jadi kesimpulannya begini?? kalo gak suka sama kepentingan orang lain dan bertentangan dgn ideologi pribadi, boleh merusak, anarkis, dan sewenang2??? ooohhh...jadi aturan baru nih ceritanya, hhmmm...hebat ya orang2 itu.
on 10/19/05 2:31 AM, Ambon at [EMAIL PROTECTED] wrote: > http://www.suaramerdeka.com/harian/0510/19/nas21.htm > > > Laskar Islam Razia Tempat Hiburan > a.. Rumah Makan Dirusak > SOLO- Puluhan anggota Laskar Islam Senin (17/10) malam hingga Selasa (18/10) > dini hari melakukan sweeping di tempat hiburan malam. Rumah Makan Pring Kuning > tidak luput dari razia Laskar Islam yang menyebut diri Koalisi Umat Islam > Surakarta (KUIS). > > Di rumah makan di kawasan Langenharjo, Grogol, Sukoharjo, itu sejumlah laskar > memusnahkan ratusan botol minuman keras berbagai merek dan merusak meja. > Kedatangan sedikitnya 60 anggota KUIS di tempat itu membuat panik belasan > karyawan hingga mereka berusaha menyelamatkan diri di areal persawahan di > sekitar lokasi kejadian. > > Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. "Kami terpaksa menghancurkan > botol-botol tersebut, karena tempat itu menjual minuman keras. Padahal, > imbauan kami sudah jelas, tempat hiburan tak boleh buka di bulan Ramadan," > ujar Sigit Qordhowi, koordinator aksi. > > Dalam aksi itu, dua meja dijungkirbalikkan oleh massa dan ratusan botol > minuman keras dihancurkan di teras rumah makan yang berdekatan dengan kompleks > perumahan mewah di Solo Baru. Sebelumnya massa sempat berkeliling kota > Surakarta. Dengan mengendarai sebuah mobil dan puluhan sepeda motor, mereka > mendatangi sejumlah diskotek, kafe, dan tempat-tempat pelacuran. > > Karena tempat-tempat yang didatangi tidak ada aktivitas, mereka lantas > mengurungkan niat untuk melakukan sweeping. Ketika rombongan melintas di > sekitar bekas kawasan prostitusi Silir, Kelurahan Semanggi, Surakarta, seorang > pemuda yang sedang mabuk mengejek anggota laskar. Tetapi pemuda tersebu t > segera meminta maaf. > > Beberapa petugas dari Polresta dan Powil Surakarta yang mengikuti razia > membiarkan tindakan massa dari KUIS tanpa berusaha mencegah. Kapolwil > Surakarta Kombes Abdul Madjid menyatakan tak bisa menyalahkan aksi tersebut. > "Meski tidak membenarkan tindakan itu, kami juga menyayangkan kenapa pengelola > hiburan itu nekat membuka usahanya di bulan Ramadan. Kalau sudah begini, > jangan salahkan polisi dan minta jaminan pengamanan," ujar Abdul Madjid. > > Kenekatan sejumlah pengusaha hiburan malam untuk tetap membuka usaha, kata > Kapolwil, dinilai sebagai tindakan tanpa kompromi dan cenderung memancing > persoalan. > > Aksi perusakan dan pemusnahan minuman keras itu sebenarnya bisa dicegah, kalau > saja pemilik berada di lokasi itu. "Karena tidak ada, ya terjadilah peristiwa > itu. Kalau merasa usahanya legal, pemiliknya pasti akan memprotes." > > Tindak Tegas > > Kapolda Jateng Irjen Chaerul Rasjid memerintahkan Kapolwil Surakarta Kombes > Abdul Madjid dan Kapolres Sukoharjo AKBP Handono Warih untuk mengusut tuntas > kasus sweeping yang disertai perusakan dan penganiayaan itu. > > Dia sangat menyesalkan kejadian itu. Sebab, tidak ada satu pun pihak yang > memiliki kewenangan untuk merusak dengan dalih apa pun. "Saya sudah > perintahkan Kapolwil Surakarta dan Kapolres Sukoharjo untuk memeriksa dan > meminta pertanggungjawaban pelakunya. Kalau aksi anarkis semacam itu terus > dilakukan, hukum menjadi tidak dihargai," tandas Chaerul, Selasa (18/10). > > Di sisi lain, kata Kapolda, peristiwa itu menjadi pengalaman berharga > sekaligus peringatan bagi semua pihak. > > Sejak awal, kepolisian bersama pemerintah daerah di semua kota/kabupaten telah > mengingatkan para pengelola tempat hiburan dan masyarakat secara umum untuk > menghormati bulan Ramadan. > > Pemilik tempat hiburan juga sudah diimbau untuk menutup atau setidak-tidaknya > mengurangi jam buka. Namun pada kenyataannya ada beberapa lokasi yang tetap > nekat beroperasi.(G11,san,G3-46t) > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg > Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Reading only, http://dear.to/ppi > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital. http://us.click.yahoo.com/ons1pC/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

