Mungkin analisa saya sedikit lain. Saya punya
perkiraan, justru Indonesia ingin dipecah-belah lewat
syariat Islam. Sebab pengalaman dulu waktu kita baru
merdeka, Indonesia Timur menolak bergabung bila
Indonesia jadi negara Islam. Jelas, dengan
dijadikannya Indonesia menjadi negara Islam, atau
setidak-tidaknya terlalu banyak mengadopsi hukum-hukum
Islam, akan makin banyak daerah-daerah yang mayoritas
non-Islam, menjadi tidak nyaman dengan kondisi Terlalu
Syariat Islam. Saya punya perhitungan, bukan hanya CIA
yang bermain dalam skenario pecah-belah Indonesia,
tetapi juga beberapa kalangan asing Islam dengan
Syariat Islamnya sebagai alat pemecah belah Indonesia.
Umat Islam sebaiknya jangan terbuai dengan mantra
"Islam", karena banyak juga kalangan asing Islam, yang
menginginkan kehancuran Indonesia. Semua bisa menebak
siapa yang saya maksudkan. 

 
--- Robertus Budiarto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Aku kok juga pernah dengar apa yg dikhawatirkan
> Sandy. Katanya CIA juga udah masuk ke beberapa
> kelompok Islam militan sejak cukup lama. Namun
> sekarang ini ada semacam perubahan strategi untuk
> Indonesia, yaitu menguatnya opsi memecah Indonesia
> menjadi beberapa negara kecil. Hal ini terutama
> disebabkan karena Indonesia sudah menjadi semacam
> the sick man of Asia..  dari dulu gak beres-beres. 
>  
> Konon ada faksi tertentu di Amerika yang melihat
> bahwa Indonesia terlalu besar dan experimen mereka
> dengan Suharto ternyata tidak menjadikan Indonesia
> maju spt Taiwan ataupun Korea Selatan, namun karena
> waktu itu kondisi masih cukup menguntungkan mereka
> memantau saja. Namun keadaan sekarang telah berubah.
> 
>  
> Karena nggak pulih-pulih dari krisis, Indonesia
> dikhawatirkan akan menjadi ladang yang makin subur
> bagi kaum militan Islam. Daripada kedahuluan
> dijadikan kekalifahan maka mereka lebih baik
> mendahului langkah ini. Lebih baik memecah Indonesia
> daripada Indonesia jatuh seluruhnya ke tangan Islam
> militan. Langkah-langkah persiapan penerapan Syariat
> Islam di Aceh, Sumatra Barat, Makasar dll dilihat
> mereka sebagai upaya penelikungan kelompok
> kekalifahan Islam lewat konstitusi/UUD (yg ini gagal
> di Amandemen UUD 45 tahun 2000), lewat UU dan terus
> lewat Perda-Perda. Yang terakhir ini konon sudah
> cukup banyak, terdorong dengan adanya otonomi
> daerah. Jadi menurut mereka Indonesia mulai
> mengalami SEPARATISME SISTEM HUKUMnya. Karena
> kelompok Islam Militan selalu gagal memperjuangkan
> Konstitusi/UUD Islam, mereka akan mengepungnya dari
> bawah, melalui (makin banyaknya) Perda-Perda Syariat
> Islam.
>  
> Melihat perkembangan ini kelompok tertentu di CIA,
> Pemerintahan maupun Senat Amerika merasa Indonesia
> dalam keadaan kritis dan jika perlu pada saatnya
> akan dipecah belah.
>  
> Saya berharap bahwa analisa yg saya dengar ini
> salah. 
>  
> Sebenarnya Pancasila adalah sesuatu yg kreasi
> original bangsa Indonesia yang cukup hebat dan dapat
> menyatukan semua golongan. Komitmen pada Pancasila
> seharusnya mampu mengurangi egoisme agama, maupun
> etnik.
>  
> Pancasila adalah sebuah landasan filosofis yang
> terdiri dari 5 sila yang saling mendukung.
> Jadi yg dimaksud sila KETUHANAN (bukan Tuhan/Allah)
> itu artinya KETUHANAN yang BERBUDAYA,
> BERKEMANUSIAAN, ADIL. Jadi bukan cuman berketuhanan
> tok berhenti di situ. Ini pernah ditegaskan juga
> oleh Bung Hatta. Jadi yang dimaksud itu bukan
> sila-sila yg terpisah-pisah tapi yang saling
> mendukung. Jadi maunya founding fathers kita itu
> supaya bangsa Indonesia ini berKETUHANAN yang tidak
> fanatik dan dungu tapi cerdas progresif humanis.
>  
> Namun sayang sekarang malah lebih banyak orang-orang
> Indonesia yang 
> BERAGAMA tapi korup (kita lihat para pejabat maupun
> para pemimpin agama)
> BERAGAMA tapi hobi menggunakan kekerasan (kita lihat
> FPI dkk)
> BERAGAMA tapi dungu (kita lihat tontonan televisinya
> dll)
> BERAGAMA tapi kolot cupet (kita lihat MUI dkk)
>  
> Saya tidak tahu mengapa Sang Khalik membiarkan
> begitu banyak penderitaan terjadi pada bangsa ini,
> tiap pagi baca koran lebih banyak berita mengenai
> penderitaan dan pembodohan. Mengapa?????  
> Apakah karena kita hanya BERAGAMA
> tapi.....!!!!!!!!!!!! Namun tidak berkemanusiaan,
> tidak berbudaya???
>  
> Yang Maha Pengasih bantulah kami.... !!!
>  
> Bobby Budiarto
>  
>  
>  
>  
> 
> 
> RM Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Negara asing mana mas, yang mewakili garis keras
> Islam? Saudi? Yemen?
> malaysia? apa tujuannya? menjadikan Thailand
> selatan, Malaysia, 
> Indonesia dan Philippina satu negara? mau
> menghapuskan azas sekular?
> 
> Lalu reaksi bangsa kita bagaimana. Kita harus
> berbuat apa menurut mas 
> Sandy?
> 
> Bagaimana menguatkan semangat kebangsaan menurut mas
> Sandy?
> 
> Adakah pengaruh gerakan DI/TII menurut mas Sandy?
> 
> Mohon peencerahan mas.
> 
> Salam
> 
> danardono
> 
> 
> 
> --- In [email protected], Sandy Dwiyono
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > Sekarang ini, kaum garis keras banyak masuk ke
> > gedung-gedung perkantoran. Dimana-mana di gedung
> > perkantoraan, isi khotbahnya berisi
> > pemikiran-pemikiran kaum garis keras, yang
> cenderung
> > memprovokasi umat untuk memusuhi umat lain.
> Sedangkan
> > majalah-majalah garis keras berusaha melakukan
> > militan-nisasi, terutama kepada generasi muda.
> Karena
> > diperhitungkan anak mudalah yang relatif belum
> > berpengalaman, sehingga mudah diracuni ide-ide
> > militan. Dan tidak mustahil, sebagian
> gerakan-gerakan
> > militan sesungguhnya merupakan suatu gerakan
> operasi
> > intelijen asing untuk merusak negara kita.
> > 
> > 
> 
> 
> 
> 
> 
>
***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat
> Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in
> Commonality & Shared Destiny.
> http://www.ppi-india.org
>
***************************************************************************
>
__________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
> 
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA
> (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg
> akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi 
> 4. Satu email perhari:
> [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only:
> [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email:
> [EMAIL PROTECTED]
> 
> 
> 
> 
> 
> SPONSORED LINKS 
> 
> Cultural diversity Indonesian languages Indonesian
> language learn Indonesian language course 
> 
> 
> 
> ---------------------------------
> YAHOO! GROUPS LINKS 
> 
> 
> 
> 
>     Visit your group "ppiindia" on the web.
>   
>     To unsubscribe from this group, send an email
> to:
>  [EMAIL PROTECTED]
>   
>     Your use of Yahoo! Groups is subject to the
> Yahoo! Terms of Service. 
> 
> 
> ---------------------------------
> 
> 
> 
>               
> ---------------------------------
>  Yahoo! Music Unlimited - Access over 1 million
> songs. Try it free.
> 
> [Non-text portions of this message have been
> removed]
> 
=== message truncated ===



                
__________________________________ 
Yahoo! Music Unlimited 
Access over 1 million songs. Try it free.
http://music.yahoo.com/unlimited/


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org!
http://us.click.yahoo.com/Ryu7JD/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 




Kirim email ke