Netter yang santun ataupun moderate bukanlah suatu noda, selama yang 
dikatakan tidak mengandung sesuatu yang negatif, dan yang dikatakan 
adalah tulus.

Harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading. 
Demikian kata pepatah bukan? Kitapun menyandang ciri khas 
kepribadian kita, kecuali kalau kita bunglon, bukan? So nothing 
wrong with that.

Saya mengenal pak Darwin, dan beliau dikenal dalam milis, sebagai 
pribadi yang layak dihormati. Pribadi yang mampu menghormati 
pendapat orang lain, dan tak fanatik "pokoke agamaku".

Thema terkait adalah kepergian Cak Nur dari tengah kita. Pribadi 
besar yang dibutuhkan oleh masyarakat yang multibudaya ini.

Salam

Danardono




--- In [email protected], "imuchtarom" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
> 
> 
>     pak Danar,
> 
>     saya sudah alam mengenal "Darwin Bahar" (DB) dari milis
>     "proletar" mungkin sejak 4-5 tahun yll. Sebetulnya pandangan
>     DB itu "typical" middle-wing mainstream muslim, jadi sama
>     sekali tidak ada sesuatu yang "aneh" dari posting-2 dia.
> 
>     He is a safe player netter, trying to appear "moderate" dan
>     yang penting santun < an easely likeable netter :) >. Tapi
>     pernah juga kena batunya. Pernah dalam rangka trying to
>     appear moderate mencoba melakukan gesture "mentoleransi"
>     atau mencoba memahami atau bahkan "bersimpati" pada polah 
>     tingkah si Jusfiq, malah oleh si Jusfiq di "semprot" habis-2an,
>     dan dikecewakan berat.
>     
> ***
> 
>     kebetulan artikel yang di fwd. oleh DB juuga tulisan
>     dari Ahmad Syafiie Maarif (ASM), mantan Ketua Umum
>     Muhammadiyah. Ssetiap tokoh atau kolumnis pasti lah
>     sudah punya "feature" tertentu. Kalau kita beli COcacola,
>     baru lihat kemasan kalengnya dari luar tentu lah sudah
>     bisa membayangkan aroma atau rasanya. Sama, setiap kali
>     melihat nama seorang kolumnis baik di koran atau bahkan
>     di mailing list, baru ngelihat nama yang nulis saja +
>     judul tulisannya, kita sudah bisa membayangkan apa yang
>     dia tulis. ASM pasti akan menulis seperti itu can't be other
>     way ... :)
> 
>     ini berlaku bagi semua orang: Jusfiq, Darwin, Danardono,
>     Mustikawati, Kim Hook, Fau, Lina, pokok-e yo semua :)
> 
>     juga tulisan orang-2 yg memusuhi cak Nur juga sudah bisa
>     di tebak isi tulisannya apa. Lha saya ini termasuk yang
>     lebih meminati informasi yang benar-2 * baru *, alias
>     tidak klise, alias yang tidak mudah di tebak / unpredictable,
>     ato kalo pinjam istilahnya orang-2 Information Science
>     ( Shannon misalnya :) ): saya sedang mencari tulisan dari
>     atau tentang cak Nur yang * nilai entropi * nya tinggi :))
> 
>     ===( i-haem )==
> 
> 
> 
> --- Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > 
> > Sorry, saya ulang sekali lagi mengirim posting seorang 
> > netter Muslim yang saya hormati, dari milis tetangga.
> > 
> > Salam
> > 
> > Danardono
> > 
> > ------------ 
> > 
> > Von: Darwin Bahar 
> > Datum:Wed, 31 Aug 2005 12:41:32 +0700
> > Betreff: [apakabar] Ahmad Syafii Maarif: Cak Nur
> > 
> > Saya kutip: Perkara orang belum tentu setuju dengan 
> > hujah-hujahnya, adalah lumrah belaka. Bukankah tafsiran 
> > manusia terhadap wahyu yang mengandung kebenaran mutlak 
> > tidak pernah benar mutlak semutlak wahyu itu sendiri? 
> > 
> > Oleh sebab itu, jika ada orang yang memonopoli kebenaran 
> > dengan jalan memasung hak orang lain untuk berpendapat 
> > berbeda, sebenarnya (secara tidak sengaja atau gegabah?) 
> > telah mengambil alih otoritas Tuhan sebagai Sumber Kebenaran 
> > Mutlak. Cara berpikir semacam ini sangat berbahaya dan dapat
> > meluluhlantakkan persaudaraan antarmanusia.Wassalam, 
> 
> =====================================================
> 
> Darwin Cak Nur
> 
> 
> Oleh: Ahmad Syafii Maarif
> 
> Republika, Selasa, 30 Agustus 2005
> http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?
> 
> Nur (Prof Dr Nurcholish Madjid) adalah cendekiawan dan penulis 
> Indonesia yang sangat produktif sebelum mengalami pencangkokan 
> hati di Cina, kemudian dirawat di Singapura dan di Jakarta selama 
> beberapa bulan. Kondisi kesehatannya memburuk dan ia akhirnya 
wafat 
> kemarin. Sewaktu dirawat di Singapura dan di RS Pondok Indah, 
sudah 
> banyak sekali orang penting dan para sahabat menjenguknya demi 
> menunjukkan simpati dan empati yang amat dalam terhadap Cak Nur.




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org!
http://us.click.yahoo.com/Ryu7JD/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke