http://www.kompas.com/kompas-cetak/0509/12/opini/2037194.htm

 
Investasi China 

Oleh: I WIBOWO

"Money can buy everything" kata sebuah pepatah. Tidak demikian yang terjadi 
pada perusahaan minyak China, CNOOC. Mereka telah menyediakan uang sebesar 18,5 
miliar dollar AS untuk membeli perusahaan minyak Unocal, jauh lebih besar 
ketimbang pesaing mereka, tetapi perusahaan itu pada 2 Agustus 2005 mengumumkan 
menarik diri.

Gara-garanya Kongres Amerika Serikat memberi tahu kepada Presiden George Walker 
Bush untuk mewaspadai pembelian ini karena pembelian ini dapat mengancam 
national energy security. Sebelumnya di media Amerika ramai dipergunjingkan 
soal ancaman ini.

Peristiwa ini tentu saja mengagetkan banyak orang. Bukankah CNOOC mengikuti 
prosedur jual-beli yang ada? Sesuai dengan prinsip perdagangan bebas, mestinya 
tidak ada masalah sejauh transaksi itu sungguh "rasional". Namun, sekali lagi, 
muncul faktor "ancaman" terhadap keamanan bangsa. Dengan kata lain, 
nasionalisme mengalahkan bisnis, politik mengatasi ekonomi. Siapa bilang 
nasionalisme sudah mati?

Kongres Amerika melihat dua hal. Pertama, CNOOC memang sebuah perusahaan asing, 
yang berasal dari China. Unocal memang bukan perusahaan minyak terbesar di 
Amerika, tetapi dikuasainya Unocal oleh perusahaan asing dapat menimbulkan 
ancaman pada keamanan energi mereka. Kedua, CNOOC dalam pandangan anggota 
Kongres bukan perusahaan biasa, bukan perusahaan swasta. Perusahaan ini adalah 
perusahaan milik negara. Mereka tahu betul bahwa campur tangan negara sangat 
besar di situ. Tapi "negara" yang dimaksud di sini adalah negara yang dikuasai 
total oleh Partai Komunis China, sebuah partai tunggal yang tidak demokratis. 
Yang terakhir inilah merupakan isu paling mencengkam di kalangan anggota 
Kongres.

Yang kecil dilepaskan

Di China dibedakan antara "perusahaan milik negara" (guoyou qiye), "perusahaan 
milik kolektif" (jiti qiye), "perusahaan milik individu" (geti qiye), dan 
"kategori ekonomi lainnya" (qita jingji leixing qiye). Perusahaan milik negara 
bisa berada di tingkat pusat, provinsi, kabupaten, atau kecamatan. Pada umumnya 
tersebar di wilayah perkotaan. Tak ada angka statistik yang akurat tentang 
berapa jumlah perusahaan milik negara, tetapi diperkirakan berjumlah sekitar 
100.000. Ada 2.000-3.000 perusahaan milik negara yang ada di bawah pemerintah 
pusat, dan ini perusahaan milik negara yang sangat besar.

Di masa lampau perusahaan milik negara (seterusnya: PMN) memang 100 persen 
merupakan usaha milik negara, sesuai dengan prinsip-prinsip komunisme. Akibat 
diperkenalkannya sistem pasar, PMN mengalami guncangan besar karena dipaksa 
harus menghadapi kompetisi dari perusahaan swasta, baik swasta dalam negeri 
maupun swasta luar negeri. Beberapa PMN, terutama yang berukuran kecil dan 
menengah, mengalami kebangkrutan.

Reformasi PMN telah dimulai sejak tahun 1979. Pertama, manajemen PMN diubah 
dengan menerapkan "sistem tanggung jawab". Manajer memikul tanggung jawab, 
tetapi sekaligus juga memiliki kebebasan yang tidak dimiliki oleh manajer di 
masa Mao dulu. Yang kedua, mereka dapat mencari modal di pasar modal, tetapi 
pada kenyataannya saham mayoritas tetap dikuasai oleh pemerintah.

Manajer di PMN China bekerja seperti manajer-manajer lain di dunia. Bedanya, 
selain bertanggung jawab kepada rapat pemegang saham secara eksternal, secara 
internal ia juga bertanggung jawab kepada "orang dalam" (insiders). Dilaporkan 
meskipun dalam struktur kepengurusan terdapat board of directors dan juga 
supervisory board, mereka tidak efektif karena seorang manajer tidak bisa lepas 
dari berbagai macam kantor pemerintah dan organisasi partai (Jie Tang dan 
Anthony Ward, The Changing Face of Chinese Management, London: Routledge, 2003, 
hal 55).

Yang kedua, diperkenalkan strategi zhua da, fang xiao: yang besar 
dipertahankan, yang kecil dilepaskan. Peter Nolan mengamati bahwa Pemerintah 
China menetapkan 120 kelompok perusahaan untuk dijadikan "Tim Nasional", yaitu 
perusahaan-perusahaan yang dianggap "mempunyai nilai strategis". 
Perusahaan-perusahaan itu bergerak di berbagai sektor: listrik (8), batu bara 
(3), otomotif (6), elektronik (10), besi dan baja (8), mesin (14), kimia (7), 
material untuk konstruksi (5), transportasi (5), ruang angkasa (6), obat-obatan 
(5).

Semua PMN ini mendapat berbagai macam fasilitas negara, termasuk mendapat 
proteksi dengan tarif impor yang tinggi. Fasilitas paling menentukan adalah 
kemudahan untuk mendapat kredit dari bank-bank (yang juga milik pemerintah).

Sikap hati-hati dari Kongres Amerika ini tentu saja menuai kritik. Bagaimana 
mungkin sebuah negara yang selalu mengkhotbahkan pasar bebas malah melanggarnya 
sendiri. Namun mereka tetap bergeming.

Sangat alot

Pada saat ini dan seterusnya Pemerintah Amerika akan terus memantau transaksi 
antara perusahaan China dan perusahaan Amerika. Contoh terdekat adalah 
pembelian perusahaan Amerika, Maytag, oleh Haier, perusahaan China. Proses 
berjalan sangat perlahan dan alot.

Suasana ini berbeda dengan suasana tahun 1980-an ketika di Amerika juga terjadi 
kekhawatiran atas pembelian perusahaan, bahkan perusahaan yang dipandang 
sebagai American icon, oleh perusahaan Jepang. Alasan nasionalisme dipakai 
untuk mencegah perusahaan-perusahaan Jepang "menguasai" Amerika, sedangkan 
dalam hal perusahaan China, kecuali alasan nasionalisme, ada ketakutan lain 
yang bersifat politis. Di mata orang Amerika, negara China lewat PMN mereka 
dapat menguasai negara dan bangsa mereka.

I Wibowo Ketua Centre for Chinese Studies, Jakarta


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery.
http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke