44.  MURSYID AT-TARBIYYA 
Oleh Mawlana Shaykh Muhammad Hisham Kabbani
Michigan, Fenton, 19 December, 2001
Taken from www.mevlanasufi.blogspot.com 


Tahap tertinggi dari irshad bagi ulama dalam
membimbing ummah adalah Murshid at-Tarbiyya, 
“al-‘ulama warithat al-anbiya.” Semua ilmu awliya
hanyalah setetes saja dari Samudera Ilmu Nabi s.a.w.,
yang dibukanya untuk semua awliya. Dari awal hingga
akhir itu hanyalah setetes dari Samudera, jadi
bayangkan saja apa yang diberikan Allah S.W.T. kepada
Nabi s.a.w.

Tulisan serial ini adalah tentang Mursyid Hakiki dan
Awliya Thariqat Naqshbandi. Mereka yang mendapat
kesempatan untuk berjama’ah dengan mereka, maka
memiliki kesempatan untuk mendapat manfa’at dari
mereka. Mereka yang tidak memiliki kesempatan itu atau
belum mengambil bay’at‘ dengan salah satu Mursid
demikian itu, maka mereka  telah kehilangan
kesempatannya.

Suatu kali Grandshaykh Sharafuddin membahas apa yang
dikirimkan awliya. Pada majelis itu terdapat ribuan,
kadang-kadang ratusan ribu murids dalam jema’ahnya.
Satu malam mereka duduk dan seorang asing datang.
Shaykh Sharafuddin memandang kepada jantungnya dan
mengamati bahwa orang itu tidak memiliki kesempatan
untuk memperoleh manfa’at ajaran luhur yang umumnya
datang dalam majelis yang demikian itu.

Untuk mencegah majelis itu jangan sampai turun tahap
(maqam)nya dan agar supaya mempertahankan itu pada
tahap tinggi, dia berkata, “Wahai anakku. Aku sedang
memikirkan kamu.” Dia tidak mau menyia-nyiakan waktu
murid dengan berbicara pada tahap (maqam) rendah atau
dengan mendapat pertanyaan (dari orang yang baru
datang itu), dst. Yang akan mengganggu aliran
informasi. Shaykh Sharafuddin memiliki  sebuah jubah
yang sangat indah sebagai hadiah kepadanya dari Sultan
Abdul Hamid. Jubbah itu didekorasi dengan tujuh ratus
ribu keping emas, penuh dengan rajutan benang emas,
dsb. 

Dia ingin menunjukkan kepada murid nya bahwa dia tidak
memiliki ikatan kepada jubah itu dibanding dengan
nilai dari majelis itu, maka dia berikan jubbah itu
kepada orang asing itu. Orang asing itu sangat
bergembira, dan pada saat yang sama khawatir bahwa
shaykh itu akan mengambil jubbah itu kembali, maka dia
pamit secepatnya. Itulah sebabnya suhbat seperti itu
hanyalah bagi pengikut ahl as-sunnah wal-jama‘at yang
berpegang teguh pada setiap sunnah dan pemahaman
hakikat spiritual.

Kita menjelaskan sebelum ini tiga macam murshid :
tabarruk, tazkiyya, dan tasfiyya. Tiga tahap yang
berbeda ini dapat saja terjadi di tariqat manapun.
Murshid tariqat manapun dapat mencapai tiga tahap ini.
Namun tahap Murshid at-Tarbiyya hanya terdapat di
tariqat Naqshbandi. Allah  swt telah menganugerahkan
(tahap) itu kepada tariqat Naqshbandi. Tahap apapun
yang dicapai para mashaykh tariqats lainnya itu,
mereka hanya mencapai tahap Murshid at-Tasfiyya. Namun
Mursid  Naqshbandi dan telah mencapai tahap tarbiyya
telah melewati tiga tahap yang digambarkan sebelumnya
itu. 

Murshid at-Tarbiyya, pembimbing yang menaikkan murid,
agar supaya mencapai tahap itu dia harus mencapai
tahap ijtihad, al-ijtihad al-mutlaq (absolute). Bukan
hanya dalam shari’ah, tetapi juga dalam haqiqat. Dalam
bahasa Arab hal itu adalah sama dengan, tawkeel
al-shamila, kuasa mewakili (the power of attorney).
Terdapat power of attorney umum (general) dengan kuasa
khusus, dan kuasa yang lebih luas, terdapat pula power
of attorney lengkap (complete). Dan di atas itu, dalam
tradisi Arab kita, terdapat wakalat shamila kamilat
mutlaqa: power of attorney umum, lengkap dan
tak-berakhir.  

Dalam Islam, Hukum Ilahiah yang kita ikuti, shari‘ah,
ditujukan kepada situasi kehidupan secara luas,
pikiran terbuka. Kita dapat berpisah dan kemudian
bercerai tanpa kembali kepada pasangan kita, tanpa
berbicara kepadanya. Kita dapat mengawini seseorang
yang tidak hadir (in absentia), dan berkumpul dengan
pasangan itu pada waktu kemudian. Jadi Murshid
at-Tarbiyya ini diberikan kuasa umum, lengkap dan
tak-berakhir dalam membuat putusan juristik shari‘ah,
maupun putusan dalam hal hakikat. Ini adalah murshids
yang dimaksud Allah dalam sabda Nya, rijaalun sadaqu
ma ‘ahadallahu ‘alayh; mereka mendapat kepercayaan
penuh Allah.

Grandshaykh Abdullah Faiz, semoga Allah mensucikan
ruhnya, berkata terdapat sembilan awliya yang doanya
akan diterima Allah dan merubah apapun yang mereka
minta dari (yang tercantum dalam) lawh al-mahfoudh.
Mujtahid mutlaq in shari‘ah and haqiqat.  Ketika
Grandshaykh ditanya oleh Grandshaykh-nya, Shaykh
Sharafuddin, untuk menerima tahap irshad seperti itu
oleh shaykh-nya, dia berkata, “Jika engkau bertanya
saya menjawab tidak.” Shaykh Sharafuddin berkata, “Ini
adalah perintah dari Nabi s.a.w..” Grandshaykh
berkata, “Jika itu adalah perintah, ala raasee
wal-ayn.  Maka saya akan menurutinya, tetapi kalau itu
hadiah (pemberian), maka saya tidak menerima tanggung
jawab seperti itu. Saya tidak menerima, kecuali dengan
satu syarat.” Malam itu dalam pertemuan awliya dalam
majlis nabi-nabi, Grandshaykh Sharafuddin
mendiskusikan situasi itu dengan Nabi s.a.w.. “Dia
tidak menerima, kecuali dengan satu syarat.” Nabi
berkata, “Tanyakan apa syaratnya.” 

Hari berikutnya dia mendatangi murid-nya, dan
mengikuti perintah Nabi Muhammad saw., Shaykh
Sharafuddin bertanya kepada Shaykh Abdullah apa
syaratnya.  Shaykh Abdullah menjawab, “Dalam masa kini
terdapat begitu banyak kegelapan, kebodohan
(ketidak-pedulian), kebohongan, penghianatan, racun,
dan penipuan. Dalam kegelapan seperti itu yang hadir
pada masa kini, tidaklah cukup setahun atau limabelas
tahun atau seratus tahun untuk mencapai keberhasilan
spiritual tahap manapun. Murid-muridku, mereka bahagia
dalam majlis saya. Tetapi begitu mereka berjalan
keluar pintu, nafsu buruk akan menyeret mereka ke
bawah lagi. Jadi mengapa membuang waktu saya, jika
lebih baik saya membaca awrad dzikir saya sendirian.”
Shaykh Sharafuddin berkata, “Jadi apa yang kamu
kehendaki ?”

Shaykh Abdullah berkata, “Saya menginginkan sebuah
hadiah dari Nabi s.a.w., bahwa barang siapa duduk
dalam majlis saya, mendengarkan pembicaraan saya,
tanpa melakukan apapun atas prakarsanya sendiri, saya
mohon izin untuk mengangkat dia kepada tahap saya.
Tidak hanya itu, jika saya berbicara tentang wali yang
manapun dalam majlis saya, wali manapun yang saya
sebut, saya menghendaki murid-murid saya diberi
perkenan mendapatkan tahap wali itu. Jika tidak, saya
tidak memerlukan (jabatan – tahap) itu.” Kamu lihat
tahap Murshid at-Tarbiyya? Dia tahu bahwa kita tidak
akan mendapatkan apapun dengan upaya kita sendiri.
Seperti seorang ayah dengan anaknya, dia menanggung
seluruh tanggung-jawab. Bahkan ketika mereka telah
dewasa dan hilir mudik di jalanan, orang tua akan
berbuat terbaik untuk anak mereka.

Grandshaykh Sharafuddin berkata, “Saya akan tanyakan.”
Dalam diwan al-awliya Shaykh Sharafuddin berkata,
“Abdullah Effendi menyampaikan syarat demikian.”

Nabi s.a.w. berkata, ana raadi, anaa raadi, ana raadi
- “Saya terima! Saya terima!  Saya terima!” dengan
tangannya diletakkan di dada (jantung)nya. Dan dia
menambahkan, “Tak seorang walipun sebelum ini yang
memohon  kepada saya seperti itu untuk murid-murid
nya.” Itu berarti Nabi s.a.w.tidak menunggu kita untuk
maju (progress) dalam tariqat, karena dia tahu kita
tak dapat berbuat apa-apa pada waktu ini. 

Kita adalah mujtahidin mutlaq, yang berarti tidak
seorangpun dapat membuat sebuah deduksi (kesimpulan
khusus) ketetapan juristic dari shari‘ah atau haqiqat
kecuali Murshid at-Tarbiyya; dia adalah yang
tertinggi. Di atas kuasa itu, dia harus jauh mendalami
dan mendapatkan hakikat dan kepastian dan mendapatkan
pengakuan kebenaran (authenticated) bagi semua ilmunya
dan mendapatkan konfirmasi/pembuktian dari semua
ilmunya yang berada dalam kawasan ‘ilm al-yaqeen, ‘ayn
al-yaqeen and haqq al-yaqeen.

Tahap murshid ini mirip dengan saluran digital yang
kini kita miliki (dalam bidang komunikasi),
multiplexed dari satu satellite, signals yang dapat
dilihat dan didengar serentak, dan bukan maya namun
sangat nyata, dengan kepastian lengkap.  Murshid
at-Tarbiyya itu tidak sedang mengalami imaginasi atau
illusi, namun sesungguhnya hidup dalam waktu atau
tempat itu, dengan memiliki kapasitas pendengaran dan
penglihatan mutlak (paling tinggi yang dapat dimiliki
manusia).

Murshid itu hadir di semua kenyataan sebagaimana dia
hidup dimasa lalu, masa kini dan bahkan masa datang,
sampai saat Hari Pengadilan. Allah S.W.T. 
mengkaruniakan kepadanya lima elemen yang berbeda dari
Irshad: Pertama adalah Asuhan Allah (inayatullah),
kedua   Asuhan Nabi, penampakan dan dukungan (inayat
an-nabi), ketiga Asuhan para Pembimbing Terdahulu dan
penampakan (vision) (inayatanmin al-murshideen
al-‘idham), Keempat Asuhan Grandshaykhnya (inayat
al-murshid) dan Kalima Asuhan dan penampakan dari dua
malaikat di pundak bahu kanan dan kiri (inayat Kiram
Katabeen).

Murshid ini diperkenankan mengetahui semua rincian
dari Hari Perjanjian, ketika ruh ditanya, “Bukankah
Aku Rabb-mu?” Mereka berkata, “Ya.” Allah bertanya
kepada ruh “Siapa Aku dan siapa kamu?” Ruh menjawab,
“Engkau adalah Rabb kami dan kami adalah abdi Mu.”
Pada saat itu Allah merencanakan semua hal yang semua
orang harus lakukan dalam hidupnya sebagai tanggung
jawabnya.  Itu adalah ‘alam al-meethaq – Dunia
Perjanjian.  Pada saat itu, Murshid at-Tarbiyya berada
di sana dan mengetahui nya secara rinci dan ketika dia
datang ke dunia dia masih ingat saat itu dan
rinciannya.  

Berapa orang Murshid at-Tarbiyya datang sejak masa
Nabi s.a.w. hingga sekarang?  

Allah memberinya ilmu dari semua Awliya-ullah, dari
sejak saat Sayyidina Adam sampai kepada Hari
Pengadilan, dengan nama dan ilmu mereka. Ini adalah
kunci khusus seorang Murshid at-Tarbiyya. Para shaykh
adalah pewaris para Nabi. Bukan seperti ulama masa
kini yang terkadang mereka begitu tidak peduli, mereka
hayan memiliki satu macam ilmu saja, yaitu Ilmu
Syariah. Sedangkan ‘Ulama Pewaris Nabi adalah Ulama
salih dan bersungguh-sungguh , dan mereka mewarisi 
kedua-dua macam ilmu : ‘ilm ash-shari‘ah (hukum) dan
‘ilm al-haqiqat (spiritualitas).

Karakteristik lain yang diberikan kepada Murshid
at-Tarbiyya oleh Allah adalah perubahan apapun yang
terjadi pada lawh al-mahfoudh, dia tahu tentang itu.
Sedang untuk 24,000 napas setiap murid, murshid itu
akan tahu status muridnya dan tahap (maqam) dari
setiap napas ini. Metabolism, pernapasan, tahap
kimiawi, reaksi syaraf, dan buluh capillaries
terkecil, dia menyadari setiap dan masing-masing
perubahan di dalamnya.  Jika kamu menaruh pipa capiler
(yang lebih kecil dari sehelai rambut) dalam satu
garis, mereka mencapai jarak dari bumi ke bulan.
Terdapat tiga trilliun sell dalam tubuh. Murshid
at-Tarbiyya itu menyadari kesemuanya. Semua keterangan
ini, kemampuan dan kuasa datang dari setetes Samudera
Nabi s.a.w.

Orang masa kini bermain-main di dunya ini. Itulah
sebabnya ketika mereka mulai menyadari hakikat ini
mereka meninggalkan perhatian mereka terhadap dunya
ini. Hanya satu kali menyelam kedalam Samudera Hakikat
ini telah mendatangkan kebahagiaan cukup bagi mereka,
dalam hidup ini dan di Kehidupan Abadi.

Murshid at-Tarbiyya harus tahu sumber kehidupan
murid-nya, ilmu murid-nya di dunya, dan kondisi tubuh
murid itu dari sejak diciptakan hingga pada Hari
Pengadilan.

Dia harus mengetahui setiap huruf Arab, yang berada di
lawh al-mahfoudh, karena itu adalah lughat ahl
al-jannat. Apapun yang tertulis di sana, dia harus
tahu berapa huruf dituliskan dari awal hingga akhir. 
Bukan (hanya) dua puluh tujuh huruf  dari alphabet,
namun setiap huruf sebagaimana muncul di lawh
al-mahfoudh, satu demi satu, dianggap sebagai sebuah
huruf  tunggal (individual). 

Wa min Allah at-tawfiq bi hurmat al-Fatiha.

wassalam, arief hamdani
HP 0816 830 748
[EMAIL PROTECTED]
   
ALAMAT ZAWIYAH DZIKIR DI JAKARTA dan SEKITARNYA

Dzikir Khatm Khwajagan Kamis  22 Desember 2005, Isya
Berjama'ah. 
Zawiyah Tomang Jl. Mandala Selatan No.16 Tomang,
Jakarta Barat
   
Zawiyah Cikarang
Masjid Jami Darussalam, Jl Kedasih IV, Cikarang
Baru,Kawasan Perum Jababeka Setiap Selasa, mulai
Magrib Berjamaah, Dzikir Khatam Kwajagan Isya
Berjamaah, Bada Isya, Kajian Tasawuf. informasi: Arief
Hp.0816-830-748
   
Zawiyah Ragunan Jl.Poncol Vila Ragunan Permai Kav
1,Ragunan Jakarta Selatan. Kediaman Bp. Syamsudin.
Zawiyah Pangkalan Jati Jl. Pangkalan Jati 1 No. 71,
Pondok Labu, Jakarta Selatan. Zawiyah Brawijaya,
JAKARTA Setiap Jumat : Khususwanita, mulai 11.00 wib
Jl. Brawijaya 1A No.16,Jakarta Selatan. Zawiyah Teuku
Umar Setiap Sabtu ( Kecuali ada Perubahan ) Ba’da
Ashar, Jam 16.00 Jl. Teuku Umar No.41, Jakarta Pusat
   
Zawiyah Sanggar Bulungan
(dibelakang Kolam Renang Bulungan, Rumah Kayu)
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dzikir Khatam
Kwajagan, Marawis Salawat, Darwis Rumi Setiap Senin
Malam, jam 20.00 Arief HP 0816 830 748
   
Zawiyah Syaikh KH. Mustafa
Jl. Hasbi 40, Otista, Jakarta Timur Setiap Kamis
Malam, Ba'da Isya informasi: Handi Biantoro tel.
0818-965-852 email: [EMAIL PROTECTED]
   
Zawiyah Cinere
Jamaah Tabligh Naqshbandiyun. Dzikir setiap Rabu Malam
(umum)  Jam 21.00 Ladies Dzikir: Minggu Sore, bada
Ashar Jl. Villa Terusan No.16, melalui Villa Cinere
Mas informasi: Syaikh Barkah 742-1938 atau
0817-9105-704
   
Zawiyah Kebun Jeruk Jl. Kelapa Dua Raya No.1, Kebun
Jeruk,  Jakarta Barat. Kediaman Bp. Ahmadin. Zawiyah
Cempaka Putih Jl. Cempaka Putih Raya No. 114, Cempaka
Putih, Jakarta
Zawiyah Tomang Jl. Mandala Selatan No.16 Tomang,
Jakarta Barat
   
CIANJUR
Ajengan KH. Bunyamin, Tipar Caringin, Panembong
Cianjur Setiap Kamis Malam, Bada Isya  mulai jam 20.00
malam
   
CIPANAS
Pesantren Toriqul Huda, Pasekon gg. bunga dekat
Restoran Simpang Raya, Setiap kamis malam bada Isya
Ustad Dudi HP 0813814 89282
   
A C E H :
Jl. Teuku Muhammad Salleh No.2 Lambhuk, Banda Aceh
Informasi: Ust. Zamhuri Ramli al-Hafidz HP.
0812-939-0774, Rumah 0651 - 26951
   
P A D A N G : Informasi: Effendi (0811-661-285)
P E K A N B A R U
Jl. Farmasi No. 24 Pekanbaru 28111, Tel 0761-38289
Kediaman Dr. Chairuddin Lubis Sp.BO
   
B A T A M : 
Pesantren Yusuf Syafi'i, Syaikh M. Yusuf Ridwan
Asyafi'i, Bengkong Permai Komplek Nurul Jadid RT 01 RW
01 Blok D No. 10, Kelurahan Bengkong Laut Batu Ampar
Pulau Batam. HP. 08136445 3322 Syaikh Riady, Bengkong
Abadi 2, Jl. Cendrawasih Blok A/127 Batam 29432, Tel
0778-411289. Setiap selasa malam dan kamis malam,
Informasi: Yandri Irzaq (0812-702-2415)
   
