** Mailing List Nasional Indonesia http://www.ppi-india.org ** 
** Situs milis nasional: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ** 
** Info Beasiswa Indonesia http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
http://jkt.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2005/bulan/10/tgl/13/time/131028/idnews/460687/idkanal/10

Kamis, 13/10/2005 13:10 WIB


Keluarganya akan Dibunuh, Kopral Nirwan Serang Villa Karaoke 

M Hanafi Holle - detikcom

Ambon - Karena diancam keluarganya akan dibunuh, Kopral Nirwan Panehoru 
terpaksa mengikuti kemauan Ongen Pattimura, salah satu aktor teror Ambon, untuk 
bersama-sama menyerang Villa Karaoke di Desa Hative Besar, Kecamatan Baguala, 
Ambon. Insiden pada 14 Februari 2005 itu menewaskan dua warga dan dua lainnya 
terluka. 

Hal ini terungkap dalam persidangan di Mahkamah Militer, kawasan Tantui Ambon, 
Kamis (13/10/2005). "Saya diancam jika tidak mengikuti kemauan Ongen Pattimura, 
keluarga saya akan dibunuh," ujar Panehoru yang kesehariannya bertugas di Kodim 
1504 Ambon. 

Panehoru menuturkan, Ongen Pattimura yang menjadi aktor utama dalam aksi 
penyerangan itu mengajak terdakwa untuk berjihad guna membalas penembakan 
terhadap salah satu pengantar rombongan haji asal Desa Latu di Jalan Raya 
Waitatiri, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Januari lalu. 

Persidangan militer ini dipimpin hakim ketua, Letkol CHK Sunarso dan Oditur 
Letkol Laut Yon Suhaimi beserta dua anggota hakim lainnya. Sementara Penehoru 
didampingi penasihat hukumnya, Mayor Mahatma Budi. 

Persidangan dengan materi mendengar keterangan saksi ini menghadirkan dua 
anggota Koramil Sirimau, Kapten Sumedi dan Serma Ismail Tuny. Saksi Ismail Tuny 
mengakui mengizinkan terdakwa untuk mandi pada pukul 18.00 WIT atau sehari 
sebelum aksi penyerangan dilakukan. 

Sementara itu, saksi Danramil Sirimau Kapten Sumedi menyatakan, setelah terjadi 
penyerangan, terdakwa sempat memberitahu kepada saksi bahwa telah terjadi 
ledakan bom di Desa Lateri sebanyak dua kali. Padahal kejadian sebenarnya 
terjadi di Villa Karaoke, Desa Hatiwe Besar, yang justru turut dilakukan 
terdakwa. 

Sidang akan dilanjutkan pekan depan untuk mendengar keterangan saksi lainnya. 
(nrl) 



© 2005 detikcom, All Rights Reserved.




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org!
http://us.click.yahoo.com/Ryu7JD/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Website resmi http://www.ppi-india.org **
** Beasiswa Indonesia, http://informasi-beasiswa.blogspot.com **

Kirim email ke