** Mailing List Nasional Indonesia http://www.ppi-india.org ** 
** Situs milis nasional: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ** 
** Info Beasiswa Indonesia http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2005/9/25/n1hl.html



Massa Lempar Buah Busuk ke Istana Merdeka
* Ancam Mogok Nasional
Jakarta (Bali Post) -
Meski belum menetapkan kenaikan harga BBM, kebijakan tidak populis Presiden 
Susilo Bambang Yudhoyono-Wapres Jusuf Kalla itu sudah mendapat reaksi keras. 
Ratusan massa menggelar unjuk rasa menolak rencana pemerintah tersebut. Jika 
aspirasinya ini tidak juga dipedulikan, mereka mengancam melakukan mogok 
nasional.

Aksi ratusan pengunjuk rasa yang tergabung dalam Barisan Rakyat Merdeka (Bara 
Merdeka) itu dilakukan di depan Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu 24/9) kemarin. 
Penolakan terhadap kebijakan menyengsarakan rakyat ini ditandai dengan 
pelemparan sayur-sayuran dan buah-buahan busuk ke kantor SBY itu. Mereka 
mengecam SBY-Kalla yang mengingkari janjinya untuk tidak menaikkan harga BBM. 
Massa yang merupakan gabungan dari berbagai unsur masyarakat yakni Front 
Mahasiswa Nasional (FHM), Serikat Pemuda Rakyat (SPR), Pemuda Tani (Peta), 
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari sejumlah perguruan tinggi itu, menggelar 
aksinya dengan tertib. 

Unjuk rasa ini dimulai dengan berjalan kaki dari bundaran Hotel Indonesia (HI). 
Sebelum menuju ke Istana Merdeka, pendemo sempat mampir ke gedung RRI. 
Ketegangan sempat terjadi dengan satpam setempat karena mereka berusaha masuk 
gedung untuk menyiarkan tuntutan penolakan terhadap kenaikan harga BBM secara 
langsung ke penjuru Tanah Air. Tetapi setelah melalui negosiasi, akhirnya 
keinginan itu disetujui. Hanya beberapa orang yang diperkenankan masuk. 

Dalam tuntutannya, selain menolak kenaikan harga BBM, mereka juga siap 
menurunkan SBY-Kalla dari kursi presiden-wapres. Keduanya dianggap telah menipu 
rakyat dan melanggar janjinya saat kampanye dahulu. Dana kompensasi BBM hanya 
akal-akalan pemerintah, karena pada kenyataannya tidak mensejahterakan rakyat. 
Pasalnya, harga kebutuhan pokok tetap naik yang diperkirakan hingga 80 persen. 
Massa menuntut dicabutnya kebijakan-kebijakan yang represif dan antirakyat, 
seperti mencabut Perpres 36/2005 tentang Pembebasan Tanah Untuk Kepentingan 
Umum yang dianggap berpihak pada pebisnis. Mereka juga menuntut penuntasan 
kasus-kasus korupsi kakap. Uang negara yang dikorupsi itu setidaknya dapat 
dipergunakan untuk menuntupi defisit APBN.

Usai dari gedung RRI, massa menuju ke Istana Negara. Di sana, sejumlah 
pengunjuk rasa menggelar aksi teatrikal mengenai krisis pangan akibat kenaikan 
BBM. Aksi teater jalanan itu dilambangkan dengan sejumlah petani yang tubuhnya 
dicat hitam sambil mengais-ngais makanan busuk dalam kurungan ayam dan drum 
minyak. Wajah mereka dipasang memelas dan sesedih mungkin. Setelah itu, 
sejumlah pengunjuk rasa melanjutkannya dengan menggelar orasi. Intinya mengecam 
dan menolak rencana kenaikan harga BBM. Aksi ini diakhiri dengan menggelar 
poster yang bertuliskan "SBY-JK antek IMF dan AS". Puas melampiaskan 
unek-uneknya, massa membubarkan diri dengan tertib. (kmb3)  

 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery.
http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Website resmi http://www.ppi-india.org **
** Beasiswa Indonesia, http://informasi-beasiswa.blogspot.com **

Kirim email ke