** Mailing List Nasional Indonesia http://www.ppi-india.org ** ** Situs milis nasional: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ** ** Info Beasiswa Indonesia http://informasi-beasiswa.blogspot.com ** Refleksi: Anggota "Dewan" adalah anggota partai politik. Mereka adalah pilihan terbaik dari rakyat. Hendaklah disyukurkan alhamdulilah bahwa wakil-wakil rakyat diberkati dengan rejeki kenaikan tunjangan. Kalau wakil rakyat hidup senang rakyat pun senang, sama-sama senang sentosa. Demikian keterangan yang diberikan kepada Kaligot News oleh wakil rakyat yang tak mau disebutkan namanya.
http://www.tempointeraktif.com/hg/opini_koran_ti/2005/10/15/opk,20051015-53450,id.html Kenaikan Tunjangan Dewan di Jakarta Sabtu, 15 Oktober 2005 | 03:10 WIB Begitu rendahkah solidaritas kita? Jika ukurannya kenaikan tunjangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta yang sampai melonjak 50 persen, apa boleh buat, jawabannya: ya. Di tengah kesulitan hidup masyarakat akibat kenaikan harga bahan bakar minyak, kenaikan itu sungguh menyayat hati. Kita tahu pemerintah pusat sedang "bokek", tak mampu lagi menanggung subsidi bahan bakar minyak, dan kemudian menaikkan harga eceran minyak dalam negeri. Lontaran ide pemerintah pusat agar daerah juga ikut menanggung beban subsidi, sehingga kenaikan harga minyak tak perlu di atas 100 persen, tidaklah bersambut. Semua daerah tidak tergerak menjalankan ide ini, termasuk DKI Jakarta. Seandainya Jakarta ikut menanggung subsidi BBM, begitu juga daerah yang lain, barangkali pemerintah Jakarta akan merasa perlu untuk "berhemat". Anggaran daerah akan dipakai untuk hal yang menuntut prioritas tinggi. Sehingga semangat "menyenangkan" anggota Dewan dengan memberinya kenaikan tunjangan besar, yang membuat sang anggota Dewan membawa pulang lebih dari Rp 50 juta per bulan, bisa sedikit ditahan. Bukankah upah ini sudah jauh di atas pendapatan DPR, apalagi rakyat kebanyakan? Tak ada aturan hukum yang dilanggar dengan kenaikan tunjangan ini. Hak pemerintah daerah Jakarta dan DPRD Jakarta untuk menentukan anggaran, termasuk mengatur besaran upah para anggota Dewannya. Tapi apakah tak lebih bijak jika dana yang ada dipakai buat menambah kompensasi untuk rakyat yang terkena dampak kenaikan harga BBM? Tidak ada satu aturan pun yang bisa melarang Gubernur Sutiyoso memberikan kompensasi tambahan kepada warga Jakarta, di luar kompensasi Rp 100 ribu sebulan yang diberikan oleh pusat. Sulit membayangkan para anggota Dewan yang terhormat akan berkeberatan untuk memberikan jatah kenaikan upahnya kepada rakyat, warga miskin di Jakarta, apalagi mereka yang belum menerima dana subsidi langsung. Rasanya mustahil anggota Dewan di Jakarta tak mau merelakan kenaikan upahnya untuk membantu masyarakat Jakarta yang sedang dilanda penyakit flu burung dan demam berdarah. Apalagi anggota Dewan di Jakarta yang terbanyak datang dari Partai Keadilan Sejahtera, partai yang selama ini dianggap mendahulukan kepentingan rakyat kecil. Seperti ketika Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dari PKS menolak fasilitas mobil dinas mewah, akan sangat terpuji jika anggota Dewan asal PKS menolak kenaikan tunjangan ini. Alasan yang bisa dikemukakan, pendapatan yang diterima sekarang sudah cukup besar untuk ukuran Jakarta sekalipun. Sekali lagi, ini bukan soal aturan hukum, bukan soal boleh atau tak boleh menaikkan atau menerima tunjangan. Ini soal rasa keadilan, rasa senasib sepenanggungan yang penting untuk ditumbuhkan dalam kondisi seperti sekarang. Pemerintah serta wakil rakyatlah yang harus berada di depan untuk menggalangnya. dibuat oleh Radja:danendro [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org! http://us.click.yahoo.com/Ryu7JD/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/ ** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List ** ** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: ** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ ** ** Website resmi http://www.ppi-india.org ** ** Beasiswa Indonesia, http://informasi-beasiswa.blogspot.com **

