http://www.suarapembaruan.com/News/2005/10/18/index.html

SUARA PEMBARUAN DAILY 

Pengusaha Jepang Resah pada Korupsi dan Penegakan Hukum


JAKARTA - Para pengusaha Jepang yang tergabung dalam Japan External Trade 
Organization (JETRO) masih mengkhawatirkan dan resah terhadap praktik korupsi 
dan lemahnya penegakan hukum di Indonesia. Karena itu, mereka meminta jaminan 
dan komitmen kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. 

Dalam pertemuan antara JETRO dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di Istana 
Negara, Senin (17/10), Presiden Yudhoyono mendapat pertanyaan soal itu antara 
lain dari satu anggota JETRO, Harada Yunji yang juga mengungkapkan, di antara 
para pengusaha Jepang persoalan itu menjadi pembicaraan terus menerus. 

Dalam pertemuan itu, para pengusaha Jepang hadir didampingi Duta Besar Jepang 
untuk Indonesia Yutaka Iimura, dan Presiden Yudhoyono didampingi Menteri 
Perdagangan Mari Elka Pangestu, Menteri Perindustrian Andung A Nitimihardja, 
Meneg BUMN Sugiharto, Ketua BPKM Muhammad Luthfi, Sekretaris Kabinet Sudi 
Silalahi, dan Ketua Kadin Muhammad S Hidayat. Menurut Ketua JETRO, Osamu 
Watanabe para pengusaha Jepang antusias terhadap perkembangan ekonomi di 
Indonesia serta kebijakan-kebijakan yang diterapkan pemerintah Indonesia. 
Watanabe juga percaya kepada komitmen Presiden Yudhoyono dalam menciptakan 
iklim investasi yang kondusif, termasuk bagi investor Jepang. "Kami sangat 
menghormati usaha yang telah dilakukan dalam memajukan perekonomian Indonesia 
dan Presiden Yudhoyono telah menegaskan betapa pentingnya investor asing bagi 
pertumbuhan ekonomi Indonesia," katanya. 


Komitmen 

Menurut Presiden, selama satu tahun memerintah komitmen memberantas korupsi dan 
membenahi berbagai peraturan perundang-undangan terus dilakukan. Hal itu antara 
lain juga bertujuan membuat iklim investasi makin kondusif dan menarik. 

"Kami telah melakukan peninjauan kembali dan memperbaiki UU serta peraturan 
perpajakan, cukai, perizinan, dan investasi sehingga kegiatan investasi 
berjalan lebih cepat dan efisien," kata Presiden. Begitu pun, kata Presiden 
Yudhoyono, pemberantasan korupsi dan penegakan hukum tidak bisa dilakukan 
sekali dan dalam waktu singkat. 

Diperlukan komitmen terus menerus tanpa henti dan itu yang tengah dilakukannya. 
"Kami juga menginginkan citra Indonesia sebagai negara dengan tingkat korupsi 
yang tinggi bisa dikurangi," kata Presiden yang juga menyebutkan, 
langkah-langkah yang dilakukannya antara lain meningkatkan kualitas Polri dan 
Kejaksaan. "Saya juga berharap pengadilan, Mahkamah Agung juga melakukan hal 
yang sama," katanya. 

Dalam satu tahun ini, katanya, Indonesia menghadapi banyak masalah berat dan 
bahkan ketidaknormalan. Upaya pemerintah membenahi, ada yang berhasil namun ada 
juga yang gagal. Namun Presiden yakin, pertumbuhan ekonomi Indonesia terus 
menuju ke arah yang lebih baik. 

Menjawab pertanyaan soal penyelesaian perselisihan, Presiden Yudhoyono 
menyatakan, pemerintah akan menghormati perjanjian yang tertuang dalam kontrak 
jika ada persoalan seperti itu. Dengan begitu penyelesaian yang ada akan 
menjadi adil dan tidak merugikan salah satu pihak. (Y-3) 



--------------------------------------------------------------------------------
Last modified: 18/10/05 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/ons1pC/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 




Kirim email ke