meskipun MUI tidak pernah melarang orang kristen utk 
beribadah dgn terang2an....tapi secara tidak langsung mereka 
sdh mengeluarkan fatwa anti pluralisme itu...yg nyata2 bikin 
kalangan grassroots' kalang kabut nutup2 n merusak rumah yg 
dipakai kebaktian...
apa ga boleh kebaktian di rumah? apa ga boleh berdoa dan 
berkumpul bersama?
saya tidak mempermasalahkan bahwa mereka (MUI) 
menganggap kristen itu adalah org2 kafir, tapi caranya toh 
kenapa gak sedikit berperi kemanusiaan..apa mesti dgn cara 
merusak dan marah2? vandalisme edan...seperti hewan yg 
berebutan lahan berburu, kesurupan...

kalau emang belum tepenuhi syarat2 hukum dan birokrasinya, 
bisa kan melalui polisi?dan polisi jg tanpa 'diingatkan', pasti jg 
akan menindak 'gereja liar' itu...
apa iya harus bikin aliansi anti pemurtadan? lalu menyegel dan 
merusak?
itu diluar akal sehat...
apalagi yg menyedihkan, laskar2 itu adalah bikinan 'orang 
kuat'...susah utk ditindak karena punya pelor.

setiap tahun, di kantor saya diadakan 'silahturahmi' antar 
agama.
kalo lagi lebaran ya kita mengundang ustadz utk berkotbah dan 
makan malam bareng
dan sebaliknya waktu natal dan paskah, kitapun melakukan hal 
yg sama...
dan gak ada itu yg namanya 'kamu kristen', dan 'kita islam'...kita 
akur dan ga ada polarisasi...
enak toh kalo kaya gitu dan akhirnya saya jg ga mempedulikan 
orang beragama apa...yg penting akur akur dan akur...

grasias,









--- In [email protected], "Lina Dahlan" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Mengapa harus tengok yang dikit, kalo yang banyak 
ada?...he..he...
> Ini teori prosentase. Berapa banyak rumah ibadah yang telah 
dibangun 
> selama ini dan berapa banyak yang telah dibumihanguskan 
ketika 
> situasi politik memanas?
> 
> Saya terempati kalau seluruh umat Kristen ato minoritas di 
Indonesia 
> gak boleh beribadah. Adakah larangan itu dari pemerintah ini 
atau 
> MUI?
> 
> Mengenai berita-berita tsb, sudah saya katakan harus dilhat 
case per 
> case..seperti yang dikatakan Gus Solahuddin itu (yang telah 
mencoba 
> terjun ke dalam satu kasus ini). Kalau kita mudah 
mengenaralisir 
> masalah, itu artinya kita masih mudah diadu domba. Masih 
cetek.
> 
> Sudah saya ceritakan juga seorang teman saya yang minta 
tolong waktu 
> komunitasnya mau membangun gereja itu kan? Persyaratan 
hukumnya aja 
> belum lengkap. Gimana bisa membantu? Membangun rumah 
ibadah itu kan 
> sama saja dengan membangun gedung sekolah, gedung 
pasar, gedung 
> perkantoran.
> 
> Dear Alvin, kalo yang saya baca dari ceritanya Gus Solahuddin 
mereka 
> diserbu bukan karena kemurtadannya, tapi karena tak ada ijin. 
Jadi 
> coba tertib hukum aja deh. Kita sama-sama tertib hukum. 
Saya akan 
> usahakan dilingkungan saya supaya umat Islamnya tertib 
hukum, jangan 
> main hakim sendiri kalo terjadi sesuatu pelanggaran hukum. 
Moga2 dgn 
> demikian, aparat hukum bisa bekerja lebih enak. Semoga 
aparat hukum 
> gak usah mengcreate laskar-laskar....he..he..sori ye pak 
aparat...
> 
> wassalam,
> 
> --- In [email protected], "Alvin Daniel" 
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > untuk lina,
> > saya juga percaya 100% cerita anda ttg teman2 yg beribadah 
di 
> > senayan dll...
> > tapi coba tengok sedikiiiit aja ke berita di media ataupun 
> > kerabat2 yg lain, yg tiggal di daerah bandung, bekasi dan 
> > tangerang...begitu banyaknya rumah yg diserbu karena 
mereka 
> > sedang beribadah dan berdoa bersama, oleh pihak2 yg 
> > mengaku bahwa peribadatan disana murtad...
> > sebagai seorang manusia, apa anda tidak sedikit merasa 
> > ter-empati...melihat orang2 yg sedang berdoa, lalu diserbu 
dan 
> > diserang tanpa perlawanan dan perlindungan aparat?
> >
>






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today!
http://us.click.yahoo.com/LeSULA/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke