Wah gak bisa kaya gitu dong menilainya...di Tokyo harga bensin sekitar Rp. 11.493, Amerika sendiri menurut masnya Rp 8000, bandingkan dengan negara2 eropa yang mostly harganya lebih besar dari Jepang, bahkan di Amsterdam sekitar Rp 17.564... Jadi kalo memakai analogi mas nizami mestinya harga bensin di jepang dan Amerika lebih mahal daripada di eropa dong, lha tokyo kan kota dengan biaya hidup paling tinggi, sedangkan pendapatan di amerika juga lebih besar daripada di Eropa...
Ambili contoh lagi di Timor (7000),Kamboja (8000),Myanmar (5500)...yang perekonomiannya dibawah Indonesia....tetapi harga bensinnya juga lebih mahal daripada di Indonesia Perlu diingat juga mas...Indonesia memang penghasil minyak, tetapi Indonesia juga pengimpor minyak...sedangkan hasil minyak dari Indonesia juga ngga bisa dinikmati semuanya oleh Indonesia karena yang ngebor sumur-sumur minyak Indonesia mostly perusahaann asing... Sudahlah, mau teriak-teriak gimana juga kondisinya memang seperti ini, mestinya mikir gimana penghasilan di Indonesia bisa meningkat, sehingga bisa sejajar dengan negara2 maju...kalau ngeluh terus kapan bisa maju indonesia...Indonesia dah mau bangkrut tuh, apa mau sekalian dibangkrutin aja hehehe ... -RakyatmintaenakPejabatmintaenakKasihannegaranya- --- In [email protected], A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Di AS harga bensin sekitar Rp 8.000 per liter. Namun > pendapatan mereka 30 kali lipat kita. Di Malaysia > hanya Rp 4.300 per liter. Pendapatan mereka 7x lipat > kita. Di Saudi Rp 2.400/liter, sementara di Nigeria > hanya Rp 1.000/liter. Bahkan di Venezuela hanya Rp > 300/liter. > > Heran juga jika pemerintah kita membanding-bandingkan > harga minyak kita dengan Singapura, Filipina, dan > Thailand yang hampir-hampir tidak menghasilkan minyak > serta pendapatan mereka lebih tinggi. > > Sekarang dengan kenaikan BBM 125% kemungkinan akan > banyak pabrik yang tutup. Sementara puluhan juta > rakyat termiskinkan karena harga-harga kebutuhan pokok > melonjak naik akibat kenaikan harga BBM yang begitu > gila besarnya (125%!). > > > Harga BBM Naik 125 Persen > > Laporan : Erlangga Djumena > Jakarta, KCM > > KCM/Ahmad Zamroni > Harga bahan bakar minyak (BBM) naik rata-rata 125 > persen atau lebih dari dua kali lipat mulai Sabtu > (1/10) ini. > BBM jenis premium harganya naik dari Rp2.400 menjadi > 4.500 per liter atau naik 87 persen, solar naik dari > Rp2.100 menjadi Rp4.300 per liter atau naik 104 persen > dan minyak tanah untuk rumah tangga dan usaha kecil > naik dari Rp700 menjadi 2.000 per liter atau naik 185 > persen. > Pemerintah, melalui Menko Perekonomian Aburizal > Barkie, mengumumkan kenaikan harga BBM itu di Gedung > Departemen Keuangan, Jakarta, Sabtu dini hari. Turut > hadir dalam acara itu antara lain Menko Kesra Alwi > Shihab, Menteri Perhubungan Hatta Rajasa, Menteri > Sosial Bachtiar Chamsah, Menter Negara PTN/Kepala > Bappenas Sri Mulyani, Juru Bicara Presiden Andi > Mallarangeng, dan Direktur Utama Pertamina Widya > Purnama. > Kenaikan harga BBM itu ditetapkan berdasarkan > Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 tahun 2005 yang > tandatangi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Jumat, > 30 September. Sebelum mengumumkan kenaikan harga BBM, > para menteri mengikuti Sidang Kabinet Paripurna yang > dipimpin Presiden di Kantor Presiden dari pukul 19.00 > sampai menjelang pukul 24.00. > Sabtu ini para menteri dijadwalkan melakukan kunjungan > kerja ke berbagai daerah untuk memantau > pendistribusian Bantuan Langsung Tunai, sebagai > kompensasi atas kenaikan harga BBM yang telah > diumumkan tersebut. Menurut data di media center di > Kantor Menteri Sosial, Menteri Kordinator > Perekonomian, Aburizal Bakrie misalnya dijadwalkan > meninjau kantor pos Kalideres dan Kapuk di Jakarta > Barat. Menteri Kehutanan MS Ka'ban dan Menteri > Perindustrian Andung Nitimiharja akan meninjau ke > Kantor Pos Medan, Helvetia dan Kantor Sai Sembiring di > Sumareta Utara. > Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah dan Menteri Perumahan > Rakyat Moh Yusuf Asy'ari akan meninjau kantor pos di > Padang, Sumatera Barat yaitu di kantor pos Jl Bagindo > Azis, Khatib Sulaiman, Ulang Karang di Jalan S. > Parman, serta kantor pos Kuranji. Menteri Koperasi dan > UKM, Suryadharma Ali atau Menteri Kebudayaan dan > Pariwisata Jero Wacik akan meninjau kantor pos di > Palembang, kantor pos Palang Ratu Jl. Sudirman, kantor > pos Ahmad Rifai, Plaju di Jl. Panjaitan. > Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra atau > Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono akan meninjau ke > kantor pos Bogor Barat di Jl. Semeru dan Bogor Selatan > di Jl. Layung sari. Menteri Perdagangan atau Menteri > Pemberdayaan Aparatur Negara akan meninjau kantor pos > Bandung di Jl. Asia Afrika, kantor pos Setiabudi, > Kebon Waru di Jl Jakarta dan Cipaganti. > Menteri Agama atau Menteri Hukum dan HAM Hamid > Awaludin akan meninjau kantor pos Semarang di Jl > Johar, kantor pos Semarang Selatan dan Banyumanik. > Menteri Kesehatan Siti Fadhilah atau Menteri Pertanian > Anton Apriantono akan meninjau kantor pos Solo, > Jebres, dan Mojosongo. Menteri Pendidikan Bambang > Soedibyo atau Menteri Pemberdayaan Perempuan Meutia > Hatta akan meninjau ke Yogyakarta di kantor pos > Yogyakarta, Mujamuju, Mergansan, dan Gondokusuman. > > > Penulis: > Egi > > http://www.kompas.com/utama/news/0510/01/010623.htm > > Ingin belajar Islam? Mari bergabung milis Media Dakwah > Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] > > > > __________________________________ > Yahoo! Mail - PC Magazine Editors' Choice 2005 > http://mail.yahoo.com ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today! http://us.click.yahoo.com/O4u7KD/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

