1. yg didiskusikan di milis wm tuh adalah kompleksitas sosial masyarakat di
sana.  dan justru mempertanyakan kebijakan barat/eropa, kok bisa bisanya
jilbab dilarang.  kalo enggak ngikutin diskusinya seh, pasti belum belum
udah curiga penyusupan segala macam.

2. kalo masalah wajib jilbab mah saya juga ada.  mbak truly kelamaan, saya
posting yg punya saya aja duluan he he he

3. Kalo gak suka milis yg moderat lha kok malah ikut ppiindia he he he ...
banyak temen di sini yg bisa bilang kalau aura milis ppiindia rada mirip
milis wm.  orangnya asik, diskusinya seru.  btw, aku rekomendasi milis
[EMAIL PROTECTED] dech, banyak orang  PKS di sana dari yg ustad
kayak d.h al yusni, herlini amran, yang anggota DPR, dosen sampai Pepeng.
Tahu pepeng kan, jari - jari .....!, tapi ya jangan harap diskusi di sana
semarak di ppiindia atau wm.  Suasana lumayan homogen di sana, tapi asik aja
seh.  Btw, tulisan ttg jilbab ini adalah tulisan ust. nabiel Fual al
Musawwa, mods milis al-ikhwan.

salam,
Ari Condro

----- Original Message -----
From: "Nabiel Almusawa" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>

Assalamu 'alaykum,

Sbg moderator millist akhirnya saya juga ingin berkomentar mengenai masalah
ini, mohon maaf ikhwah wa akhwat fillah anggota AL-IKHWAN saya tidak
menyukai untuk segera memutuskan sebuah perbedaan pendapat dg vonis, karena
agama kita mengajarkan kita untuk mendengarkan dulu argumen saudara kita yg
berbeda pendapat, kata akhir baru diberikan jika semua argumen telah
disampaikan dan kekurangtepatan lawan bicara menurut manhaj salafus-shalih
telah jelas. Karena kita harus mengetahui juga berbagai pandangan yg berbeda
dg kita tsb karena kita tdk hidup di dunia yg homogen. Tanggapan saya sbb;

PERTAMA, bahwa jilbab yg menutupi dada sbgm disitir dlm QS 24:31 itu sdh
final (sbgm pernah disampaikan oleh akh Syatibi dll), seluruh ulama 4 mazhab
(bahkan juga mazhab Syi'ah) telah sepakat mengenai hal ini, maka hendaklah
kita merasa takut kepada ALLAH SWT untuk tidak berusaha mentakwil ayat2 yg
bersifat muhkamat (pasti) tsb ke penafsiran2 kontemporer yg hanya
berdasarkan logika, situasi, kondisi, dsb. Karena Islam telah melewati masa
1400 th lebih, melewati berbagai perkembangan dan budaya, bangsa dan etnis,
dari sejak jazirah Arabia sampai Xinjiang di Tiongkok, dan jilbab dlm
pengertian tsb telah diterima oleh kaum muslimah yg telah benar2 memahami
Islam dan telah tetap eksis tanpa adanya keberatan.

KEDUA, tidak bisa definisi jilbab (dan hukum2 syariah yg telah tetap) tsb
dianalogikan dg perkembangan zaman, kondisi spesifik daerah, maupun
lingkungan tertentu termasuk di sekolah kedinasan atau militer. Karena di
Sudan yg hawanya amat panaspun para militer wanita tetap berjilbab menutupi
dada, demikian pula di Pakistan, Yaman, dll. Hal ini sangat bergantung pd
keimanan kita kepada ALLAH dan rasa takut kita melanggar perintah-NYA.
Penafian aturan2 syariat yg telah tetap (tsabit) dengan menggunakan logika
hanya akan menjungkirbalikkan syariat itu sendiri, sehingga setiap orang
akan dengan enteng mengacak2 hukum yg dianggapnya tdk sesuai dg logikanya.

KETIGA, jilbab (atau aturan syariat lainnya) sama sekali tdk bisa dikaitkan
dg pelanggaran/maksiat yg dilakukan oleh pemakai/penggunanya, karena semua
itu tidak ada hubungannya dlm syariat. Menggunakan jilbab adalah satu hal
dan maksiat adalah satu hal yg lain, ALLAH SWT membenci maksiat dan
mewajibkan menutup aurat, jika seseorang muslimah berjilbab lalu ia
bermaksiat maka dlm hukum fiqh ia mendapat pahala karena berjilbab dan
berdosa karena maksiatnya. Sebagaimana seorang yg berpuasa namun tidak
melakukan shalat, maka ia tetap mendapat pahala puasanya namun berdosa besar
karena tidak shalat. Namun demikian, maka alangkah baiknya jika seorang
muslimah yg berjilbab juga menjauhi maksiat.

KEEMPAT, bahwa nilai kebaikan seorang wanita yg tidak berjilbab tetap
dihitung oleh ALLAH SWT, karena IA adalah Maha Adil lagi Maha Bijaksana,
namun orang itu juga berdosa besar karena telah melanggar aturan yg telah
ditetapkan-NYA. Maka mengenai hasil akhirnya di akhirat nanti semuanya
diserahkan kepada-NYA, karena hanya DIA-lah yg Maha Memutuskan dan Maha
Membalas terhadap hamba2-NYA. Maka sebagai seorang mu'min yg mencintai
Tuhannya maka wanita yg benar2 beriman akan memilih menggunakan jilbab
karena yg demikian itu lebih pasti dan lebih terjamin kebenarannya karena
sesuai dg perintah ALLAH dan rasul-NYA dari sejak al-Qur'an diturunkan.

KELIMA, bahwa jilbab bukanlah budaya Arab, karena budaya Arab Jahiliyyah
adalah menunjukkan sebagian tubuhnya (sebagaimana pakaian tari perut di
Mesir), dan ketika perintah jilbab diturunkan maka seluruh kaum muslimah
langsung menutupkan apa saja yg dapat dipakai untuk menutup aurat mereka,
ada yg menggunakan kain, seprai, tirai, sehingga kesaksian para sahabat ra
seolah2 di Madinah bagaikan penuh dengan burung2 berwarna-warni, demikianlah
ketaatan mereka kepada Tuhannya tanpa bertanya kenapa, atau untuk apa, atau
sampai kapan, atau nanti bagaimana.

KEENAM, hendaklah kaum muslimin yg melihat saudaranya dihalangi untuk
melaksanakan ajaran ALLAH dan rasul SAW, berusaha semaksimal mungkin untuk
membelanya dg fikiran, uang, pena, ucapan, dst. Karena kita tidak pernah
menentang orang lain yg tidak mau berjilbab, tapi kita akan menentang keras
pd siapapun dan lembaga manapun yg berusaha menghalang2i orang untuk
melaksanakan keyakinan agamanya dg alasan apapun. Sebagaimana kita tidak
akan memaksa mereka yg tidak mau berjilbab untuk berjilbab, maka tidak ada
lembaga manapun yg boleh memaksa mereka yg berjilbab untuk tidak berjilbab
atau memperkecilnya.

KETUJUH, bahwa kita lebih memilih jika setiap kaum beragama menonjolkan
simbol agamanya masing2 karena itulah kebebasan dan demokrasi yg hakiki,
daripada kita harus menanggalkan simbol agama kita demi sebuah persatuan
semu, yg sebenarnya malah kedok dari sekularisasi dan pemberangusan sedikit
demi sedikit terhadap ajaran2 agama kita dan ajaran agama orang lain, karena
kita meyakini prinsip : "Katakanlah hai orang2 kafir, kami tidak akan
menyembah apa yg kamu sembah, sebagaimana kamupun tidak akan menyembah apa
yg aku sembah...Bagimu agamamu dan bagiku agamaku." Nabi Muhammad SAW dan
para sahabatnyapun sampai meninggalkan tanah air mereka yg mereka cintai
(Makkah) hanya karena tidak mau menerima ajakan kaum musyrik untuk setahun
menyembah ALLAH SWT dan setahun menyembah Tuhan2 mereka.

Salaam,

Nabiel Fuad Al-Musawa

----- Original Message -----
From: "trúlÿsøúl" <[EMAIL PROTECTED]>

hihihihiihihih, ada yg penasaran saya ada dimana, anggap sajalah saya ada di
negara antah berantah ya mas arcon, makasih udah invite saya ke milis wm,
dimana sudah sejak bertahun lalu saya di invite tuk jadi anggotanya, tp saya
tidak/belum tertarik.., karena saya melihat ada 'penyusupan' di milis itu..,
saya tidak ingin akidah saya terkontaminasi oleh hal² yg mestinya bisa saya
cegah..

mengenai jilbab, nti deh saya cari lagi rujukan² yg mewajibkan wanita
muslimah itu berjilbab, biar ga terkesan ngarang, lengkap kok di file
saya..,  but sepagi ini saya rada bz, jd ga bisa ngoprek²
file..hihihihihiihi..

sampe ntar
tr.-







------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/ons1pC/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 




Kirim email ke