Saya kira ide 'penjegalan' Mega karena dia perempuan lebih banyak 
mudhorotnya ketimbang manfaatnya. Apalagi kalau dalil agama yang dipakai. 
Tapi kalau mau jujur, apakah Mega sendiri layak menjadi pemimpin?
Bukankah dia sekedar menjadi boneka apalagi dengan nama belakang Ayahnya.
Yang mengambil untung lagi" para elit di sekelilingnya (dan di level atas partai
yang mengusungnya).

Problemnya adalah orang Indonesia dipaksa untuk 'memoles' perkataannya.
Sehingga berkata 'jujur' kadang dianggap menghina atau menjelek"an..
Lah kalau memang jelek masa' mau dibilang cakep? :-p
Kalau memang tidak layak masa' masu dibilang layak?

Buktinya sekarang pada saat Mega mengkritik SBY, bukan simpati yang dia terima;
malah berbalik lagi ke dia, karena sudah ada bukti/pengalaman selama dia menjadi
Presiden. 

Wallahu a'lam.. CMIIW..

Wassalam,

Irwan.K

=======
Pada tanggal 9/6/05, Ambon <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
> http://www.indomedia.com/bpost/092005/6/opini/opini2.htm
> 
> 
> Rakyat Ingin Pemimpin Yang Tegas
> 
> SEJAK Presiden Soeharto lengser, yang selalu terdengar dan didambakan rakyat 
> adalah
> hadirnya pemimpin yang tegas. Prof Dr BJ Habibie saat menjadi presiden hampir 
> tak ada
> wibawanya, karena dihujat terus menerus akibat kedekatannya dengan Soeharto.
> Presiden Abdurrahman Wahid, omongan dan tindakannya sering berbolak-balik 
> sehingga
> keputusannya sering membingungkan. Sedangkan Megawati yang memenangkan 
> pemilihan
> umum, dijegal sejak awal karena dia perempuan. Sumpah serapah dan caci maki 
> terus
> dilontarkan oleh musuh-musuh politiknya. Kodratnya sebagai perempuan selalu 
> menjadi
> alasan untuk menuduh bahwa ia tidak tegas.
> 
> Akhirnya rakyat banyak berharap kepada Presiden Yudhoyono, seorang jenderal
> sekaligus cendekiawan yang selalu tampil flamboyan dengan sikap lemah lembut.
> Saat ia menggaet Jusuf Kalla untuk menjadi pasangannya, orang berharap banyak
> pada duet kepemimpinannya. Jusuf Kalla yang saat itu tidak didukung oleh 
> partai
> mana pun, karena Golkar mencalonkan Wiranto dan Solahudin Wahid, diharapkan
> bisa mendampingi Yudhoyono tanpa reserve.


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org!
http://us.click.yahoo.com/Ryu7JD/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke