Sebenarnya perlakuan warga 'bule' di ausie itu tidak adil...apalagi mengatasnamakan 100% australia, itu bullshit. karena ausie itu berpenduduk asal aborigin dan bukan org kulit putih. kalau mereka mau mengusir orang arab, sebaiknya introspeksi dulu siapa mereka sebenarnya. bule ausie toh juga hasil kolonialis kerajaan inggris dan belanda di abad 17, dan sebelum itu isinya orang2 aborigin..yang akhirnya malah dibunuh dan dibersihkan. manusia punya kecenderungan utk melawan segala nya yg berbeda diluar dirinya. bahkan bangsa homogen seperti afrika pun mengalami hal yg sama, kulit sama hitam tapi perang suku jalan terus sperti di kongo dan sudan. amerika pun hasil penjajahan inggris, tapi bedanya mereka 'ga terlalu' rasis seperti di ausie..orang kulit hitam sprti collin powel masih bisa jadi petinggi negara. terbayang kan? betapa susahnya mengurus indonesia yg ultra-heterogen?
================================================ --- In [email protected], aseani setiyadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > Subject: [fkipunram] Dari salah satu media > > Menlu Malaysia Soal Kerusuhan di Sydney: Ektrimisme Juga Ada di > Komunitas yang Bukan Muslim13/12/2005 09:33 WIB > > Eramuslim - Kerusuhan rasial di Sydney berlanjut hari Senin (12/12) > kemarin. Lebih dari 30 orang terluka dan 16 orang ditangkap dalam > kerusuhan terburuk dalam sejarah negara Kanguru itu. Aparat > kepolisian mengatakan, lebih dari 5.000 anak muda warga kulit putih > dengan mengenakan bendera Australia, melontarkan kata-kata berbau > rasis dan menyerang orang-orang yang mereka anggap sebagai keturunan > Arab. > > Aparat mencoba menghalang para perusuh itu dengan menggunakan alat > pemukul dan penyemprot. Dua orang paramedis yang mencoba > menyelamatkan orang-orang yang diserang, ikut menjadi korban. > > Stasiun televisi setempat sempat merekam sekelompok remaja perempuan > yang menyerang wanita lain yang tidak diketahui asal etnisnya. > Seorang remaja kulit putih dipunggungnya bertuliskan,"We grew here, > you flew here." Ada juga yang menuliskan "100% Aussie pride." > > Kerusuhan di Sydney dengan sasaran warga keturunan Timur Tengah > mengundang keprihatinan negara Malaysia. Menteri Luar Negeri > Malaysia, Syed Hamid Albar mengatakan, kerusuhan itu menunjukkan > bahwa ektrimisme bisa terjadi di mana saja, di komunitas dan agama > apa saja. > > "Ini menunjukkan bahwa ektrismisme tidak khas hanya pada umat Islam > atau Asia atau orang-orang yang bertampang Arab saja," katanya. > > Sementara itu, sejumlah pemuka Islam di Australia, juga menyesalkan > terjadinya kerusuhan tersebut. Forum on Australia's Islamic Relation > (FAIR) menyebut kerusuhan itu bukan ciri orang Australia. Para > pemuka Islam di Queensland menyatakan, setiap orang harus bersatu > untuk meredam ketegangan. > > Juru bicara Islamic Council of Queensland Sultan Deen menegaskan, > tidak ada maaf bagi tindakan penyerangan yang dilakukan para pemabuk > yang menyerang orang-orang yang bertampang Timur Tengah. > > Ketua Australian Arabic Council Rolland Jabbour menyatakan, "Warga > Arab Australia sudah seringkali difitnah, diperlakukan rasis, > dilecehkan dan merasa ketakutan akan tindakan kekerasan bernuansa > rasis selama bertahun-tahun, kerusuhan ini akan makin membuat > ketakutan itu makin meningkat." > > Kerusuhan rasial yang berlangsung sejak Minggu malam kemarin, meluas > ke kota-kota pesisir Pantai Sydney yang berpenduduk 4 juta jiwa itu. > Perdana Menteri Australia John Howard menyatakan apa yang dilakukan > warga kulit putih tidak bisa dibenarkan. > > "Menyerang orang atas dasar ras mereka, perawakan dan etnis sama > sekali tidak bisa diterima dan selayaknya dihindari oleh semua warga > Australia darimanapun latar belakang dan politik mereka," kata > Howard. > > Sejumlah pengamat berpendapat, kerusuhan di Sydney akibat kesalahan > pemerintah Australia sendiri yang kerap melontarkan pernyataan soal > kemungkinan ancaman dari warga Muslim ke Australia serta adanya > undang-undang anti teror baru yang seolah-olah ditujukan untuk para > imigran asal Arab dan negara-negara Muslim lainnya. > > Sejauh ini, PM Howard selalu menolak peringatan bahwa pernyataan- > pernyataan yang dikeluarkannya terkait dengan keberadaan warga > Muslim bisa memicu kemarahan. Jumlah Muslim di Australia > diperkirakan sebanyak 300 ribu orang atau sekitar 1,5 persen dari 20 > juta total penduduk negeri Kanguru itu. (ln/iol) > > > Muslifa Aseani > Jalan Kanfer Utara V 244 Banyumanik Semarang > www.bayipertama.com?id=lucky > www.smsbisnis.com/?id=081542342635 {semua no, kecuali Pro XL] > www.superdialup.com?id=ONHQQC > www.myidol88.blogspot.com > Open Minded&Positive Thinking, Good Combination 4 Ur Brain > > > > > --------------------------------- > Yahoo! Shopping > Find Great Deals on Holiday Gifts at Yahoo! Shopping > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital. http://us.click.yahoo.com/cRr2eB/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

