Memang bukan semua Yahudi. Saya juga pernah baca ada bbrp gelintir 
Yahudi yang baik dan menentang zionist. Mereka hanya bbrp gelintir 
orang dan tidak mempunyai suara. Saya berdoa untuk mereka juga.

wassalam,
--- In [email protected], "RM Danardono HADINOTO" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Terima kasih atas penceraham mBak. Mbak tak usah khawatir timbul 
pro 
> dan kontra. Bukankah sudah menjadi azas falsafah, bahwa dari these 
> dan antihese timbul synthese? That's OK.
> 
> Mohon yang akhli akhli ikut membawa api obor guna pencerahan kita 
> bersama.
> 
> Saya lihat dari umat Yahudi yang ada di Vienna ini, mBak, banyak 
> sekali yang saleh dan sangat taat mengikuti Kitab Suci. Tiap 
Sabbat 
> beribadah di Synagoga ditengah kota Vienna. jadi, ya gak mungkin 
> dikatakan, semua orang Yahudi tak mau taat pada perintah Allah. 
> banyak yang tak taat mBak, dari agama apapun. Juga Yahudi yang 
ngawur 
> pasti banyak.
> 
> Salam
> 
> danardono
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> --- In [email protected], "Lina Dahlan" <[EMAIL PROTECTED]> 
> wrote:
> >
> > Mbah, saya tidak lagi mau membahas istilah pluralisme karena 
akan 
> > terus pro and kontra. Meski ada banyak pertanyaan yang timbul 
dari 
> > artikelnya bung Gun ini, diantaranya dimana ia memberi definisi 
> baru 
> > Pluralisme sebagai suatu sikap...:-)
> > 
> > Saya hanya ingin mengikuti nasehat seorang ustadz untuk memakai 
> pola 
> > pendekatan asmaul husna...:-) karena pluralisme tidak pernah 
> > diperdebatkan di masa Rasulullah SAW meski pluralitasnya telah 
> > diterapkan dan dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Jadi contoh saja 
> > kepluralitasan Rasulullah SAW.
> > 
> > Hanya saja Saya mengkhawatirkan bbrp hal pada tulisan Bung Gun 
ini, 
> > ternyata kekhawatiran saya terbukti bahwa artikel ini telah 
mislead 
> > mbah dalam mengartikannya. 
> > 
> > Sebetulnya saya ingin mengutip ayat 41 hingga 45 dari surah Al-
> > Maidah agar bisa dimengerti makna keseluruhan, tapi takut 
> > kepanjangan saya kutipkan saja ayat 43 komplitnya sbb :
> > "Dan bagaimanakah mereka mengangkatmu menjadi hakim mereka, 
padahal 
> > mereka mempunyai Taurat yang didalamnya (ada) hukum Allah, 
kemudian 
> > mereka berpaling sesudah itu (dari putusanmu)? Dan mereka 
sungguh-
> > sungguh bukan orang yang beriman." [Kasarnya kan Tuhan tuh 
ngewanti-
> > wanti, gimana bisa orang Yahudi mengangkat kamu  menjadi hakim, 
> wong 
> > di Taurat sendiri sebetulnya udah ada hukum2Ku kok. Mereka itu 
> > berharap kamu akan mengikuti dan membenarkan hukum yg akan 
> > dilakukannya thdp pezina tsb. Sesudah inipun mereka pasti akan 
> > berpaling dari keputusanmu]
> > 
> > Ada bbrp riwayat yang menjadi sebab musabab turunnya ayat 41-45 
> ini. 
> > Saya pilihkan salah satunya yang jelas menggambarkan situasi 
ayat 
> > tsb.
> > 
> > Berlalulah didepan Rasulullah SAW orang2 Yahudi membawa seorang 
> > terhukum yang dijemur dan dipukuli. Rasulullah SAW memanggil 
mereka 
> > dan bertanya,"Apakah demikian hukuman orang berzina yang akan 
> kalian 
> > dapati di dalam kitab kalian (Taurat)?" Mereka menjawab "Ya!". 
