http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_c&id=188834
Selasa, 13 Sept 2005, Endriartono Diperpanjang Lagi Penggantian Panglima TNI Dilakukan 2006 JAKARTA - Kabar bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera mengganti Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto sepulang dari lawatan ke Amerika Serikat terbantahkan. Kemarin presiden secara resmi mengeluarkan surat yang intinya menegaskan bahwa penggantian panglima TNI dilakukan pada 2006. Surat dari istana ini menjawab surat ketua DPR pada 5 September 2005 yang mempertanyakan penggantian panglima TNI. Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra usai sidang kabinet di Kantor Kepresidenan mengatakan, dalam suratnya presiden menjelaskan bahwa Jenderal Endriartono Sutarto masih diperlukan tenaga dan pikirannya dalam menyelesaikan konflik di Nanggroe Aceh Darussalam secara damai, adil, dan bermartabat. "Terutama untuk menyukseskan penyerahan dan pemusnahan senjata Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang dimulai 15 September hingga 31 Desember 2005 seperti kesepakatan MoU antara RI - GAM di Helsinki pada 15 Agustus 2005," katanya. Yusril menegaskan, dengan surat presiden yang dikirimkan ke DPR, Jenderal Endriartono tetap memegang jabatannya. Dengan mempertimbangkan masa penyerahan senjata GAM yang baru berakhir 31 Desember 2005, terang Yusril, panglima TNI mungkin tidak akan diganti hingga 2006. Sebelumnya, Ketua DPR Agung Laksono mengirim surat kepada Presiden SBY untuk mengingatkan janji presiden yang menyanggupi segera mengajukan calon panglima TNI menggantikan Jenderal Endriartono yang telah empat kali mengajukan permohonan pengunduran diri dari jabatan panglima. Janji itu disampaikan presiden ketika mencabut surat pengajuan Jenderal Ryamizard Ryacudu yang dikirim Presiden Megawati Soekarnoputri pada DPR. Sementara itu, Fraksi PDIP mempertanyakan sikap SBY yang memutuskan penggantian panglima TNI pada 2006. "Pergantian panglima TNI memang wewenang presiden. Jadi, salahnya sendiri ketua DPR pakai kirim surat segala ke presiden untuk segera mengirimkan nama pangganti panglima TNI," ujar Ketua FPDIP DPR Tjahjo Kumolo di Jakarta kemarin. Akibat surat ketua DPR tersebut, lanjut Tjahjo, masalah panglima TNI jadi terpolitisasi. "Kasihan TNI jadi terpolitisasi. Komisi I kan sudah berpegang kepada keputusan tentang Ryamizard," tambahnya. Namun, lanjut Tjahjo, SBY terkesan tidak mau mengajukan Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu karena Amerika Serikat mungkin tidak menghendakinya. Masalah jadi bertambah karena terkesan tidak ada kaderisasi di TNI. Padahal, usia pensiun Jenderal Endriartono sudah berkali-kali diperpanjang. Selain itu, Endriartono sudah dua kali mengajukan pengunduran diri. "Kesannya TNI tidak ada kaderisasi, dianggap tidak ada yang mampu selain Pak Sutarto," tegasnya. FPDIP juga mengkritik jawaban SBY ke DPR yang menyebut Endriartono dipertahankan demi kelangsungan perdamaian di Aceh. "Menurut saya, yang mengamankan Aceh adalah TNI, bukan Jenderal Sutarto," ucapnya. Ketua DPR Agung Laksono juga heran atas jawaban presiden. "Masak urusan penyerahan 1.000 pucuk senjata itu harus ditangani seorang panglima TNI. Kan seharusnya bisa ditangani petinggi TNI yang menjabat komandan terirtorial di Aceh," tegasnya. Agung mengaku belum membaca surat jawaban presiden. Tapi, dia bisa memahami jika muncul reaksi dari kalangan DPR yang mempertanyakan alasan yang kurang logis. Mengapa seorang panglima yang sudah dua kali minta mundur masih dipertahankan? "Saya kira pertanyaan seperti itu wajar muncul. Tetapi, sebaiknya pertanyaan itu disampaikan langsung kepada Presiden SBY," jelasnya. DPR sendiri, kata Agung, tidak bisa mendesak presiden. Surat yang dilayangkan ke presiden beberapa waktu lalu sekadar mengingatkan bahwa presiden pernah berjanji mengganti Endriartono. "Kalau tidak ada usulan dari presiden, DPR juga tidak bisa memberikan pertimbangan," katanya. (adb/tom/noe/wws) [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Help tsunami villages rebuild at GlobalGiving. The real work starts now. http://us.click.yahoo.com/T8WM1C/KbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

