Saya hanya bersedih dalam negara hukum polisi dengan kekuatannya dan kekuasaan telah memperlakukan rakyat yang seharusnya dilindungi dan bahkan diberikan suatu kebijakan yang lebih mendorong, memang rakyat harus dilindung seperti memberikan hukuman bagi pengemudi atau supir atau masyarakat yang memberikan uang bagi pengemis. Serta sudah sepantasnya pemerintah mempunyai penampungan bagi kelompok terlantar dengan memeberikan pelatihan keterampilan untuk masyarakat/pengemis lebih mandiri.
[EMAIL PROTECTED]> wrote:http://www.indomedia.com/bpost/092005/19/nusantara/nusa2.htm Pengemis Dihukum Berdiri 6 Jam JENGKEL dengan keberadaan para pengemis yang jumlahnya terus bertambah, Pemko Bengkulu menerapkan kebijakan unik. Bagi pengemis yang terus membandel meminta-minta di pinggir jalan, mereka akan dikenai sanksi. Bukan masuk kurungan tetapi dihukum berdiri selama 6 jam. Seperti yang terjadi Minggu (18/9), aparat Satpol PP kota Bengkulu memberikan hukuman itu kepada 12 orang penggemis yang berhasil ditangkap di kawasan lampu merah dalam sebuah razia. Sanksi berdiri dilakukan mulai malam hingga pagi. Lucunya, sambil berdiri, para pengemis itu diminta untuk memegang kuping. Kepala Satpol PP kota Bengkulu, Ali Armada menyatakan, keberadaan penggemis menimbulkan citra kurang baik bagi daerah serta tidak mendorong yang bersangkutan untuk mencari penghasilan sendiri. "Pemberian sanksi dilakukan agar mereka merasa jera dan kapok untuk meminta-minta. Terus terang kami sangat menyesalkan makin banyaknya para pengemis itu. Bahkan ada yang memanfaatkan anak-anak dan bayi dalam gendongan agar diberi uang," tegasnya. Dalam kesempatan ini Armada juga berharap dinas sosial bisa memberi bekal keterampilan kepada penggemis terutama yang tidak memiliki cacat fisik, agar mereka tidak lagi meminta-minta. Anak-anak yang dieksploitasi untuk menggemis agar dihentikan dan mereka diberi waktu dan ruang yang cukup untuk mendapatkan pendidikan. Perkembangan jumlah penggemis di kota Bengkulu terutama yang memanfaatkan persimpangan jalan dari waktu kewaktu terus bertambah. Hal itu terkait dengan makin sulitnya mendapatkan pekerjaan dan sikap malas dari pengemis itu sendiri. ant [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] SPONSORED LINKS Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn Indonesian language course --------------------------------- YAHOO! GROUPS LINKS Visit your group "ppiindia" on the web. To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. --------------------------------- Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org! http://us.click.yahoo.com/Ryu7JD/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

