*** Kalau pasukan US diminta tarik pasukan dari IRAK atau Afganistan, 
wajarlahhh, ini wilayah rakyat yang berdaulat. 

Namun, ini? Ditarik dari wilayah NKRI sendiri? Atau Aceh wilayah 
asing?
Pangdam katakan: "Pangdam mengatakan, pihaknya menjamin bahwa setiap 
pasukan TNI yang dipulangkan tidak akan kembali ke Aceh. .". 
Bagaimana kalau ini juga dilakukan dahulu kala menghadapi PRRI dan 
Permesta? Andaikata pemerintah janji, takkan kirim pasukan ke Sumatra 
Barat dan Sulawesi utara?

Aneh tapi nyata.



TNI Tarik Pasukan, Minggu

BIREUEN - Tentara Nasional Indonesia akan menarik 10 batalion 
infantri dari Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) setelah 
berakhirnya penyerahan senjata milik Gerakan Aceh Merdeka tahap 
pertama. Penarikan pasukan infantri tersebut dilaksanakan secara 
bertahap mulai Minggu (18/9) hingga 7 Oktober mendatang. 

Hal itu dikatakan Panglima Kodam Iskandar Muda Supiadin AS kepada 
Pembaruan di sela-sela penyerahan dan pemusnahan senjata GAM Wilayah 
Batee Iliek, di lapangan Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Peudada, 
Kabupaten Bireuen, NAD, Jumat (16/9) sore.

Penarikan pasukan non-organik ini sesuai dengan nota kesepahaman 
(memorandum of understanding/MoU) yang ditandatanagani pemerintah RI 
dan GAM di Helsinki, Finlandia, 15 Agustus 2005. 

Hadir dalam penyerahan senjata di Bireuen, Ketua Aceh Monitoring 
Mission (AMM) Pieter Feith, Kepala Polda NAD Irjen Bachrumsyah, 
Senior Representative GAM untuk AMM Tengku Irwandi Yusuf, Senior 
Representative Pemerintah RI untuk AMM yang juga Menteri Komunikasi 
dan Informatika Sofyan A Djalil, serta Pelaksana Harian Senior 
Representative Pemerintah RI Mayjen Bambang Darmono. Penyerahan 
senjata yang akan berlangsung dalam empat tahap dimulai Kamis (15/9). 


Lancar 

"Kita patut bersyukur karena penyerahan senjata sampai saat ini 
berjalan dengan lancar, bagus, tanpa kendala. Pihak GAM telah 
menunjukkan iktikad baik hingga penyerahan senjata ini,'' kata 
Pangdam. 

Berkaitan dengan itu, menurut Pangdam, pihaknya telah mempersiapkan 
penarikan pasukan secara bertahap. 

"Saat ini seluruh pasukan TNI yang sebelumnya menyebar telah menuju 
pelabuhan-pelabuhan. Begitu penyerahan senjata tahap pertama selesai 
dilaksanakan hingga di Pidie maka kami pada hari Minggu langsung 
menarik dua batalion. Penarikan ini dilakukan di Lhokseumawe," 
katanya.



Pangdam mengatakan, pihaknya menjamin bahwa setiap pasukan TNI yang 
dipulangkan tidak akan kembali ke Aceh. 

Pangdam juga meminta kepada GAM bila khawatir dipersilahkan mengikuti 
rombongan pasukan hingga perbatasan Sumut.

''Saya jamin mereka akan dipulangkan dan tidak akan kembali ke Aceh. 
Bila ragu, silahkan GAM ikuti sampai ke perbatasan Aceh - Sumut. Kami 
akan memberi jaminan keamanan. Bila sudah dipastikan, akan kami beri 
ongkos pulang melalui darat. Itu menunjukkan komitmen kami dalam 
melaksanakan MoU," katanya. 

Dalam penyerahan senjata pada hari kedua (Jumat), Panglima GAM 
Wilayah Batee Iliek Darwis Djeunieb, memberikan 110 pucuk senjata 
kepada tim AMM. 

Senjata dalam sejumlah karung tersebut dibawa satu mobil pikap. Ke-
110 senjata tersebut terdiri dari 96 laras panjang dan 14 laras 
pendek. Enam di antaranya rakitan.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, jenis-jenis senjata yang 
diserahkan, di antaranya peluncur roket, AK-47, M-16, pistol, SMG, 
RPD, short gun, PM Gun, SS-1, SMR, SKS, AMS, Spinfil, Jengget, dan 
SMG. 

Menurut Pangdam, dari 110 yang diserahkan, sebanyak 95 memenuhi 
kriteria. Sedang 10 di antaranya dinyatakan senjata rakitan. Lima 
pucuk senjata sedang didiskusikan karena kemungkinan tidak sesuai 
dengan kriteria. (151/147/A-20)






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery.
http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke