http://news.antara.co.id/seenws/?id=20315
Oct 10 08:59
PENGAMAT: KERUSUHAN HANYA TERJADI JIKA ADA ELIT BERMAIN
Makassar (ANTARA News) - Kekhawatiran sejumlah pihak mengenai kemungkinan
munculnya "kerusuhan sosial", menyusul kebijakan pemerintah menaikkan harga
bahan bakar minyak (BMM) tidak akan terjadi selama tidak ada elit yang bermain
di dalamnya.
Menurut sosiolog dari Universitas Hasanuddin, Deddy Tikson, Phd, di
Makassar, Senin, kerusuhan sosial hanya terjadi bila ada yang menghasut, karena
masyarakat Indonesia memiliki resistensi tinggi dan juga cenderungn mudah
"terhasut" oleh provokasidari elit tertentu. Namun jika tak ada yang menghasut,
maka kondisi akan tetap aman dan kondusif.
"Dalam sejarah bangsa ini, tidak pernah terjadi kerusuhan secara
besar-besaran yang melibatkan seluruh komponen masyarakat, kecuali pada saat
menumbangkan kepemimpinan Presiden Soeharto pada Mei 1998 lalu.
Itupun terjadi karena ada elit yang bermain. Jadi semuanya tergantung
pada ada tidaknya elit yang bermain," ungkapnya.
Deddy mencontohkan berbagai peristiwa konflik antar etnis dan agama yang
terjadi selama ini, baik itu di Maluku maupun Poso. Mustahil konflik itu
terjadi tanpa adanya keterlibatan elit.
Potensi terjadinya kerusuhan sosial saat ini, menurut Deddy, sangat besar
kemungkinannya, mengingat kondisi negara saat ini lebih memprihatinkan
dibanding dengan krisis ekonomi 1998 lalu.
"Hal ini bisa dilihat dari semakin tingginya angka pengangguran, menyusul
banyaknya pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh perusahaan-perusahaan yang tidak
bisa memikul biaya produksi yang melambung tinggi, serta bertambahnya jumlah
masyarakat miskin, sehingga semakin menurun daya beli mereka," katanya.
Dengan kondisi seperti sekarang inilah, lanjut Deddy, dengan sendirinya
telah menimbulkan rasa frustasi dan masyarakat cepat marah dan lebih mudah
terprovokasi.
"Dalam kondisi seperti itu, kalau ada elit yang memanfaatkan situasi ini,
maka kerusuhan itu bisa terjadi. Karena itu bisa dikatakan bahwa "sekamnya"
sudah ada, tinggal disulut apinya. Jadi semuanya tergantung dari elitnya,"
tegas Deddy.
Untuk mencegah terjadinya hal yang tak diinginkan tersebut, maka
pemerintah perlu selalu waspada dan mendeteksi elit-elit mana saja yang bisa
memanfaatkan situasi ini, mencari khalayak yang bisa melahirkan kerusuhan,
serta segera membuat kebijakan-kebijakan populis, yang berpihak kepada
kepentingan masyarakat banyak. (*)
LKBN ANTARA Copyright © 2005 Syarat Penggunaan
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org!
http://us.click.yahoo.com/Ryu7JD/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/