** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List ** ** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: ** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ ** ** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral scholarship, kunjungi http://informasi-beasiswa.blogspot.com **Refleksi: Kalau para petinggi negara secara langsung atu tidak langsung melakukan teror apakah perlu ada defenisi?
++++ http://news.antara.co.id/seenws/?id=21654 Oct 28 13:57 PEMERINTAH PERLU RUMUSKAN DEFINISI "TERORISME" SESUAI DENGAN KEPENTINGAN NASIONAL Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah Indonesia perlu merumuskan definisi "terorisme" yang berpijak pada kepentingan nasional dalam perundang-undangan negara, kata seorang pengamat masalah internasional di Jakarta, Jumat. "Saya pernah mengusulkan kepada Komisi Hankam Dewan Pertimbangan Agung (sebelum lembaga ini bubar-red.) agar terorisme didefinisikan sebagai 'setiap tindakan yang berpotensi menghancurkan Negara Kesatuan Republik Indonesia'," kata kandidat doktor Universitas Islam Internasional (IIU) Malaysia, Adian Husaini. Sejauh ini, belum ada definisi tentang terorisme yang baku. Bahkan negara-negara anggota PBB pun masih berdebat tentang apa itu terorisme. Hanya saja, penggunaan istilah itu cenderung ditujukan untuk Islam, katanya. Selama ini, Israel yang jelas-jelas melakukan tindakan terorisme negara terhadap rakyat Palestina tidak disebut "teroris", karena terorisme itu adalah sebuah wacana politik yang maknanya ditentukan oleh "yang kuat", kata Adian yang juga ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) itu. Dengan definisi terorisme yang berpihak pada kepentingan bangsa ini, siapa pun yang mengancam NKRI dapat disebut teroris yang dapat dijerat UU anti terorisme, katanya. Gembong RMS, Alex Manuputi, yang menyerang dan membunuh rakyat pro NKRI di Maluku maupun Lasykar Kelelawar yang menyerang para santri di Poso beberapa tahun lalu adalah teroris karena tindakannya berpotensi menghancurkan NKRI, katanya. Menurut Adian, selama ini mereka yang disebut teroris hanya terbatas pada para pelaku aksi terorisme di Bali dan beberapa tempat di Tanah Air, namun tidak halnya dengan para separatis Organisasi Papua Merdeka, pemalsu uang, pengedar narkotika dan obat-obatan terlarang, serta koruptor. "Padahal gerakan separatis, pemalsu uang, pengedar narkoba, dan koruptor itu jelas-jelas membahayakan NKRI dengan jumlah korban yang lebih banyak. Jadi, jangan hanya pelaku Bom Bali II yang menewaskan 23 orang saja yang disebut teroris," katanya. (*) LKBN ANTARA Copyright © 2005 Syarat Penggunaan [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/ ** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List ** ** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: ** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ ** ** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral scholarship, kunjungi http://informasi-beasiswa.blogspot.com **

