actually, mba happy dunk sekarang berdomisili di neg lain (correct me if im
wrong) gak kyk indo yang gak ada habisnya masalah...terlebih masalah antar
umat beragama spt di indo, anyway, culturenya juga beda..living in abroad
di europe, US, canada human behaviournya dalam berinteraksi sama orang lain
lbh humane daripada org indo, except di aussie some of australian sometimes
mereka masih racist sama kulit berwarna.., saya pernah ngalamin wkt
sydney..
beda wkt di US, even wkt itu tinggal di texas yg notabene sedikit bgs
pendatang, tp communitynya baik n orang2nya helpful bgt..., even saya punya
temen2 org indo yang moslem, mereka diterima dgn baik disana...,gak da
masalah pelarangan beribadah...
anyway, mba...u re so lucky if u re living in some of the countries i
mentioned above..., mba masih bisa beribadah kan disana...? thank god for
that...
gak spt temen saya yg juga org indo, gerejanya waktu itu di bom, masih
inget gereja santa anna di duren sawit jakarta timur indonesia..., kasian
yaa..mba, ketakutan melakukan ibadah di negaranya sendiri...
itulah bentuk kebiadaban..mba...
what a tragedy yaa.., n hal2 spt itu got worse these days...
"tr??s?l"
<[EMAIL PROTECTED]
ca> To
Sent by: [email protected]
[EMAIL PROTECTED] cc
ups.com
Subject
Re: [ppiindia] Negara Biadab
10/19/2005 03:23
PM
Please respond to
[EMAIL PROTECTED]
ups.com
yang namanya biadab mana ada yg positif mba, pengen denger? pengen baca
tepatnya heheheh..
bentuk humanity antar beragama menurut pandangan pribadi saya ya jelas
harus saling menghargai hak² azasi, beribadah adalah hak azasi yg paling
hakiki bagi manusia yg beragama, jadi perlu di bebaskan untuk melaksanakan
peribadatannya sesuai keyakinan masing²..
kebebasan melaksanakan ini juga ada aturan mainnya, lihat situasi, kondisi
dan lokasi, kalau sampai mengusik ketenangan pihak lain kan perlu di review
lagi bentuk kebebasan tsb.
gimana seharusnya beribadah yg prosedural, apakah beribadah tidak sebaiknya
di lakukan di rumah² peribadatan? bukannya di rumah perserorang, di toko
atau di tempat² yg rawan terhadap complain? (maaf mba carla, saya tidak
berada di tanah air sudah termasuk lama, jadi sebenarnya tidak begitu paham
persisnya apa yg terjadi disana, cuma membaca versi dari kedua belah pihak,
tentu semuanya saling bertolak belakang.., saya ga pernah melihat langsung
dan mengetahui apa yg sebenarnya terjadi disana, generally..)..
begitupun, saya paling tidak mendukung segala bentuk kekerasan, apapun
dalilnya, mestinya kan ada dialog, dialog itu penting untuk menciptakan
pemahaman.., atau mungkin udah? tapi tidak menemukan solusi? siapa yg dapat
memberi saya penjelasan mengenai hal ini?
btw, pointnya adalah segala sesuatu itu mesti sesuai prosedur, menuntut hak
dan memberi kewajiban itu ada aturan mainnya, kapan dan dimana, yg penting
adalah diatas segalanya SALING MENGHARGAI/MENGHORMATI hak azazi itu perlu
bagi kemanusiaan, agar tujuan kerukunan antar ummat beragama tercipta,
kalau ada yg menyimpang, dialog yg harus lebih diutamakan, untuk menemukan
titik masalah..jangan main hantam kromo, ini inhuman sekali, ga sesui
dengan prinsip dasar kemanusian negara kita >> KEMANUSIAAN YG ADIL DAN
BERADAB. Pemerintah mestinya sebagai PAYUNG RAKYAT, harus tegas dengan
segala tindakan dan peraturannya, jangan melempem, giliran ngurusin yg
beginian aja kok bisa kecolongan seh, jangan² tindakan menciptakan hukuman
tersendiri bagi kalangan tertentu karena sudah disbelief dan disappointed
ama yg namanya PEMERINTAH yg mencla mencle.
kalau saja semua menyadari bahwa perbedaan itu sebenarnya bisa menimbulkan
banyak warna indah bagi kehidupan, pasti ga ada yg namanya saling benci,
tersaingi, dan kerusuhan.., banyak yg bisa dilakukan oleh perbedaan untuk
menciptakan kehidupan yg damai..pointnya ya itu, balik ke atas >> apapun
agamanya, jika ingin melaksanakan kegiatan peribadatan harus melihat
situasi, kondisi dan lokasi sekitar, dan bagi pihak yg berbeda agama, kalau
memang terlihat kesan ada penyimpangan dr pelaksanaan peribadatan itu, jika
keberatan, dibukalah jalan dialog yg kondusif, masa ga ada titik temu seh?
Apa seh yg ga bisa dibahas dalam hidup ini? Dengan adanya dialog,
InsyaAllah segala ganjelan akan kelihatan, dan dicarilah jalan gimana
menghalau ganjelan itu agar kenyamanan hidup bertetangga yg heterogen bisa
tercapai..amiinn..
itu aja mba, menurut mba gimana? beri saya contoh yg kongkrit dunk.., biar
makin cerah neh hihihiihihih..butek soalnya dr pagi ga ada maenan..
salam,
tr
Carla Annamarie <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
daripada ngomongin kebiadaban yang negatif mulu.., bisa kasih contoh gak
bentuk humanity antar umat beragama dari perspective..mba?
ayo..dunk..jadi pengen denger neh....
"tr??s?l"
ca> To
Sent by: [email protected]
[EMAIL PROTECTED] cc
ups.com
Subject
Re: [ppiindia] Negara Biadab
10/18/2005 11:45
AM
Please respond to
[EMAIL PROTECTED]
ups.com
kalo merujuk statement mr preck..termasuk biadablah, kan itu sudah termasuk
melanggar warganya melakukan peribadatan, berjilbab juga masuk katagori
beribadat, bagian dari syar'i.., si pahlevi itu emang udah diakui
kebiadabannya.., si Kemal lagi..diragukan ke muslimannya kalo dia pake
melarang wanita berjilbab, asli deh biadab!
Ambon wrote:
Ketika Kemal Ataturk melakukan reformasi di Turki dilarang wanita memakai
jilbab, burkha, cador. Peraturan ini tetap berlaku bagi wanita yang
melakukan tugas militer, atau dalam linkungan universitas atau parlamen.
Mengenai parlemen sekarang agaknya tidak ada yang mengutik, beberapa
anggota
parlemen wanita memakai jilbab. Turki adalah negara muslim.
Pada tahun 1930-an raja Iran bernama Pahlevi melarang wanita memakai
jilbab, burkha, cador dsbnya. Peraturan tsb dicabut ketika Imam Khomeini
naik tahta kekauasaan, setelah kembali dari pengansingan di Perancis. Imam
Khomeini ke Prancis karena diusir dari pengansinganya di Irak.
Baik Turki dibawah Ataturk atau Iran dibawah kekuasaan raja Pahlevi tetap
negara Islam sekalipun melarang jilbab, burkha, cador etc. Apakah mereka
ini
biadab?
----- Original Message -----
From: "trúlÿsøúl"
To:
Sent: Monday, October 17, 2005 11:35 PM
Subject: Re: [ppiindia] Negara Biadab
sama biadabnya dengan sebagian negara² sekuler yg melarang warganya yg
muslim memakai jilbab, atau berkumpul melakukan ibadah², atau yg suka
menghina agama minoritas..atau..atau, seperti yg terjadi France
misalnya..dan banyak lagi (lagi males bongkar file..)..:P
kebiadaban keknya udah mengglobal.., cian Indo terlambat menerapkannya..
prank! ( suara piring pecah..) :D
salam,
tr
preck_eteck_eteck wrote:
Bahwa jika sebuah negara melarang warganegaranya dalam menjalankan
ibadah yang diyakininya, dapat dipastikan bahwa negara tersebut adalah
negara kaum biadab (apapun agama yang dipeluknya). Jika kaum biadab
itu berlaku sewenang-wenang terhadap kelompok keyakinan yang lain, dan
kaum yang sekeyakinan dengan kaum biadab itu membiarkannya terjadi,
sempurna sudah kebiadaban itu. Mereka yang membiarkan dan tidak
berbuat apa-apa terhadap FPI yang selama ini berlaku sewenang-wenang,
tidak terkecuali, adalah kaum biadab yang berdiam diri.
Preck!
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
---------------------------------
Yahoo! Music Unlimited - Access over 1 million songs. Try it free.
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
---------------------------------
Yahoo! Music Unlimited - Access over 1 million songs. Try it free.
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
---------------------------------
Yahoo! Music Unlimited - Access over 1 million songs. Try it free.
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org!
http://us.click.yahoo.com/Ryu7JD/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/