________
> > http://indonews.free.fr
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
>
***************************************************************************
> > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
> >
>
***************************************************************************
> >
__________________________________________________________________________
> > Mohon Perhatian:
> >
> > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
otokritik)
> > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> > 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> >
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
>
>
>
>
>
>
>
***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
>
***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
>
> SPONSORED LINKS
> Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn
>
> ---------------------------------
> YAHOO! GROUPS LINKS
>
>
>     Visit your group "ppiindia" on the web.
>
>     To unsubscribe from this group, send an email to:
>  [EMAIL PROTECTED]
>
>     Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
>
>
> ---------------------------------
>
>
>
>
>
****************************************************************************
*******
>
> It is wrong to think that misfortunes come from the east or from the west;
> they originate within one's own mind. Therefore, it is foolish to guard
against
> misfortunes from the external world and leave the inner mind uncontrolled.
>
> Sidharta Gautama
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 1GB kostenlosem Speicher
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
>
***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
>
***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>

DISCLAIMER: The information contained in this communication is intended solely 
for the use of the individual or entity to whom it is addressed and others 
authorized to receive it. It may contain confidential, legally privileged 
information or otherwise protected by law from disclosure and is intended 
solely for the use of the addressee. If you are not the intended recipient you 
are hereby notified that any disclosure, copying, distribution or taking any 
action in reliance on the contents of this information is strictly prohibited 
and may be unlawful. Unless otherwise specifically stated by the sender, any 
documents or views presented are solely those of the sender and do not 
constitute official documents or views of  PT Apexindo Pratama Duta Tbk. If you 
received this email in error, please immediately notify the sender or our email 
administrator at [EMAIL PROTECTED] and delete it from your system. Thank you.




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/ons1pC/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke