Ah, mas saya kadang menganggap Pa SBY layaknya boneka
manis. Tergantung siapa dibelakangnya. masih inget
penundaan pengumuman kabinet yang dilakukan berulang
kali, siapa berkuasa, siapa yang dikuasai. Sejak awal
saya sudah pesimis sama beliau bahkan untuk siapapun
presidennya nanti. Ilmu ke-IPB-annya atau ilmu apapun
nggak akan laku bila berhadapan dengan orang-orang
yang berkapital dan berkentingan tingkat tinggi.
Buktinya Habibie di Indonesia.....sudahlah. 

Saya sendiri mengganggap pertanian itu baru sekeping
dari permasalahan yang luas. Yang menderita berurai
air mata bukan hanya petani saja ko, nelayan,
pemulung,karyawan pabrik, ibu rumah tangga ah mungkin
sebentar lagi seluruh negri. 
 Sekarang klo menghadiri setiap seminar saya neg
dengan orang yang bilang pertanian harus dibela
mati-matian dibanding yang lain. (aneh ya) Karena
pasti di dunia lain ada seminar lain yang mengatakan
pertambangan harus diutamakan, ekonomi diutamakan,
koperasi diutamakan, komunikasi
diutamakan,pengarusutamaan gender gharus
diperjuangkan, lingkungan diutamakan dll. Ah orang
macam begini malah saya anggap orang yang berlebihan,
kurang proporsional dan ada suatu maksud. 
Yang lebih neg lagi klo orang birokrat (pejabat)
sebagai pembicara ditanya solusi masalah eh jawabannya
menyalahkan masalah lho piye tho.....
--- Ari Condro <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Yaaa, dulu si SBY kuliahnya di IPB gimana ....   
> Dulu kan juga saya bilang,
> gemes ama jajaran tim ekonominya oom Beye .... 
> Pendekatannya lebih ke
> industri dan sifatnya ke sisi supply, tapi ke
> industri dasar dan
> agrokompleks pertanian yang butuh cucuran keringat
> dan mikir jangka panjang,
> kurang banget ....
> 
> salam,
> Ari Condro
> 
> ----- Original Message -----
> From: "aris solikhah" <[EMAIL PROTECTED]>
> 
> Nggak kalah dengan gandum, but.... siapa yang
> peduli.
> Katanya, Pemerintah  mau mengadopsi untuk
> dikembangkan.Benarkah??? Seberapa kuat perjuangan
> seorang Anton Apriyantono melawan tim ekonominya
> SBY:-( Maaf bukan pesimis tapi melihat analisa
> sederhana di lapang.
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 



"Hendaknya kita mengukur ilmu bukan dari tumpukan buku yang kita habiskan. 
Bukan dari tumpukan naskah yang kita hasilkan. Bukan juga dari penatnya mulut 
dalam diskusi tak putus yang kita jalani. Tapi...dari amal yang keluar dari 
setiap desah nafas kita".(Ibnul Qoyyim Al-Jauziyyah)





                
__________________________________ 
Yahoo! Mail - PC Magazine Editors' Choice 2005 
http://mail.yahoo.com


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery.
http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke