ya kali ini saya juga setuju dengan kim.....

ketimbang mengutuk gelap, mengapa kita
tak menyalakan lilin....? ketimbang mengompori
rakyat, mengapa para politisi tak mengajari
rakyat untuk kreatif mengembangkan sumber enerji
alternatif yang terbarukan....?

saya kenal al hilal hamdi (bekas menaker),
julius bobo (bekas anggota dpr dari pdip) dan
beberapa teman dari permodalan nasional madani,
rajawali nusantara indonesia, pln, dll, yang
sekarang giat mengkampanyekan menanam
pohon jarak yang minyaknya bisa digunakan
untuk minyak bakar dan diesel.... upaya
mereka patut dipuji.....

menggunakan bahan bakar fosil yang tak terbarukan
secara sembrono (menyalakan mesin mobil agar
lampunya bisa jadi penerangan....?) menurut saya
sebuah perilaku yang amoral..... bahan bakar
fosil yang tak terbarukan bukan warisan dari
nenek moyang, dia adalah titipan dari anak cucu.....

pemerintah mestinya memang membangun
transportasi umum yang nyaman dan aman....
dengan demikian penggunaan bbm bisa lebih
hemat, polusi udara bisa dikurangi, dan mobilitas
rakyat bisa lebih lancar untuk mendukung
aktifitas ekonomi.....

salam,



At 02:06 PM 9/15/05 +0700, you wrote:
>Kali ini saya setuju Ngkoh Kim
>Samudjo
>----- Original Message -----
>From: "kim3hook" <[EMAIL PROTECTED]>
>To: <[email protected]>
>Sent: Thursday, September 15, 2005 12:06 AM
>Subject: [ppiindia] Re: Harga bensin (INTERMESO - Pengalaman seorang
>fotografer)
> > Masak bodo, tak pe'duli soal harga bensin. Yang jelas bensin
> > itu malapetaka. Tak habis pikir, dari Jakarta ke Sukabumi saja
> > orang-orang itu harus bangun subuh biar tidak terkena macet.
> > Logisnya jarak 120 km itu bisa ditempuh hanya 2 jam maksimum,
> > tapi si Fulan harus  mlototin jalan selama 8 jam.
> >
> > Bensin itu malapetaka bagi alam !
> >
> > Tak pe'duli harga bensin seberapa...kota Bandung yang tadinya
> > sejuk, kini sepanas Jakarta gara-gara ojek, oplet, mobil pribadi,
> > kendaraan umum saling antri jalanan dari pagi sampe malam
> > hari. Taki heran, bunga sedap malam pada peot.
> >
> > Polusi angot !
> >
> > Baekan musti temukan jalan laen. Pentingkan trem, pentingkan
> > kereta listrik antar kota, pentingkan delman/dokar/sado, sepeda.
> > Semakin kita tidak butuhkan lagi bensin, akan semakin baik.
> >
> > Ganyang Pertamina sumber korup, ganyang minyak Arab !



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery.
http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke