Suka Pakai Rok Mini, Seorang Guru Agama Dipecat

Roma, 7 September 2005 12:02
Caterina Bonci, guru agama di Italia yang dipecat Gereja Katolik Roma, 
mempertanyakan pemecatannya, apakah karena terlalu seksi, padahal ia sudah 
mengabdi sebagai guru selama 14 tahun.

Namun alasan gereja ternyata lain. Menurut pihak gereja, sebagaimana dikutip 
Reuters, alasan pemecatan guru wanita berambut pirang 38 tahun itu, karena 
Bonci telah bercerai dengan suaminya.

Tak penting siapa yang benar dalam perseteruan ini, namun Bonci telah menjadi 
berita hangat di sejumlah media Italia. Ia menghimbau pihak Gereja agar 
mengembalikan kembali pekerjaan Bonci, ditambah persetujuan uskup setempat.

Bonci mengatakan bahwa ia tidak pernah menyembunyikan perceraiannya di tahun 
2000 dari pihak Gereja. Namun soal gaya berpakaian, ia tetap bersikeras bahwa 
ini adalah bagian dari kehidupan pribadinya.

"Saya tidak melihat permasalahan ini, apakah guru tersebut cantik atau tidak! 
Namun apakah ia masuk kualifikasi untuk mengajar atau tidak? Itu yang jelas," 
ujar Bonci.

"Di lingkungan sekolah, saya berpakaian normal. Dalam kehidupan pribadi, saya 
memiliki kebebasan untuk berpakaian apa yang saya mau," tambahnya.

Di lain pihak, sejumlah media Italia juga mengatakan bahwa kuasa hukum dari 
keuskupan menegaskan bahwa alasan mengapa Bonci dipecat, karena ia tidak 
memberitahukan status perceraiannya. Dan Bonci tidak diperkenankan untuk 
mengajar agama untuk Gereja yang tidak mengenal perceraian.

Sebuah harian di Italia, Corriere della Sera, menulis besar-besar headline 
mereka: "Guru dengan Rok Mini Dipecat oleh Uskup."

Lebih jelasnya, Bonci mengatakan, ia berpisah dari suaminya pada tahun 1995, 
lalu resmi bercerai di tahun 2000. Dan kedua peristiwa tersebut tidak 
mempengaruhi karirnya atau menjadi bahan pembicaraan diantara sejumlah 
koleganya pada saat itu.

Ia juga tidak mempermasalahkan jika ada seorang ayah yang dengan sengaja 
mengantarkan anaknya ke sekolah agar dapat melihat dirinya, asalkan anak-anak 
mereka datang dan belajar di sekolah.

"Jika seorang wanita dianggap terlalu seksi dan atraktif di sebuah kota kecil, 
akan menjadi hal yang besar," ujar Bonci.

Kini Bonci menjadi seorang selebritas lokal di tempatnya berdomisili. Ia kini 
jadi langganan sejumlah acara talk show televisi Italia.

Namun yang diinginkannya hanya satu hal: "Saya ingin pekerjaan saya kembali. 
Saya rasa itu adalah hak saya," tegasnya. [EL] 
http://www.gatra.com/artikel.php?id=88212


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/ons1pC/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke