** Mailing List Nasional Indonesia http://www.ppi-india.org ** ** Situs milis nasional: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ** ** Info Beasiswa Indonesia http://informasi-beasiswa.blogspot.com ** http://www.suarapembaruan.com/News/2005/10/15/index.html
SUARA PEMBARUAN DAILY Tajuk Rencana II Wakil Rakyat Melukai Hati Rakyat IDEALNYA kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) disertai penyesuaian kenaikan pendapatan. Namun, apa yang ideal itu ternyata tak bisa diwujudkan dengan mudah. Pegawai, baik negeri maupun swasta mengeluh karena tak mampu mengejar kenaikan harga. Gaji mereka belum tentu naik. Toh, ada juga yang mampu mengantisipasi kenaikan harga itu. Contohnya DPRD DKI Jakarta. Gubernur Sutiyoso melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 114 Tahun 2005 menyetujui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) 2005 hingga Rp 248,5 miliar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI tahun 2005. Peraturan itu memungkinkan terwujudnya kenaikan gaji setiap anggota dewan. Selain itu, Gubernur DKI juga menaikkan berbagai tunjangan kesejahteraan mereka hingga 100 persen. Bahkan, dalam Pasal 15 Pergub 114 yang ditandatangani Gubernur pada 4 Oktober 2005, Gubernur juga menaikkan belanja penunjang dewan, yang meliputi kunjungan dalam wilayah atau kunjungan lapangan, menerima delegasi masyarakat, studi banding, dan pendalaman. SEKALI lagi, kita menekankan memang sungguh ideal saat harga BBM dan barang-barang naik, pendapatan naik pula. Tetapi, pantaskah itu dinikmati lebih dulu oleh wakil rakyat kita di DPRD DKI? Bukankah itu uang rakyat? Ketika rakyat sedang susah, wakilnya justru mendapat kenaikan pendapatan. Rasanya, timing untuk kenaikan dan tunjangan anggota DPRD DKI tak pas. Mestinya, mereka berempati kepada rakyat yang harus menanggung derita akibat kenaikan BBM. M Barkah Gamulya dari Advocacy Urban Poor Consortium (UPC) mengatakan kepada harian ini (14/10), kenaikan gaji dan insentif anggota DPRD DKI Jakarta telah melukai hati rakyat. Kenaikan itu ia nilai sebagai money politics dari Pemprov DKI. Bagaimana nalarnya? Gamulya berpendapat, Pemprov DKI sengaja memberikan kenikmatan berbagai fasilitas kepada dewan agar mereka terlena. Jelas ini sogokan, uang rakyat diputar-putar di antara mereka. Bila begini keadaannya, kalangan dewan tidak punya hati. Kenapa? Di saat beban kebutuhan hidup yang harus ditanggung rakyat semakin tinggi, wakil rakyat malah menerima tambahan kesejahteraan. Gamulya mencurigai ada deal terselubung antara dewan dengan Pemprov DKI dalam persetujuan pengucuran ABT 2005 hingga Rp 248,5 miliar pada APBD DKI tahun 2005 beberapa waktu lalu. Dia tak habis pikir hal itu bisa terjadi, mengingat tahun anggaran akan segera habis Desember nanti. Apa mungkin pembangunan bisa diselesaikan cuma dalam waktu dua bulan? BANYAK memang yang kecewa dengan kebijakan itu. Azas Tigor Nainggolan, Koordinator Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA), menilai keputusan menaikkan gaji dan insentif untuk wakil rakyat itu dilakukan tidak lain untuk meredam sikap kritis anggota dewan. Apalagi keuangan dewan memang bergantung pada APBD DKI, sehingga dewan pun bergantung pada kebaikan hati gubernur. Di mata Tigor, pembahasan APBD atau ABT tidak lebih dari bagi-bagi proyek di antara mereka. Kenapa kebijakan yang tak populis macam ini selalu muncul? Selama lebih dari tiga dasawarsa masyarakat Indonesia telah didorong untuk mendahulukan pencapaian kekayaan material, nilai-nilai lahir yang teraba (tangible) dan mudah diamati. Akibatnya, perhatian kita kepada nilai-nilai batiniah seperti empati terdesak ke tepi. Karena itu, kita membutuhkan wakil rakyat yang benar-benar memperjuangkan nasib rakyat, bukan melukai hati rakyat. Last modified: 15/10/05 [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org! http://us.click.yahoo.com/Ryu7JD/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/ ** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List ** ** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: ** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ ** ** Website resmi http://www.ppi-india.org ** ** Beasiswa Indonesia, http://informasi-beasiswa.blogspot.com **

