Ijazah Paskah Suzetta Diragukan Suwarjono - detikcom Jakarta - Belum genap satu bulan duduk di kursi Kabinet Indonesia Bersatu (KIB), isu tak sedap menerpa Menteri Negara PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta. Beredar kabar cukup kencang di kalangan politisi yang meragukan ijazah S1 dan gelar MBA kader Partai Golkar ini.
Isu ini awalnya hanya bisik-bisik di internal Partai Golkar, yang mempersoalkan masuknya Paskah Suzetta ke kabinet. Bisik-bisik tersebut mengabarkan Paskah sejak muda tidak pernah mengenyam pendidikan tinggi. "Kami sangat yakin, jika Paskah punya ijazah S1 atau gelar lain, didapatkan dari membeli. Karena kawan-kawan di Bandung mengatakan Paskah tidak pernah kuliah," ujar sumber detikcom, Jumat (16/12/2005). Beberapa media massa menyebutkan dalam biodata mantan Ketua Komisi XI ini tertulis sebagai alumni Fisip Universitas Padjajaran, Bandung. Namun, banyak yang meragukan Paskah pernah kuliah di Unpad. Demikian juga soal kabar gelar MBA yang disandang Paskah. Informasi yang berhasil dikumpulkan detikcom, Paskah Suzetta dikabarkan mendapatkan ijazah dari Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Ilmu Politik (STISIP) Garut, Jawa Barat. Ijazah tersebut didapatkan saat menjelang dirinya mengajukan menjadi calon legislatif. "Saat itu Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat mensyaratkan semua caleg harus sarjana. Maka beberapa orang yang belum sarjana terus mengurusnya, termasuk melakukan berbagai cara. Mereka meminta bantuan Tjetje Hidayat. Paskah akhirnya mendapat ijazah bersama dengan Sarwoko, Irwan Sukardja dan Benny Tamara," kata sumber tersebut. Bersama dengan beberapa orang kader Golkar inilah Paskah akhirnya masuk STISIP. Sewaktu terdaftar di STISIP, mantan Ketua DPD REI Jawa Barat ini mengikuti ujian persamaan di Unpad Bandung. Sedangkan mengenai gelar MBA yang disandang Paskah, Harian Sore Sinar Harapan yang terbit Kamis (15/12/2005) menyebutkan Paskah mendapat gelar MBA dari STIE IPWI. Namun, pihak IPWI membantah jika kampus tersebut telah mengeluarkan ijiazah untuk Paskah. "Kami sudah telusuri nama tersebut di bagian akademik, namun tidak ditemukan. Lagi pula, pada tahun tersebut, IPWI sudah tidak lagi menyelenggarakan program MBA karena dilarang pemerintah dan digantikan program Magister Manajemen. Terakhir, program MBA diselenggarakan IPWI pada tahun 1993," kata Rasipan yang bekerja di IPWI sejak 1993, seperti dikutip harian tersebut. (jon) [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today! http://us.click.yahoo.com/LeSULA/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

