mang ucup, saya kira ada baiknya anda maen juga ke
kampung-kampung di mana agama samawi belum masuk atau
tidak dipeluk. di mana yang namanya Friederich
Nietzsche hanya melihat sekelompok manusia dalam
homogenitas Jerman pada masanya.
di mana, agama belum diselewengkan menjadi kepentingan
ataupun alat politik seseorang ataupun sekelompok
orang.
Memang kalau dilihat dari situasi sosial, maka agama
pada akhirnya bukan membuat orang menjadi lebih baik.
tapi kecenderungannya malah membuat menjadi tidak
lebih baik. mengapa? karena umumnya orang beragama
tidak mencari tahu hakikat mengapa dia harus beragama.
mungkin kita juga harus tahu, apakah Friederich
Nietzsche beberapa saat sebelum dia menghembuskan
nafar terakhirnya masih sempat berfikir bahwa Tuhan
itu layak dibunuh atau tidak.
saya teringat ketika ada anekdot yang mengatakan
begini :
seorang guru bertanya kepada muridnya tentang
eksistensi tuhan. si guru menantang murid-muridnya
untuk membuktikan keberadaan Tuhan. jelas tak satupun
yang bisa membuktikan secara konkrit.
lalu si guru mengatakan, bagaimana mungkin kita bisa
mempercayai adanya Tuhan?
saat itulah salah seorang muridnya bertanya ; "Apakah
Profesor percaya pada akal dan pernah melihatnya?"
Si guru memastikan bahwa dia tak pernah melihatnya.
lalu si murid kembali bertanya, "Lalu bagaimana Anda
bisa mempercayai bahwa akal itu ada?"
saya kira, bicara tentang Tuhan dan bagaimana membunuh
Tuhan, adalah pertanyaan kesekiaan. Karena sebelum
sampai pada pertanyaan itu, meskinya kita bertanya
dalam hati paling dalam, benarkah Tuhan itu ada dan
mengapa dia ada?
begitu menurutku mang ... maaf sebelumnya. baru kali
ini bicara di sini. saya penghuni lama yang tak
bicara-bicara. sekarang bolehlah yaaa ....
salam,
--- [EMAIL PROTECTED] wrote:
>
> mang Ucup, kasian juga orang itu, dia tidak bisa
> membanding kan agama-agama
> yang lain dia pikir agama yang ada di atas bumi ini
> hanya kristen dan
> menyimpulkan
> hal-hal yang tidak logis ...
>
> Tuhan itu bukan khayalan manusia, dia membuktikan
> keberadaan dirinya dengan
> muzizat-2 yang diberikan kepada utusan Tuhan seperti
> Nabi-nabi ... nabi
> Isa mempunyai
> muzizat bisa menghidupkan orang mati, bisa
> menyembuhkan penyakit lepra,
> nabi Muhammad dengan air yang keluar dari tangannya
> dan muzizat nabi
> Muhammad
> adalah al-Qur'an itu sendiri ... Nabi Musa bisa
> mengalahkan fir'aun ...
> jadi Tuhan itu
> real ada kalau kita hubungkan dengan Muzizat yang
> kejadiannya diluar batas
> logika dan
> pengetahuan manusia untuk bisa memahaminyan ....
>
> salam
> yustam
>
>
>
>
>
> WARNING KERAS ! Sebaiknya langsung di delete,
> apabila imannya lemah !
>
> Pertanyaan pertama yg pasti timbul adalah: "Apakah
> Allah bisa dibunuh ?" -
> Jawsabannya: "Bisa !" - Ludwig Feuerbach (1874-74)
> melalui tesis
> "Projektionstheorie" nya ia menyatakan bukanlah
> Allah yg menciptakan dunia
> dgn segala isinya, melainkan sebaliknya Allah itu
> hanya sekedar ciptaan dan
> angan2 manusia saja. Jadi agama itu sendiri hanyalah
> suatu proyeksi dari
> manusia. Jadi satu pemikiran yg salah apabila kita
> menyatakan bahwa manusia
> itu diciptakan sesuai dgn image Allah, melainkan hal
> yg kebalikannyalah yg
> benar dimana Allah itu diciptakan oleh manusia
> sesuai dgn image maupun
> kemauannya.
>
> Begitu juga surga & neraka ini hanya sekedar
> dongeng saja, yg tercipta
> dari
> angan2, ilusi gambar2 yg dibentuk oleh manusia itu
> sendiri, melalui daya
> khayalnya. Jadi apabila Anda ingin membunuh Allah
> cobalah hilangkan semua
> ilusi atau angan2 tsb; otomatis Allah akan mati dgn
> sendirinya. Manusia yg
> beragama adalah manusia yg miskin, karena ia telah
> melemparkan kekayaan
> kodratnya ke dlm dunia khayalannya. Manusia yg
> menyembah Allah adalah
> manusia yg menyembah dirinya sendiri.
>
> Apabila manusia itu ciptaan dari Allah ? Kenapa kita
> tidak dilahirkan dgn
> sifat dan keinginan untuk percaya akan adanya Allah
> ? Bukankah ini
> merupakan
> persyaratan mutklak bagi semua ciptaan-Nya ? Ketika
> bayi brol dilahirkan,
> ia
> memiliki rasa lapar, haus maupun sakit. Ketika ia
> mulai tumbuh, ia mengenal
> rasa takut, kecewa, sedih maupun senang, tetapi
> tidak ada kebutuhan untuk
> percaya kepada Allah. Manusia baru membutuhkan
> Allah, pada saat ia mulai
> konfrontasi dgn problem kehidupan, sedangkan bagi
> anak2 kecil, Allah itu
> tidak beda jauh daripada Santa Claus yg bisa
> memberikan dan mengabulkan
> se-gala2nya begitu.
>
> Dan kita harus akui bahwa sifat ke-kanak2an kita ini
> sampai saat ini masih
> tetap ada, anak kecil baru membutuhkan ayah atau
> ibunya apabila ia lagi
> marah atau menangis, tetapi pada saat ia bisa
> bermain dgn bahagia ia tidak
> membutuhkan orang tuanya, begitu juga dgn diri kita,
> pada saat kita kena
> musibah, sakit dll-nya barulah membutuhkan figur
> Allah sebagai penghibur
> dan
> penenang hati nurani kita.
>
> Orang percaya akan adanya Allah, karena kita percaya
> akan adanya jiwa, jadi
> mengharapkan adanya kehidupan setelah kematian,
> padahal adanya jiwa itu pun
> sebenarnya tidak pernah bisa dibuktikan dan juga
> ditentang secara ilmiah,
> hal inilah yg ditulis oleh J. Godrfroi dlm bukunya
> "Was ist Pyschologie",
> padahal pskologi itu sendiri adalah ilmu pengetahuan
> tentang gejala dan
> kegiatan2 jiwa.
>
> Saya cantumkan disini CV dari orang yg telah dikaui
> dan juga mendapatkan
> julukan sebagai "Sang Pembunuh Allah = God Killer".
> Ayahnya seorang
> Pendeta,
> meninggal dunia pada saat ia berusia 5 th, dididik
> secara disiplin dgn
> keras
> dlm kehidupan keagamaan yg taat. Dlm usia 10 th ia
> sudah dapat menulis
> puisi
> dan menghafal Alkitab dgn baik, sehingga ia mendapat
> julukan "Sang Pendeta
> Kecil". Pernah mengutarakan, bahwa ia bersedia mati
> sahid untuk Allah.
>
> Studi teologi, tetapi setelah satu tahun ia
> mengakhiri studinya. Berontak
> menentang agama, dimulai dgn tidak mau mengikuti
> perjamuan kudus, bahkan
> akhirnya tidak mau menginjak gereja lagi. Dlm usia
> 24 th mendapat tawaran
> untuk jadi jadi Guru Besar sastra dan bhs Yunani
> kuno.
>
> Ia menilai bahwa Allah itu lemah & sakit jiwa dan
> agama Kristen itu
> merupakan musibah yg terburuk bagi seluruh umat
> manusia. Mengarang buku yg
> berjudul "Ilmu Pengetahuan Gembura" dlm bhs Jerman
> "Die froehliche
> Wissenschaft " dimana antara lain ia menulis: "Allah
> sudah mati. Dan
> kitalah
> yg membunuh-Nya. Kita saling menghibur, si pembunuh
> dan semua pembunuh-Nya?
> Dia Mati berdarah melalui pisau kita, siapakah yg
> akan menghapus darah tsb
> dari kita ?"
>
> Tetapi baru dlm buku berikutnya yg berjudul "Sabda
> Zarathustra" dlm bhs
> Jerman = "Also sprach Zarathustra" yg membuat ia
> menjadi terkenal sebagai
> "God Killer". Karena seorang filsuf Zarathustra yg
> menjadi tokoh dlm buku;
> yg oleh orang lain dianggap gila ber-teriak2
> disebuah pasar dgn mengatakan
> bahwa: "Allah sudah mati dan kita semua yg
> membunuhnya ".
>
> Yg tercantum diatas tsb adalah CV dari filsuf Jerman
> Friederich Nietzsche
> (1844 - 1990) yg lebih dikenal sebagai "Sang
> Pembunuh Allah - God Killer".
> Allah telah dibunuh olehnya, dimana dgn kematian
> Allah, ia mengangkat
> derajat manusia menjadi Allah atau menjadi "Manusia
> Agung" (Uebermensch =
> dlm bhs Jerman).
>
> Yg menjadi bahan pertanyaan apakah mungkin dgn
> kemajuan teknologi maupun
> pengetahuan yg dimiliki oleh umat manusia sekarang
> ini atau dimasa yg akan
> datang ini, kita dapat membunuh eksitensi Allah di
> dalam alam pikiran
> maupun
> kehidupan umat manusia ?
>
> Mang Ucup - The Drunken Priest
> Email: [EMAIL PROTECTED]
> Homepage: www.mangucup.org
>
>
>
>
> ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor
>
>
***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat
> Persahabatan. Menuju Indonesia yg
>
=== message truncated ===
__________________________________
Start your day with Yahoo! - Make it your home page!
http://www.yahoo.com/r/hs
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org!
http://us.click.yahoo.com/Ryu7JD/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/