1. kalo menurut saya kelompok nomer dua itu feminisme yang berusaha
melokalkan diri dengan komunitasnya.  tapi sayangnya komunitasnya rada rada
paranoid, jadi dianggap kesusupan ide asing.

2. nggak tahu mbak lina copy paste darimana, tapi saya heran dengan tuduhan
lesbianisme, poliandri, dan disusupi ide ide baratnya.  setahu saya, kata
kata itu banyak keluar kalo lagi bantah bantahan.  namun bukanlah tujuan.
jeleknya lagi ada tuduhan kalau kaum feminis kelompok kedua ini adalah
lemahnya mereka dengan sumber-sumber asasi Islam.  seperti saya bilang,
seringkali mbak lina membuat uraian kontradiktif semacam ini.  di satu saat
bangga kalau ada wanita jadi mufassir, namun ketiak ada yang ebrproses ke
arah itu, belum belum sudah dihujati hujatan.  :(

salam,
Ari Condro

----- Original Message -----
From: "tylla subiyantoro" <[EMAIL PROTECTED]>

Mbak Lina tersayang..

he he he mbak..:D

Saya masuk golongan yang kedua  tuh..kami nggak pernah menuntu poliandri lho
mbak..:D Asli, nggak pernah..hehehe..karena dasar penggugatan poligami bukan
karena peremopuan tidak boileh poliandri..hehehe..KAlau mbak baca Beyoond
The Veil nya Mernissi, mungkin bisa keliatan apa yang sebenarnya jadi
persoalan..Sumpah..bukan karena iri kita nggak boleh Poliandri..:D
dan saya juga udah baca bukunya Edward Said, lha wong skripsi saya tentang
orientalism kok.. he he he..
anyway, makasih banyak untuk referensi dan penjelasan yang mbak sampaikan.
Bermanfaat sekali untuk saya..:)

Cheers Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Kedua: Kelompok kedua: Feminisme yang lahir dari kebodohan ummat
dengan "mempersoalkan" ayat2 dalam AlQur'an. Kelompok ini umumnya
datang dari kaum wanita muslimah kelas menengah yang mengalami
pencerahan dari sistem edukatif sekuler. Mengapa ada poligami tetapi
tidak ada poliandri? Ini kan namanya ekspoitasi. Dalam bahasa sehari-
hari kita pernah dengar, "Ala jeng, suami di mana--mana juga sama.
Suka jajan di luar. Kalau kita sekedar jalan-jalan sama dik Andri
ini kan wajar." Kata Tante Ira merayu Mba Ria. Mulanya memang cuma
jalan-jalan di mall, mengantar ke salon, menamani coffee morning,
menjadi pasangan standing party dan menjemput sehabis arisan, tetapi
lama-lama wallahua'lam.

Di tataran akademis, kelompok ini diwakili oleh beberapa tokoh.
Misalnya, Fatima Mernisi (Maroko), Riffat Hassan (Pakistan) dan
Nawwal al-Sa'dawi (Mesir). Mernissi, umpamanya, mempertanyakan
sejumlah ajaran Islam yang menyangkut hak-hak wanita. Antara lain,
ia keberatan dengan pembagian hukum waris yang menurutnya sangat
patriatis.  Hadits-hadits yang "memojokan" wanita, kata Mernissi,
adalah produk politik dari zaman Bani Ummayyah. Sementara Riffat
Hassan menggugat tafsir Al-Qur'an karena, katanya, banyak sekali
dipengaruhi "mufassir laki-laki."

Inti dasar dari kaum feminis kelompok kedua ini adalah lemahnya
mereka dengan sumber-sumber asasi Islam, dan secara sadar atau
tidak, akhirnya dimanfaatkan musuh-musuh Islam untuk mempengaruhi
wanita muslimah lain. Di Indonesia, banyak cendikiawan wanita yang
sudah mulai terserang virus "feminisme" semacam ini.






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org!
http://us.click.yahoo.com/Ryu7JD/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke