http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=211914&kat_id=23
Kamis, 01 September 2005 12:43:00
Perajin Batik Pekalongan Terancam Gulung Tikar
Pekalongan-RoL-- Kalangan perajin batik Pekalongan kini kembali terancam gulung
tikar menyusul menguatnya nilai tukar dollar terhadap mata uang rupiah yang
hampir mencapai Rp11 ribu.
Ketua Paguyuban Batik Pekalongan, Romi Oktabirawa di Pekalongan, Kamis,
mengatakan, dengan melemahnya nilai rupiah terhadap nilai tukar dollar telah
menyebabkan para perajin batik terutama batik sutra kesulitan untuk
mengembalikan modal usahanya sebab harga bahan baku batik juga ikut mengalami
kenaikkan.
"Sejak kurs dollar naik harga bahan baku batik yang sebagian besar di peroleh
dari impor mengalami kenaikkan harga 20 hingga 40 persen dari harga
sebelumnya," katanya.
Padahal, menurut dia, dengan adanya kenaikkan bahan baku maka secara tidak
langsung margin keuntungan juga akan berkurang bahkan pedagang bisa merugi.
Menurut dia, sebenarnya pedagang batik di Pekalongan sudah pernah merasakan
kebangkrutan saat terjadinya krisis moneter, peristiwa bom Bali dan kebakaran
pasar Tanah Abang Jakarta beberapa tahun lalu.
"Namun dengan tekad bisnis yang besar, usaha kami pada pertengahan tahun lalu
mulai menggeliat, tetapi kini terancam terpuruk kembali dengan naiknya kurs
dollar," jelasnya.
Seorang pengusaha batik Pekalongan, Arif Wicaksono, menambahkan, saat ini
pengusaha mulai kesulitan untuk mendapatkan bahan baku batik dan lebih memilih
menurunkan produksinya hingga 20 persen atau semampunya.
Ia berharap, pemerintah agar kondisi ekonomi seperti saat ini kembali normal
sehingga tidak menimbulkan keresahan terhadap para pengusaha atau pelaku
ekonomi.
"Kami saat ini hanya bergantung pada pemerintah agar bisa menstabilkan lagi
kondisi ekonomi bangsa Indonesai," ujarnya.
Sementara dari data Deperindagkop Kota Pekalongan menyebutkan saat ini jumlah
seluruh pengusaha batik yang ada di Pekalongan ada 611 buah dengan
memperkerjakan sekitar 5.000 tenaga kerja. ant/abi
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org!
http://us.click.yahoo.com/Ryu7JD/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/