detik.com, Selasa 27 September 2005


-----------------------------
DPR Setuju Kenaikan Harga BBM
-----------------------------

Dadan Kuswaraharja - detikcom

Jakarta - DPR secara bulat menyetujui rencana kenaikan harga BBM
pada 1 Oktober ini. Keputusan ini merupakan konsekuensi logis dari
disahkannya RUU tentang perubahan kedua atas UU Nomor 36/2004
tentang APBN 2005.

Pengesahan RUU ini dilakukan dengan voting terbuka setelah adanya
perbedaan pendapatan di antara fraksi-fraksi di DPR. Fraksi PDIP
secara tegas menolak disahkannya RUU ini dan menolak rencana kenaikan
harga BBM. Fraksi PPP setuju RUU disahkan namun tak setuju rencana
kenaikan harga BBM.

Fraksi PAN meminta pengambilan keputusan tentang RUU ini tidak
dilaksanakan hari ini tetapi setelah pemerintah menyampaikan skema
penyesuaian harga BBM. Sementara FKB bersikap abu-abu, mereka hanya
menyatakan, akan mencermati perkembangan yang lebih lanjut. Sementara
fraksi-fraksi lainnya menyatakan setuju RUU disdahkan dan menerimaan
rencana kenaikan harga BBM.

Saat rapat paripurna yang digelar di Gedung DPR/MPR Jalan Gatot
Subroto, Jakarta, karena terjadi perbedaan pendapat, sekitar pukul
21.55 WIB rapat paripurna diskor 10 menit untuk melakukan konsultasi
dengan para pimpinan fraksi.

Keputusan menskor rapat yang dilakukan Pimpinan Sidang Zainal
Maarif mengundang interupsi khususnya dari Fraksi PDIP. Mereka
menolak dilakukan konsultasi dengan alasan materi konsultasi tidak jelas.

Mereka hanya meminta segera dilakukan voting dan tidak perlu
dilakukan konsultasi. Akhirnya PDIP pun tidak mengikuti rapat
konsultasi. Fraksi PDIP malah sempat mengancam akan mengadukan
Zainal Maarif ke Badan Kehormatan DPR karena dinilai tidak cakap
memimpin sidang.

Setelah skor dicabut 10 menit kemudian, Zainal Maarif membacakan
kesimpulan dari pendapat akhir fraksi-fraksi di DPR. Setelah itu
dilakukan proses voting dan hasilnya 273 anggota dewan menyatakan
setuju disahkannya RUU tentang perubahan kedua atas UU nomor 36
tahun 2004 tentang APBNP 2005. Sementara yang tidak setuju sebanyak
83 dan abstain sebanyak 31.

Total anggota dewan yang hadir 387 dari total anggota dewan yang
sebanyak 550 orang. Keputusan voting ini diambil Selasa (27/9/2005)
pukul 23.25 WIB.

Menanggapi persetujuan DPR ini, Menneg PPN/Kepala Bappenas Sri
Mulyani mengatakan, pemerintah akan segera menghitung berapa
kisaran kenaikan harga BBM. "Soal kenaikan akan dicari formula
yang tidak memberatkan rakyat. Tentunya, ini pekerjaan yang berat,"
kata Anik, sebutan Sri Mulyani.

Yang terpenting, kata Anik, bagaimana program kompensasi kenaikan
BBM bisa dilaksanakan secara tepat sasaran. (mar)






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/ons1pC/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke