http://www.harianterbit.com/artikel.php?kategori=HEADLINE&id=33501
4 December 2005 - 10:28


Islam Tidak Dapat Dihubungkan Dengan Terorisme



SEMARANG-Islam tidak bisa dikaitkan dengan terorisme karena Islam mempunyai 
ajaran yang luhur sementara terorisme jauh dari nilai-nilai Islam yang rahmatan 
Lil Alamin. Hal itu dikatakan Ketua Ikatan Da'i Indonesia (Ikadi) Jateng Drs. 
Fachrur Rozi M.Ag. 

Kekuatan ekstrim tidak hanya terjadi pada umat Islam, tapi ada pada setiap 
penganut agama, katanya pada acara Musyawarah Kerja Wilayah,  (Muskerwil)I 
Ikatan Da'i Indonesia (Ikadi) Jateng di Bandungan, Kabupaten Semarang, Sabtu 
(3/12). 

Ia mengatakan, ekstrimisme Yahudi yang akan menghancurkan Masjidil Aqsho di 
Palestina, Hindu yang membantai umat Islam dan menghancurkan Masjid di Ayodya 
India, Irlandia dan Poso Sulawesi yang beragama Nasrani. 

Semua melakukan kekerasan dengan mengatasnamakan agama. Tapi Ikadi yakin itu 
adalah pemahaman yang salah terhadap ajaran agamanya. Karena itu sorotan 
terhadap terorisme tidak boleh diajukan hanya pada umat Islam. Tidak boleh 
menjadikan umat Islam Indonesia sebagai pesakitan, katanya. 

Ikadi juga mendorong, mengimbau dan mendukung aparat kepolisian untuk lebih 
profesional dalam menangani terorisme. "Kejadian salah tangkap seperti kasus 
jamaah tabligh di Purnasari Kota Semarang jangan sampai terulang lagi," 
katanya. 

Menurut dia, menangani terorisme jangan beralih dan berubah menjadi mengawasi 
dan mecurigai aktivis Islam, apalagi secara 

berlebih-lebihan. Umat Islam perlu menumbuhkan tali ukhuwah, menjauhi prasangka 
dan curiga yang tidak beralasan kepada sesama muslim. Banyak aktivis muslim 
yang tidak terkait dan tidak mengerti dengan terorisme mempunyai tampilan fisik 
yang hampir mirip dengan orang-orang yang dicurigai sebagai teroris. 

Oleh karena itu, kata dia, sikap hati-hati dan waspada jangan berubah menjadi 
curiga yang berlebihan kepada sesama muslim. Saling silahturahmi dan ta'aruf 
antara umat Islam menjadi penting. 

"Mendorong dan mengajak umat Islam untuk meningkatkan pemahaman tentang Islam, 
agar tidak mudah terprovokasi dan diperalat oleh pihak yang tidak bertaggung 
jawab yang ingin mengadu domba antar umat beragama dan umat dengan aparat," 
katanya. 

Sekretaris Ikadi Jateng Nur Efendi S.Sos menambahkan, Ikadi muncul untuk 
memberikan pemahaman tentang Islam yang rahmatan Lil Alamin, mengoptimalkan 
Da'i dalam meningkatkan ukhuwah Islamiyah dan peningkatan kualitas umat 
Islam.(ant/ideka) 


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/cRr2eB/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke