"..dalam pengertian itu, kendati muslim mudah-mudahan saya pun bisa menjadi "budha," tks carla....."
Tepat 1000%, mas. Karena "buddha" dalam bahasa Sanskerta berarti tercerahkan bathiniah, terlepas kepercayaan apapun (karena sang Sidharta tak membuat agama). Dari sisi falsafah theologia, ajaran sang Sidharta BUKAN agama, bukan organized thought. Tetapi jalan menuju pembebasan, dan finally kebahagiaan bathiniah. dalam ajaran beliau, tak ada "mereka" dan "kami", tak ada " yang percaya" dan "yang tak percaya". Setiap manusia diundang untuk menguji, baru menerima..ehipassiko. Kalau tak menerima juga tak apa apa. Tak ada ancaman. Sebagaimana kita kala dibangku sekolah. Kita kerjakan PR kita baik baik dan belajar rapi untuk ujian, kita mungkin sekali, lulus. tak melakukannya, mungkin takkan lulus. Kalau belum lulus ya tinggal kelas, yang lulus sampai ditujuan. Tetapi, tak ada "dead end". Umat Buddha, ratusan tahun stelah beliau wafat baru mengorganisasi diri, menjadi lembaga lembaga ke Buddhaan. Ada yang mengambil aliran Mahayana, ada yang Hinayana. Tetapi intinya, adalah just simply tercerahkan. Bebas dari ke Akuan (anatta), bebas dari kemelakatan (passions), bebas dari dukkha. Taraf ini, kalau saya perhatikan pustaka pustaka theologia, dapat diraih oleh manusia berbagai agama, menurut jalan syariah masing masing. Puasa, dalam Islam, juga jalan untuk membebaskan diri, step by step dari kemelekatan. Ini juga dijalankan dalam agama Katholik, Hindu, Buddha dan lain lain. Mungkin, bagi kebanyakan dari kita, there is still a long way to Tipperarry...there is a long way to go. But, let us start to go.. Salam Danardono --- In [email protected], Nugroho Dewanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > >From: "Carla Annamarie" <[EMAIL PROTECTED]> > >To: <[email protected]> > >Cc: <[email protected]> > >Sent: Friday, October 28, 2005 12:34 AM > >Subject: Re: [ppiindia] Re: dialog santun Kristen-Islam > > > > > > > > dalam Agama budha, wujud ke-tuhanan dapat dilihat dalam wujud perbuatan > > > baik atau darma dan pengosongan diri, semakin banyak darma dan semakin > > > banyak manusia mengosongkan diri untuk hal2 yang ragawi,semakin tinggi > > > manusia itu dalam menuju Budha, dalam budha ada suatu kepercayaan bahwa > > > intinya setiap manusia dapat menjadi seorang Budha..reward dari berdarma n > > > pengosongan diri dari hal2 ragawi adalah menjadi seorang Budha.., sudah > > > menjadi idealisme orang2 yang beragama budha untuk menjadi seorang > > > "Budha",menjadi seorang "Budha" adalah seorang yang telah mencapai > > > nirwarna. > > > > ============ > > dalam pengertian itu, kendati muslim mudah-mudahan > saya pun bisa menjadi "budha," tks carla..... > > selamat menyongsong hari kemenangan untuk > semua..... > > salam, > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery. http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

