MEDIA INDONESIA Selasa, 06 Desember 2005
Metamorfosa Negara Islam Indonesia Al-Jamaah Al-Islamiah atau yang populer dengan sebutan JI (Jemaah Islamiyah) menjadi kontroversial di Tanah Air. Nama organisasi itu disebut-sebut berada di belakang pelaku pengeboman di Bali serta Hotel JW Marriott dan Kedutaan Besar Australia di Jakarta. Warga negara Malaysia Nasir Abas, yang pernah menjadi Ketua Mantiqi (Wilayah) Tsalis III dalam struktur JI mengaku sudah menyatakan keluar dari JI. Berikut petikan wawancara wartawan Media Selamat Ginting dengan Nasir Abas baru-baru ini di Jakarta. Apa yang dimaksud dengan organisasi Jemaah Islamiyah? Jemaah Islamiyah (JI) adalah nama sebuah kelompok yang terbentuk sekitar awal Januari 1993. Yang dipimpin oleh Abdulah Sungkar. Pada akhir 1989, Abdulah Sungkar wafat dan digantikan oleh Abu Bakar Ba'asyir. Memang benar, Jemaah Islamiyah adalah kata lain atau nama lain dari umat Islam. Tapi kata ini digunakan oleh sebuah kelompok, untuk menamakan kelompoknya. Jadi JI hanyalah nama atau sebutan yang dipakai oleh sekelompok orang. Sebenarnya, kelompok yang menggunakan nama JI ini bukan hanya kelompok yang dipimpin Abu Bakar Ba'asyir. Di Pakistan pun ada Jemaah Islamiyah. Begitu pula di Mesir. Sebenarnya, nama kelompok ini pada awalnya adalah Al-Jamaah Al-Islamiyah, tetapi sering disebut oleh para anggotanya sendiri sebagai Jemaah Islamiyah. Pertama kali nama kelompok JI ini mulai muncul pada akhir 2001, datangnya dari Malaysia dan Singapura. Saat pemerintah kedua negara menangkap anggota kelompok JI. Sehingga yang pertama kali tersebar di dunia ataupun di masyarakat adalah Jemaah Islamiyah. Selain itu, Al-Jamaah Al-Islamiyah ini merupakan pecahan dari jemaah Darul Islam atau dikenal dengan Negara Islam Indonesia (NII), yaitu kelompok yang melanjutkan perjuangan NII. Jadi metamorfosa untuk NII. Apa yang menjadi ciri khusus JI bila dibandingkan dengan organisasi lainnya? JI atau kelompok Al-Jamaah Al-Islamiyah sama seperti organisasi yang lain. Ada pemimpin, ada struktur, dan pembagian kerja. Bedanya, kalau organisasi yang lain resmi terdaftar, tampak di permukaan, kelompok JI tidak terdaftar. Perbedaan kedua, prinsipnya adalah rahasia. Organisasi ini melaksanakan tanzim sirri, artinya organisasi rahasia. Tidak muncul di permukaan. Rahasia ini adalah membatasi maklumat. Membatasi informasi baik kepada sesama anggota, apalagi kepada masyarakat yang bukan anggotanya. Makanya tidak semua anggota JI ini tahu nama sebenarnya dari kelompok yang mereka ada di dalamnya. Sesama anggota juga tidak semuanya saling mengenal, kalau tidak diperkenalkan. Tidak semua tahu buku pedoman JI, yaitu Pedoman Umum Perjuangan JI (PUPJI). Karena buku ini tidak perlu diketahui oleh anggota biasa. Itu hanya digunakan oleh pimpinan. Setingkat wakalah (perwakilan) ke atas. Karena pimpinan itulah yang akan melaksanakan pedoman itu. Anggota biasa hanya ikut. Jadi tidak semua anggota JI mengetahui semua yang ada di dalam JI. Kalau organisasi lain punya atribut, lambang-lambang tertentu, JI tidak ada. Bagaimana dengan ciri-ciri fisik anggotanya, apakah ada perbedaan khusus dengan organisasi lain? Tidak ada. Itu pilihan masing-masing. Siapa yang memelihara jenggot, silakan. Siapa yang mau celananya dinaikkan di atas mata kaki, silakan. Jadi tidak ada keharusan memelihara janggut, atau celana harus menggantung. Karena JI memahami, pakaian dalam Islam itu adalah pakaian yang menutup aurat. Begitu juga jilbab, tidak harus memakai jilbab hitam atau kelabu yang panjang dan bercadar. Yang penting menutup aurat. Kenapa organisasi ini tidak terdaftar dan dirahasiakan? Itu yang harus menjawab bukan saya. Yang menjawab harusnya pimpinan JI. Saya masih dalam tahap pimpinan bawah. Bahwa mereka harus menetapkan dalam buku pedoman itu organisasi ini adalah tanzim sirri (rahasia) atas dasar apa, saya tidak tahu. Kalau menurut pemahaman Anda pribadi, kenapa organisasi ini bersifat rahasia? Menurut pemahaman saya, karena misi kelompok JI adalah menegakkan negara Islam. Kelompok ini melanjutkan perjuangan NII. Kemudian, di antara kegiatan-kegiatan JI, selain dakwah, pendidikan, ekonomi, kegiatan sosial, juga terdapat pengiriman anggota-anggota ke tempat-tempat konflik. Pengiriman anggota untuk mendapatkan latihan militer di tempat-tempat konflik. Hal ini tentu saja melibatkan penggunaan alat-alat perang. Jadi untuk menjaga agar organisasi ini tidak terbuka, ya disembunyikan dan dirahasiakan. Bahkan kepada sesama anggota, tidak semuanya tahu ada orang yang dikirim ke Filipina, Ambon, Poso, Pakistan, atau Afghanistan. (*/P-3) [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital. http://us.click.yahoo.com/cRr2eB/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