SUKABUMI: 
K.H. Ece Supriyatna Pesatren Daarus Syifa HP
0811-115-875
  
BANDUNG: 
Setiap Ahad pagi, jam 08:00 s/d 10:30: Pondok
Pesantren Al-Qur'an Al-Falah I - Cicalengka Nagrek KM
28 Bandung Pimpinan K.H.Q. Ahmad Syahid
(022-794-9781)Informasi: H.Q.Rif’at Syahid
(0815-715-5776) H. Muhammad Hadid
Subki(0852-2040-2127). BANDUNG KOTA Insidentil Setiap
Bulan sekali Jl. Cimanuk No. 37, Bandung 
Informasi: Hadid Subki 0852-2040 2127, Telp.022-727
4913
   
PEKALONGAN: Ki Taufiqurrahman Pesantren
At-Taufiqy,Wonopringgo Informasi Nurcholis HP 0815
4801 9453

SURABAYA: Syaikh Sentot (031-788-2476) 081330130897 

T U B A N KOTA - JAWA TIMUR
Perum Siwalan permai praja no 3. Telp. 0356 320193,
0356 329886 (Made) HP. 081331213660 (Made)0356 0356
611660 (Ali). Jadwal Zikir Malam senin dan Malam
Jum,at ba'da isya di Mantingan Senori. Malam Jum'at di
Jl. Teuku Umar 9A Belakang depot Barokah. Desa
Mantingan - Senori Tuban 
   
S E M A R A N G:
Zawiyah Al Mubarokah, Dukuh Sandan, Desa Waru
Mranggen, Semarang Informasi: Riza Alamsyah ,
[EMAIL PROTECTED] Contact Riza Alamsyah
081325632124 Soetoro 08122504779, Ajib Susanto
0818455527 Munir 08164247573, Arif Rahman 085225087435
Pusatindo Komputer, Jl. Imam Bonjol no.74 024-3540609
   
S I N G A  P O R E :
Zawiyah Syaikh Zakaria, Singapore TAMPINES ST 34 BLOK
362 #05-379. Syaikh Zakaria Hp 98364094.
   
M A L A Y S I A
Pusat Zikir Naqshbandi di Malaysia dan nombor telefon
untuk dihubungi: Kuala Lumpur - Saudara Ahmad Nazim
(012) 913-8449 (English speaking) dan Bro. Mus (012)
382-9050 (Bahasa Melayu). Alor Setar, Kedah - Saudara
Rosli (012) 419-4265 Kota Bharu, Kelantan - Saudara Ku
Din (019) 966-3993 Alamat Dergah Pulau Pinang : No 24,
Cangkat Minden Jalan 16, Minden Height, 11700 Pulau
Pinang (Hubungi saudara Isa: 016-4703441)
   
A U S T R A L I A
Perth Dzikir: 66A Ashburton Street, Bentley, Western
Australia 6102. Perth, Australia. Arslan Telephone:
+61894583336 , Arslan Mobile: +61418947149 Leyla:
+61439647140 Email: [EMAIL PROTECTED]

Sydney Address: 2/37-41 Boronia Road, Greenacre 2190,
NSW, Sydney, Australia. Phone: +61297080001 Mobile:
0425227237 Hatem Shalak: +61409048014 ,
Ashaari:+61422213084  Email:[EMAIL PROTECTED]
   
Melbourne Address: 13 Herbert St,Broadmeadows 3047
Melbourne (VIC) Hazem Omran Phone : +6139390-5127 
Mobile: +61423023126 Email: [EMAIL PROTECTED] 
   
Haqqani Merchandise
(order: HIDAYAT 0816-183-3572)Tersedia : buku, DVD,
CD, kaset, foto, poster, parfum, kufi, kuff, rompi,
turban, tasbeh
   
YAYASAN HAQQANI INDONESIA
Jl. Teuku Umar 41 Jakarta 10310 tel.dan fax. (62-21)
315-3014 email: [EMAIL PROTECTED] Group:
[EMAIL PROTECTED]
http://www.haqqani.net  

ALAMAT DAN JADWAL DZIKIR NAQSHBANDI HAQQANI DUNIA
www.mevlanasufi.blogspot.com

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org!
http://us.click.yahoo.com/wlSUMA/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke