Subject: [fkipunram] Dari salah satu media
Menlu Malaysia Soal Kerusuhan di Sydney: Ektrimisme Juga Ada di
Komunitas yang Bukan Muslim13/12/2005 09:33 WIB
Eramuslim - Kerusuhan rasial di Sydney berlanjut hari Senin (12/12)
kemarin. Lebih dari 30 orang terluka dan 16 orang ditangkap dalam
kerusuhan terburuk dalam sejarah negara Kanguru itu. Aparat
kepolisian mengatakan, lebih dari 5.000 anak muda warga kulit putih
dengan mengenakan bendera Australia, melontarkan kata-kata berbau
rasis dan menyerang orang-orang yang mereka anggap sebagai keturunan
Arab.
Aparat mencoba menghalang para perusuh itu dengan menggunakan alat
pemukul dan penyemprot. Dua orang paramedis yang mencoba
menyelamatkan orang-orang yang diserang, ikut menjadi korban.
Stasiun televisi setempat sempat merekam sekelompok remaja perempuan
yang menyerang wanita lain yang tidak diketahui asal etnisnya.
Seorang remaja kulit putih dipunggungnya bertuliskan,"We grew here,
you flew here." Ada juga yang menuliskan "100% Aussie pride."
Kerusuhan di Sydney dengan sasaran warga keturunan Timur Tengah
mengundang keprihatinan negara Malaysia. Menteri Luar Negeri
Malaysia, Syed Hamid Albar mengatakan, kerusuhan itu menunjukkan
bahwa ektrimisme bisa terjadi di mana saja, di komunitas dan agama
apa saja.
"Ini menunjukkan bahwa ektrismisme tidak khas hanya pada umat Islam
atau Asia atau orang-orang yang bertampang Arab saja," katanya.
Sementara itu, sejumlah pemuka Islam di Australia, juga menyesalkan
terjadinya kerusuhan tersebut. Forum on Australia's Islamic Relation
(FAIR) menyebut kerusuhan itu bukan ciri orang Australia. Para
pemuka Islam di Queensland menyatakan, setiap orang harus bersatu
untuk meredam ketegangan.
Juru bicara Islamic Council of Queensland Sultan Deen menegaskan,
tidak ada maaf bagi tindakan penyerangan yang dilakukan para pemabuk
yang menyerang orang-orang yang bertampang Timur Tengah.
Ketua Australian Arabic Council Rolland Jabbour menyatakan, "Warga
Arab Australia sudah seringkali difitnah, diperlakukan rasis,
dilecehkan dan merasa ketakutan akan tindakan kekerasan bernuansa
rasis selama bertahun-tahun, kerusuhan ini akan makin membuat
ketakutan itu makin meningkat."
Kerusuhan rasial yang berlangsung sejak Minggu malam kemarin, meluas
ke kota-kota pesisir Pantai Sydney yang berpenduduk 4 juta jiwa itu.
Perdana Menteri Australia John Howard menyatakan apa yang dilakukan
warga kulit putih tidak bisa dibenarkan.
"Menyerang orang atas dasar ras mereka, perawakan dan etnis sama
sekali tidak bisa diterima dan selayaknya dihindari oleh semua warga
Australia darimanapun latar belakang dan politik mereka," kata
Howard.
Sejumlah pengamat berpendapat, kerusuhan di Sydney akibat kesalahan
pemerintah Australia sendiri yang kerap melontarkan pernyataan soal
kemungkinan ancaman dari warga Muslim ke Australia serta adanya
undang-undang anti teror baru yang seolah-olah ditujukan untuk para
imigran asal Arab dan negara-negara Muslim lainnya.
Sejauh ini, PM Howard selalu menolak peringatan bahwa pernyataan-
pernyataan yang dikeluarkannya terkait dengan keberadaan warga
Muslim bisa memicu kemarahan. Jumlah Muslim di Australia
diperkirakan sebanyak 300 ribu orang atau sekitar 1,5 persen dari 20
juta total penduduk negeri Kanguru itu. (ln/iol)
Muslifa Aseani
Jalan Kanfer Utara V 244 Banyumanik Semarang
www.bayipertama.com?id=lucky
www.smsbisnis.com/?id=081542342635 {semua no, kecuali Pro XL]
www.superdialup.com?id=ONHQQC
www.myidol88.blogspot.com
Open Minded&Positive Thinking, Good Combination 4 Ur Brain
---------------------------------
Yahoo! Shopping
Find Great Deals on Holiday Gifts at Yahoo! Shopping
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
For $25, 15 Afghan women can learn to read. Your gift can make a difference.
http://us.click.yahoo.com/_smZ4B/SdGMAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/