> > Kemudian Rasul SAW memanggil seorang ulama mereka dan 
bersabda,"Aku 
> > bersumpah atas Nama Allah yang telah menurunkan Taurat kepada 
Musa, 
> > apakah demikian kamu dapati hukuman bagi orang yg berzina di 
dalam 
> > kitabmu?" Ia menajwab," Tidak, Demi Allah, jika engkau tidak 
> > bersumpah lebih dahulu, tidak akan kuterangkan. Sesungguhnya 
> hukuman 
> > bagi orang berzina didalam kitab kami adalah dirajam (dilempari 
> batu 
> > hingga mati). Akan tetapi karena banyak pembesar2 kami yang 
> > melakukan zina, maka kami mengabaikannya. Namun, apabila seorang 
> > hina melakukan zina, kami tegakkan hukum sesuai dengan kitab. 
> > Kemudian kami berkumpul dan mengubah hukuman tersebut dengan 
> > menetapkah hukuman yang ringan dilaksanakan, baik bagi orang 
hina 
> > ataupun pembesar, yaitu menjemur dan memukulinya." Kemudian 
> > Rasulullah SAW bersabda,"Ya Allah, sesungguhnya saya yang 
pertama 
> > menghidupkan PerintahMu setelah dihapuskan oleh mereka". 
Kemudian 
> > Rasulullah SAW menetapkan hukum rajam kembali, maka dirajamlah 
> > Yahudi pezina itu. [Diriwayatkan oleh Ahmad, Muslim, dll yang 
> > bersumber dari al-Barra' bin Azib]
> > 
> > Kesimpulan ayat tsb adalah kaum Yahudi itu aneh. Sebenarnya 
mereka 
> > tidak beriman kepada Taurat dengan sebenar-benarnya iman, sedang 
> > kepada Nabi SAWpun tidak.  Karena kalau mereka beriman kepada 
suatu 
> > syariat, tentu mrk tak akan membenci syariat tsb dan tak perlu 
> > meminta putusan kepada syariat lain, kecuali jika ia percaya 
bahwa 
> > syariat yang lain itu syariat Allah juga, yang memperkuat 
syariat 
> > sebelumnya.
> > 
> > Namun hukum Tauratpun telah mereka tinggalkan karena tidak 
sesuai 
> > dengan keinginan nafsu. Lalu mereka datang kepada Nabi SAW 
meinta 
> > keputusannya, dengan harapan putusan itupun akans esuai dengan 
> > selera nafsu mereka. Ternyata, terhadap keputusan itupun mereka 
> > berpaling.
> > 
> > Mbah, dijelaskan dalam ayat sebelumnya bhw "Barang siapa tidak 
> > memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka 
mereka 
> > adalah orang kafir, mereka adalah orang dzalim"...sayangnya 
> termasuk 
> > umat di jaman kita sekarang ini.
> >  
> > Sebagai rujukan, mbah bisa buka Ulangan 22: 22-24, tentang hukum 
> > Rajam.
> > 
> > wassalam
> > 
> > --- In [email protected], "RM Danardono HADINOTO" 
> > <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > >
> > > Terimakasih untuk pembelajaran ini,mas. 
> > > 
> > > Kita tak henti hentinya belajar dan mendapatkan info dari sisi 
> > baru. 
> > > saya sudah selalu beranggapan, sebagai agama besar, Islam 
> pastilah 
> > > menghormati pluralisme. Agama Kristen pastilah juga demikian. 
> > Agama 
> > > Buddha sudah jelas.
> > > 
> > > 
> > > Bagian dibawah ini sangat mengesankan:
> > > 
> > > "Allah menolak sikap kaum Yahudi ketika mendatangi Nabi 
Muhammad 
> > > untuk memutuskan perkara mereka dengan hukum yang berasal dari 
Al-
> > > Quran.
> > > Dalam surat al-Ma'idah ayat 43 disebutkan: tapi bagaimana 
mereka 
> > (kaum
> > > Yahudi) meminta keputusan kepadamu (Muhammad), sedangkan mereka
> > > mempunyai Taurat, yang di dalamnya ada hukum Allah? Dalam ayat 
35
> > > sesudahnya, hukum qishâsh (balasan setimpal: nyawa dengan 
nyawa, 
> > mata
> > > dengan mata dst) yang dikenal sebagai sanksi pidana dalam 
fikih 
> > klasik
> > > berasal dari hukum Taurat..."
> > > 
> > > Salam
> > > 
> > > danardono
> >
>






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/ons1pC/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke