08.10.2005
Presiden Bush Tetap Akan Melanjutkan Perang Melawan
Terorisme & Serbuan imigran Afrika
Oleh: Peter Phillipp
Pernyataan Presiden AS George W. Bush untuk tetap
melanjutkan perang melawan terorisme, diperkirakan
hanya merupakan usaha untuk menyelamatkan
popularitasnya di masyarakat.
Pernyataan Presiden AS George W. Bush untuk tetap
melanjutkan perang melawan terorisme, diperkirakan
hanya merupakan usaha untuk menyelamatkan
popularitasnya di masyarakat.
Perhatian media Internasional juga masih tertuju pada
drama yang terjadi di Melilla.
Apa yang disampaikan oleh Bush dalam pernyataannya,
banyak mengundang komentar dari surat kabar yang
terbit di Eropa.
Il Messaggero yang terbit di Roma menulis:
Saat Bush dalam kesulitan dan popularitasnya menurun,
dia memiliki satu jalan untuk kembali mendapatkan
pengakuan di masyarakat: Ia akan berbicara mengenai
serangan 11 September 2001, mengingatkan orang akan
tujuan para teroris dan akan rencana Islam radikal
serta berjanji untuk tidak menyerah dalam perang
melawan musuh tersebut. Biasanya lecutan seperti ini
dapat menaikkan simpati di masyarakat. Tapi hari
Kamis kemarin, dengan pernyataannya tersebut, Bush
untuk pertama kalinya mendapatkan kesulitan dari kubu
partainya sendiri. Para ahli berpendapat bahwa
pernyataan Bush ini tidak jelas dan tidak begitu
meyakinkan
Surat kabar Tages Anzeiger yang terbit di Zurich
mengomentari pernyataan Bush mengenai perang melawan
teroris sebagai berikut:
Kita akan menangkap Bin Laden, begitulah yang
dijanjikan oleh Bush sebelum memulai invasi ke Irak.
Keputusan invasi ini merupakan kesalah fatal yang
diambil oleh Bush. Ia seringkali membela
keputusannya tersebut dengan argumentasi yang selalu
berubah-ubah. Konflik di Irak meningkatkan aksi
pengrekrutan pelaku tindak kekerasan, sementara
pengrekrutan tentara Amerika berada pada tingkat yang
terendah sejak 26 tahun terakhir
Drama penyerbuan warga Afrika ke wilayah Spanyol juga
masih merupakan tema yang disoroti oleh berbagai surat
kabar internasional.
Surat kabar berhaluan kiri yang terbit di Paris
Libération mengomentari penyerbuan warga Afrika ke
Ceuta dengan membandingkan apa yang telah terjadi di
Guyana dan Mayotte:
Belum lama berlalu, ketika Eropa ,dengan pandangan
yang merendahkan, menyaksikan pengusiran yang terjadi
di perbatasan di padang pasir New Mexico. Sekarang
puluhan ribu orang di Guyana dan Mayotte juga
menyebrangi perairan atau menelusuri hutan, untuk
mencapai negara impian mereka. Disertai banyak drama
yang menyedihkan, yang tidak diceritakan seorangpun.
Orang-orang yang mempertaruhkan hidupnya ini hanyalah
kelompok yang paling menderita dari mereka yang
menginginkan loncatan besar. Mereka diping-pong
kesana kemari. Di tempat lain, seperti di Mayotte,
orang harus menyadari bahwa ini memang tidak masuk
akal. Sekarang Eropa tidak dapat mengelak, impian
mereka dapat menjadi mimpi buruk bagi Eropa
Surat kabar Spanyol El Mundo berkomentar mengenai
tewasnya enam warga Afrika di perbatasan antara
Marokko dan kantong wilayah Spanyol di Afrika Utara,
Melilla. Menyedihkan memang, bila pengungsi
diping-pong kesana-kemari bagai sebuah permainan,
sehingga tampaknya Eropa gagal mencari alternatif
yang lebih manusiawi:
Kematian orang-orang ini dan tindakan keras yang
dilakukan aparat kepolisian daerah Marokko merupakan
sesuatu yang disayangkan. Penyelidikan yang dilakukan
harus dapat mengungkapkan, apakah penembakan yang
dilakukan oleh aparat tersebut merupakan tindakan bela
diri atau suatu tindakan yang berlebihan. Sebetulnya
pemerintah Marokko dan Spanyol dapat mencegah drama
ini terjadi, jika saja mereka sejak dulu mau berusaha
keras untuk menyelesaikan krisis yang ada
Sementara surat kabar terbitan Jerman Frankfurter
Allgemeine Zeitung menulis:
Pemerintah Spanyol sekarang melakukan suatu tindakan
yang mudah diterapkan, yaitu: meninggikan pagar
pembatas, melakukan pemulangan dan membebankan
tanggung jawab kepada Eropa. Mungkin setiap tindakan
ini akan mendatangkan hasil, tetapi tidak akan
melunakkan tekanan dari para penyerbu, hanya
mengalihkannya. Hanya ada satu usaha yang dapat
dilakukan, yaitu berusaha untuk mengurangi jurang
taraf hidup yang ada. Memang hal ini merupakan
sesuatu yang hampir tidak realistis, karena buah dari
usaha tersebut, jika itupun ada, baru akan terasa di
masa depan.
__________________________________
Start your day with Yahoo! - Make it your home page!
http://www.yahoo.com/r/hs
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/ons1pC/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/