Amerika Serikat mensubsidi sektor pertaniannya setahun 310 miliar dolar AS, atau per harinya 1 miliar dolar AS. Demikian juga negara-negara Uni Eropa juga berbuat serupa. Inilah salah satu hal yang menjadi duri dalam gagalnya perundingan-perundingan di WTO, terakhir kalinya di Sencen. Ini yg banyak menuai protes, terutama negara-negara diluar G-7.
Baru-baru ini Bush mulai membuka kebekuan ini, dengan melontarkan keinginannya menghapus subsidi itu, akan tetapi statement ini masih berbuntut.. artinya, AS akan pertimbangkan pencabutan subsidi apabila negara-negara Uni Eropa telah melakukan hal itu. Sementara UE juga sedang menunggu AS... Jadi... Septi.. siapa bilang di luar negeri gak ada subsidi2an?? Lantas soal subsidi BBM..jika ada statement menteri yg mengatakan harusnya harga minyak dalam negeri kita ini setara dengan harga dunia.. pertanyaan yang harus dijawab itu luar negeri yang mana? soalnya kalau patokannya Ansterdam itu Rp17.500/ltr atau Caracas yg hanya Rp350/ltr ??? jangan gagap dengan luar negeri.. -ay- On 9/29/05, septi nisrina <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > koq skeptis banget.... padahal di luar negri gak ada subsidi2an buat BBM. > justru yang lebih penting adalah subsidi buat pendidikan dan kesehatan. > tentang BBM biar ngikut harga pasar aja. toh kalau pendidikan murah semua > orang bisa jadi pinter dan bisa lebih kreatif menciptakan bahan bakar > alternatif or misalnya nyari alternatif transportasi umum yang murah, > meriah, nyaman dan terjangkau semisal model kerata bawah tanahnya jepang dan > cina.... kalau kendaraan umumnya lebih nyaman dan cepat daripada bawa > kendaraan sendiri, kayaknya semua orang jug abakal lebih milih naik angkutan > umu daripada bawa mobil sendiri.... > > masenugik <[EMAIL PROTECTED]> wrote:Dari mailing list tetangga > > > > From: Alumnus PwC Jakarta > Sent: 28 September 2005 13:36 > > Ada yang punya analisa dan menyimpulkan bahwa kenaikan Harga BBM > dapat > mengakibatkan Jumlah rakyat miskin turun..?! Kayak yang dibilang > LPEM-UI bhw adanya korelasi kenaikan BBM dengan penurunan rakyat > miskin. > Kenaikan BBM sebesar 10% dapat menurunkan jumlah rakyat miskin sampe > 14%. > Jadi, penurunan jumlah rakyat miskin ini bisa mencapai 100%, apabila > kenaikan BBM tersebut mencapai 100%. Analisanya adalah sbb : > > Harga bbm naek - tadinya rakyat miskin yang naek bis, sekarang jadi > jalan kaki.. trus dijalan ketabrak metromini yg ngebut karena nguber > setoran (gara2 bbm-nya naek) trus mati.. --> RAKYAT MISKIN BERKURANG > > Tadinya rakyat miskin makan sehari 1x.. trus jadi makan 1x tapi buat > 3 > hari (karena daya belinya turun).. lama2 mati kelaparan.. --> RAKYAT > MISKIN BERKURANG > > Tadinya rakyat miskin yang pada sakit masih bisa beli obat generik.. > trus BBM naik jadi nggak bisa beli lagi .. akhirnya mati..--> RAKYAT > MISKIN BERKURANG > > Atau tadinya rakyat miskin yg sakit masih bisa ke puskesmas naik > angkot, sekarang cuma jalan kaki, trus ketabrak metromini, malah mati > di > jalan..--> RAKYAT MISKIN BERKURANG > > Ada rakyat miskin yang jadi stress... mikirin bbm yang naek, saking > mikirnya.... ampe lupa makan dan minum....akhirnya mati juga. --> > RAKYAT > MISKIN BERKURANG > > Ada rakyat miskin yang kreatif dan berinisiatif.... buat menuhin > kebutuhan dia nyolong ayam tetangga.... ketangkep, digebukin > massa.....ampe > mati juga. --> RAKYAT MISKIN BERKURANG > > Atau rakyat miskin yg nyolong ayam tadi ternyata bisa lolos, lantas > ayam curiannya itu dimakan.. akhirnya kena flu burung.. mati juga.. -- > > > RAKYAT MISKIN BERKURANG > > Soal kenapa bisa dapet angka 14 %.. karena dari 100 orang miskin > itu.. > yang mengalami kejadian diatas total ada 14 orang maka dapet angka > 8+4+2 dibagi 100 kali 100% = 14 %. Demikian analisa ini dibuat secara > sederhana, mudah dicerna, anti njlimet.. > > Jadi kesimpulannya : > Langkah pemerintah naekin bbm sudah cukup tepat.... hanya saja > naeknya > masih kurang tinggi. Coba kalo dinaekin tinggi2.... pasti makin cepat > lagi pengurangan rakyat miskin di negeri ini. Semoga pemerintah kita > membaca analisa ini.... dan segera saja naekin lagi, amien.. > > Kesimpulan lain; BBM naik setinggi-tingginya biar tambah banyak org > jadi maling ayam. Kalo digebukinnya nggak sampe mati & malah masuk > penjara, kan lumayan tuh bisa makan gratis di penjara.. ketimbang di > rumah mau > beli makanan yg semakin naik harganya karena makanan diangkut pake > transportasi, lha wong bbm naek kok tarif makanan gk boleh naek. > > Don't worry, be happy!!.. > :p > > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg > Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Reading only, http://dear.to/ppi > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > > > > SPONSORED LINKS > Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn > Indonesian language course > > --------------------------------- > YAHOO! GROUPS LINKS > > > Visit your group "ppiindia" on the web. > > To unsubscribe from this group, send an email to: > [EMAIL PROTECTED] > > Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. > > > --------------------------------- > > > > > > --------------------------------- > Yahoo! for Good > Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort. > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg > Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Reading only, http://dear.to/ppi > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > > > > > SPONSORED LINKS > Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn > Indonesian language course > > > ________________________________ > YAHOO! GROUPS LINKS > > > Visit your group "ppiindia" on the web. > > To unsubscribe from this group, send an email to: > [EMAIL PROTECTED] > > Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. > > ________________________________ > -- ============================================================= Perjuangan Melawan Kekuasaan adalah Perjuangan Ingatan Melawan Lupa -Milan Kundera- ============================================================= ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery. http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

