42. MURSHID AT-TAZKIYYA
Oleh Mawlana Shaykh Muhammad Hisham Kabbani
Michigan, Fenton, 19 December, 2001
Taken from www.mevlanasufi.blogspot.com 


Sebagaimana telah dikatakan, terdapat empat kategori
Murshid. Pertama adalah Murshid at-Tabarruk. Murshid
ini membimbingmu untuk melaksanakan beberapa bentuk
ibadah seperti dhikr dan pembacaan al Qur’an, untuk
mendapat hadiah dari Allah . 

Kategori kedua adalah Murshid at-Tazkiyya. Dia
membimbingmu dalam proses pencucian yang disebut
tazkiyat an-nafs. Bagaimana seseorang mencuci /
mensucikan diri sendiri ?  Perju angan jenis apa yang
harus dilewati seseorang agar supaya mencapai kendali
atas nafsu/keinginan nya ? Nabi menggambarkan
perjuangan ini, al-jihad an-nafs, sebagai jihad
al-akbar dalam hadith ini :

"Kami kembali dari jihad al-asghar kepada jihad
al-akbar.”Para shahabatnya menanyakannya, “Apakah
jihad al-akbar?” artinya, “Apa yang lebih hebat dari
memerangi para tak-beriman, di jalan Allah dan
berharap mati setiap sa’at?” Dia menjawab, “Jihad
al-nafs.”

Adalah sangat sukar untuk melawan diri sendiri. Adalah
mudah untuk memerangi musuh seseorang, karena engkau
tahu dia musuhmu, namun dirimu tak akan pernah
mengatakan padamu dia adalah musuhmu. Nabi s.a.w.
mengatakan : Barang siapa menjamin (mengekang) apapun
di antara kedua rahangnya dan kedua kakinya, saya
menjamin baginya surga. Nafsu/keinginan adalah apapun
yang datang dan pergi dari mulut dan apapun yang
berproses dari nafsu sexual, shahwat al-haraam. Jihad
an-nafs memberikan kendali terhadap keinginan seperti
itu. 

Dirimu sendiri tak akan membiarkan kamu mengendalikan
itu. Mereka akan selalu dalam sebuah
perlawanan/perkelahian denganmu. Lidah akan selalu
menginginkan makanan paling enak. Dalam berjuang
melawan diri sendiri, pertama tama adalah keinginan
akan makanan. Kadang kalian menginginkan jenis makanan
terbaik, selalu mencari berbagai jenis makanan. Jika
kalian telah memiliki sepuluh, engkau menginginkan
duabelas. Mata kalian selalu lapar !

Nabi s.a.w. bersama para sahaba, sering sekali makan
sisa kuah daging, tanpa daging sedikitpun. Mereka
mencelupkan roti ke dalam saus/kuah, menganggapnya
satu makanan lezat, dan mereka berbahagia,
alhamdulillah. Hari ini, oh! Kita menginginkan begitu
banyak makanan, dikapalkan dari negeri lain, untuk
membuat berbagai macam makan exotic !  Jadi, pada
tataran ini, melarang lidahmu makan barang haram dan
bahkan kekenyangan, adalah sangat penting. 

Bergosip, bohong, menyebarkan kekacauan dan
merencanakan pemberontakan – semua ini melewati lidah
dan harus dihindarkan karena itu berasal dari shaytan.
Seseorang yang menggemari praktek tersebut menjadi
seperti seekor burung merak   sombong. Fir’aun menjadi
begitu sombong, berkata, “Akulah Pangeran (Rabb) mu
Yang Maha Tinggi.” Dia tidak (mau) melihat siapapun
lebih tinggi darinya.

Murshid at-Tazkiyya menghancurkan keinginan seperti
ini. Bagaimana  Caranya ?  Yaitu dengan menunjukkan
bagaimana mengikuti jejak  Nabi s.a.w. melawan diri
sendiri  atas empat musuh: Nafs, Dunya, Hawa, dan
Shaytan. Setiap orang memiliki empat musuh ini melekat
pada dirinya, tanpa kecuali. Murshid ini mengajari mu
untuk berjuang terhadap musuh ini dengan mengikuti
sunnah Nabi Muhammad s.a.w.

Sebagai tambahan, Murshid at-Tazkiyya memiliki
pengetahuan lengkap tentang empat Madzhab  dalam
Islam. Dia harus tahu riwayat hidup dan semua hukum
fiqh, pendapat jumhur ulama dan ajaran agama dari Imam
Abu Hanifa, Imam Malik, Imam Shafi‘i, dan Imam Ahmed.
Agar supaya membimbing murid, Murshid tahap ini
(harus)  memiliki akses spiritual lengkap yang dibawa
ke-empat imams legendaris ini, dan dia dapat mengikuti
mereka tanpa salah sedikitpun, atau kalau tidak begitu
dia tidak akan dapat membimbingmu.

Semua qualitas seorang Murshid at-Tabarruk harus
dipegang oleh seorang Murshid at-Tazkiyya dan di atas
itu dia harus memiliki ilmu dari empat madh’hab, dan
dia harus memiliki ijaza-nya. Lembaga masa kini
mengabaikan tradisi ini dengan memberikan PhDs. Dari
awal Islam sampai dengan tiga puluh sampai empat puluh
tahun lalu, tidak terdapat PhD, hanya ada ijaza -
izin. Shaykh mengakui muridnya telah menyelesaikan
pelajaran mereka dibawah bimbingannya, dan memberi
wewenang mereka untuk mengajar. Shaykh harus menerima
ijaza nya dari shaykh sebelumnya, mengikuti jejak
matarantai ke belakang yang berujung pada salah satu
dari empat imam.  

System ini telah dimusnahkan habis dalam jangka waktu
lima puluh tahun terakhir ini. Kini Islam dipelajari
dalam system universitas yang tiada hubungannya dengan
bagaimana Islam diajarkan selama empat belas abad.
Itulah sebabnya ulama Islam masa kini tidak memiliki
cahaya, tetapi hanya perhatian kepada kekayaan dan
titel dimana ulama masa lalu sama sekali tidak
memiliki perhatian. Ulama masa lalu duduk di
sudut-sudut masjid, mengajari murid mereka cinta,
toleransi, dan barakah Islam. 

Ulama masa kini mengajari bagaimana puasa, bagaimana
untuk menimbulkan kekacauan, menukil dan menempelkan
dari al Qur’an dan Hadith, mengajari murid mereka
untuk menyebarkan kebingungan.  Mengapa Muslims tidak
berhasil ? Karena mereka sangat jauh dari agama
mereka. Orang seperti kita, kami bukan pemimpin, dan
kami bukan presiden. Kami tak dapat membuat perubahan.
Mereka yang dapat melakukan perubahan jauh dari Islam;
mereka adalah Muslim dalam nama saja.

Murshid at-Tazkiyya memulai dengan la ilaha ill-Allah.
Apa yang pertama kali dibawa Nabi s.a.w. : La ilaha
ill-Allah. Ketika kalimat itu terbentuk dalam diri,
bagaimana empat musuh itu dapat menyerangmu ? Bila
kamu percaya akan itu, dan memegang teguh percaya akan
akhira, kamu tidak dapat terlibat kesalahan apapun.
Kami katakan (kalimat) itu hanya dengan lidah, namun
tidak dengan perbuatan. Jika kita katakan itu dalam
kebenaran dengan lidah dan perbuatan, Allah dan Nabi
Nya akan mendukung (menolong) kita. Jangan mengira
kita tidak akan menghadapi kesukaran. Apakah Nabi
s.a.w. menderita oleh ummatnya ? Dia berkata :

"Tiada seorang Nabipun dilukai atau diciderai ummatnya
sebagaimana saya dilukai diciderai oleh ummat saya. 
Dia adalah Utusan (Rasul) paling baik, namun Allah
mengiriminya dengan kesukaran untuk melihat pondasinya
dan ta’at azasnya. Maka laa ilaha ill-Allah hanya
terbentuk dalam diri Nabi Muhammad saw., karena dia
adalah pembawa kalimat tersebut yang paling sempurna.
Jika seorang dari ulama masa kini mengangkat satu
kakinya dari bumi dan terbang, dia akan begitu
sombong, dan ummat akan mulai menyembahnya.

Nabi saw. pergi Isra dan Mi’raj. Dalam sebuah tubuh
fisik yang dibuat sesuai dengan hukum alam (dunia)
ini, dia bergerak (dalam ruang) melawan hukum alam
ini, ke Surga dan kembali, dan dia tidak pernah
sombong. Dia adalah sosok pribadi paling sederhana.
Dia tidak pernah mengangkat kepalanya. Kini jika
seseorang terangkat bahkan bukan terangkat dari bumi,
namun hanya terangkat ke sebuah kursi, dia menjadi
begitu sombong sehingga dia bahkan tidak mau menerima
tamu yang mengetuk pintunya. 

Janganlah menolak untuk membuka pintumu!  Murshid
at-Tazkiyya adalah seseorang yang berlari mengejar
Allah. Allah mengiriminya abdi yang jujur
(bersungguh), berlari menyertainya. Hal pertama yang
diajarkan kepadanya adalah la ilaha ill-Allah, untuk
membentuk tauwhid sempurna dalam pengikutnya. Ketika
itu sudah terbentuk, maka mereka dapat mengucapkan
“Allah, Allah”. Pada saat itu mereka melihat
tanda-tanda Allah dimana-mana. Kemudian mereka dapat
bersaksi: ash-hadu alla ilaha ill-Allah wa ash-hadu
anna Muhammadan Abduhu wa Rasuluh. Pada saat itulah
mereka melakukan shahada yang benar.

Tugasnya adalah menaruh asma al-jalala, “Allah, Allah”
pada lidahmu paling sedikit 24,000 kali. Orang mungkin
mengatakan bahwa itu akan mengambil waktu seharian.
Cobalah itu esok, dan katakan padaku berapa lama itu
mengambil waktu. Itu tidak akan lebih lama dari satu
jam, tetapi lebih dekat kepada setengah jam. Dan
setelah itu membaca 5000 salawat Nabi s.a.w.. Itu akan
memakan waktu setenga jam. Jadi jumlah keduanya adalah
satu jam !

Pada tahun 1996 shaykh saya, Shaykh Nazim Adil
al-Haqqani (semoga Allah mensucikan ruhnya)
memerintahkan saya ber-khalwat untuk empat puluh hari
dalam sebuah masjid di Turky. Dia berkata, “Setiap
hari katakan paling sedikit 48,000 “Allah, Allah” dan
24,000 salawat dan sepuluh juz al Qur’an. Jika kamu
menyelesaikan itu, kamu dapat melanjutkan sampai
kepada 124,000 kali “Allah, Allah” dan 48,000 salawat
dan dua puluh juz. Jika kamu menyelesaikan itu, baca
seluruh al Qur’an dan 700,000 “Allah, Allah” dan
240,000 salawat.” Hal ini sangat melelahkan. Meskipun
saya tidak pernah memenuhi bacaan harian tiga puluh
juz al Qur’an, saya mencapai 700,000 “Allah, Allah”,
48,000 salawat dan lima belas juz. Ini adalah tambahan
dari semua awrad lainnya.

Itu adalah Murshid at-Tazkiyya. Ketika mereka
mengatakan, “Lakukan itu”, mereka mengirimkan
dukungan. Bila engkau berjalan pada Jalan Nya, Dia
mendekati mu. Itu adalah sebuah hadith Qudsi, “Jika
engkau datang kepada Allah sejarak satu hasta, Dia
datang kepadamu sejarak sepuluh hasta, dan jika kamu
datang kepada Nya berjalan, Dia datang kepadamu
berlari.” Itu artinya Allah mengirim bantuan Nya,
Kuasa Nya, selama engkau memperlihatkan kemajuan.

Jika kita memperlihatkan kemajuan, Allah akan mengirim
bantuan Nya. Semoga Allah mengirimi kita bantuan Nya.
Seorang Murshid at-Tazkiyya telah memiliki semua
karakteristik dari seorang Murshid at-Tabarruk. Dia
memiliki methodanya, jalannya, dan telah mewarisi
rahasia dari Nabi s.a.w. untuk melakukan proses
pensucian kepada pengikutnya melalui perjuangan murid
di dalam diri mereka.

Murshid at-Tazkiyya harus menjadi seorang yang selalu
melakukan sunnah dan shari’ah Nabi s.a.w. dalam
tingkatan yang tertinggi, memelihara al-‘adheema. Dia
sadar terhadap pemikiran apapun yang mendatangi
pikirannya yang tidak sejalan dengan empat madzhab,
dan dia menolaknya, karena dia telah dinaikkan pada
tataran (tahap) dimana seluruh jantung dan pikirannya
diarahkan oleh empat madzhab, mengikuti sunnah Nabi
Muhammad s.a.w.

Dia telah mendapat izin untuk memberi instruksi dan
membimbing pengikutnya untuk memanggil Rabb mereka
dalam tahlil dua puluh empat ribu kali dan dengan
mengatakan dua puluh empat ribu “Allah, Allah” dan
mengatakan salawat lima ribu kali. Ketika mereka
mengatakan “Allah”, jantung dan lidah bekerja bersama,
seperti kombinasi raga dan ruh, kombinasi ruh dan
pikiran, menggunakan bentuk fisik dan bentuk ruhaniah,
menggabungkan dua elemen ini untuk membuat mereka
menjadi pencari (pejalan) pada jalan ilahiah. Setiap
kali seorang murid berkata Allah..Allah..Allah” maka
jantungnya berirama dan lidahnya berirama secara
bersamaan, terbang kepada Hadhirat Ilahiah.  

Hingga kini, murid tariqat Naqshbandi berada pada
tahap awal, jadi mereka masih pada tataran pertama.
Pada tataran itu mereka tidak dapat melihat pencerahan
jenis itu yang terkuak di hadapan mereka. Hanya di
bawah asuhan Murshid at-Tazkiyya, seorang mubtadi‘
bergerak ke tataran musta‘i, dimana Shaykh akan
menaruh pada lidahnya dhikr yang akan mengangkatnya ke
Hadhirat Ilahiah.  Murshid at-Tazkiyya dapat memanggil
Shaykh Naqshbandi  dimanapun, hidup atau mati.  

Ketika dia memanggil mereka itu,  shaykh itu akan
segera datang melalui kekuatan spiritual Murshid
at-Tazkiyya. Berapa banyak shaykhs telah mencapai
tahap wali melalui tariqat Naqshbandi? Murshid
at-Tazkiyya manapun yang memanggil, hidup maupun
tidak, mereka harus datang dan memenuhi kebutuhannya.
Dari kuasa yang diberikan Allah kepada Nabi s.a.w. ,
dia selanjutnya memberikan kepada Murshid at-Tazkiyya,
untuk Murshid itu mengetahui semua awliya-ullah di
setiap abad, dengan namanya maupun ruhaniahnya. Lagi
pula, dia memiliki hubungan dengan mereka, karena dia
memerlukan mereka dan mereka memerlukan dia. Dia harus
tahu keluasan ilmu mereka, dan dari pancuran (mata
air) ilmu yang mana  mereka melepaskan dahaga mereka. 


Pada setiap waktu khusus, dia harus tahu ilmu apa yang
sedang diterima wali itu, dan untuk hikmat dan tujuan
apa mereka menerima (ilmu) itu. Sebagai tambahan, dia
harus tahu setiap wali diantara mereka, dan dari Nabi
yang mana dia memperoleh  (mewarisi) ilmu rahasia itu,
karena setiap wali berada dalam tapak tilas satu di
antara seratus dua puluh empat ribu anbiya, menurut
hadith al-‘ulama warith at-al anbiya.

Kekhususan Murshid at-Tazkiyya lainnya adalah bahwa
dia selalu sadar akan serangan dari empat musuh (
Nafs, Hawa, Dunia dan Setan) kepada setiap muridnya.
Allah mengkaruniakan kepada mereka sebuah kekuatan
untuk bersama setiap muridnya, untuk
menjamin/memastikan empat musuh yang mana yang sedang
menyerang dan memperdaya mereka. Pada saat demikian
itu, dia akan menangkap musuh itu dan menghindarkan
mereka dari menyerang muridnya.

Dalam kawalannya, muridnya akan mencapai tahap zahid
dalam hidup ini. Mereka menjadi seseorang yang
mempersembahkan seluruh perhatiannya semata-mata untuk
membangun masyarakat yang sempurna dan ideal, kelompok
dalam masyarakat dan bangsa, dimana tidak seorang pun
membeda-bedakan terhadap ciptaan Allah. Bilamana
seorang dari muridnya merasakan kemalasan, kelelahan,
penyesalan, depresi atau perasaaan negatif lainnya,
(hanya) dengan satu kata Murshid at-Tazkiyya dapat
mengusir perasaan negatif itu dan membuat murid itu
merasa lega, santai. Itulah sebabnya jika duduk
bersama Mawlana Shaykh Nazim, itu membuang semua beban
karena daya tarik itu yang datang dari matanya.

Murshid at-Tazkiyya harus membentuk muridnya untuk
berpegang teguh pada tahap tertinggi dari shari’ah dan
sunnah Nabi s.a.w. Itu berarti disamping semua
kewajiban (fardhu), Shaykh akan mendorong murid nya
untuk mengangkat (menjalani) banyak ibadah sunnah.
Sebuah contoh adalah tentang sebuah rukhsa – engkau
punya wudu dan mempertahankan itu sampai shalat
berikutnya. Engkau tidak memperbaharui wudu itu pada
saat itu. Namun tahap kedua dari adheema adalah
membuat wudu pada setiap waktu shalat; tahap tertinggi
adalah untuk membuat ghusl(?) pada setiap waktu
shalat.

Murshid at-Tazkiyya harus memegang kuasa (kekuatan)
untuk memberi mimpi benar kepada murid.   Dalam
pengalaman saya, banyak orang datang dan mengatakan,
“Saya melihat seorang Shaykh dalam mimpi saya.”  Dia
tampak seperti ini (menggambarkan mimpinya) dan
memberikan saya sebuah barang (cindera mata) dari
Sayedena Muhammad .” Kemudian, mereka mengecek kepada
Shaykh secara berhadapan , atau mereka melihat fotonya
di Internet, atau mereka melihat seorang murid Shaykh
itu dalam sebuah mimpi padahal dia tidak mengenalnya. 

Kemudian mereka bertemu dengan Shaykh itu, dan
menyadari mereka melihatnya sebelum ini dalam sebuah
mimpi . Murshid dapat mencapai (menghubungi) siapapun
di dunia ini melalui mimpi dan penampakan.  Orang
dapat menjadi pengikut melalui mimpi dan penampakan,
membaktikan diri untuk mengikuti jalan ahl as-sunnah
wal-jama‘at pada tahap (level) tertinggi, bahkan
menerima perintah dari Shaykh melalui mimpi dan
penampakan. Begitulah kekuatan (kuasa) seorang Murshid
at-Tazkiyya.

Pada waktu itu, Murshid at-Tazkiyya akan memberikan
muridnya yaqaza, dan memelihara napasnya, kedua nya –
apakah meniup atau menghirup – harus dilakukan dengan
pengamatan bahwa pada setiap saat,  Allah  dapat
menghentikan murid itu dari meniup atau menghirup. Itu
artinya bahwa pada setiap detik, dengan baraka
Murshid, yang diambilnya dari Nabi s.a.w., murid akan
mengingat Rabb nya dengan setiap napasnya.  Kini untuk
banyak di antara kita, bernapas adalah sesuatu yang
dilakukan  tubuh secara otomatis tanpa kesadaran kita.
Kita bercakap dan kita bernapas, tanpa sadar. Kita
tidak mengingatnya. Ketika kita menyelam dalam laut,
barulah kita menyadari, untuk pergi ke permukaan dan
mengambil sehirup udara. 

Murshid at-Tazkiyya akan membuat murid nya menyadari
bahwa pada setiap saat dia diselamkan dalam sebuah
samudera, bahwa energy yang mereka serap atau
keluarkan, adalah melalui Qudra Allah. Maka mereka
akan ingat pada setiap napas untuk mengatakan “Allah,
Allah” ketika meniup dan menghirup, dan mengingat
Allah melalui sifat Nya, “Hu, Hu, Hu” atau melalui
asma Nya yang lain, tergantung pada waktu hari dan
kondisi.

Setiap hirupan dan setiap tiupan adalah dengan satu
asma Allah. Dengan setiap hirupan terdapat sepuluh
malaikat menyertai napas itu, dan sepuluh lagi dengan
setiap tiupan. Setiap malaikat diciptakan dengan
cahaya yang berbeda dari Nur Allah.  Grandshaykh
mengatakan bahwa sembilan per sepuluh dari cahaya itu
adalah dari Sayedena Muhammad s.a.w. dan
sepersepuluhnya adalah dari Nur Ciptaan. Kita tidak
dapat berasal dari Nur Allah; itu tidak mungkin. Kita
adalah abdi Allah dan tidak dapat berbagi Nur Nya.
Setiap hirupan dan tiupan adalah dengan sembilan per
sepuluh Nur Muhammad dan sepersepuluhnya dari bahr
al-qudra. Awliya mengatakan bahwa manusia memiliki
24,000 napas dalam 24 jam. Setiap hirupan dan tiupan
harus dengan dhikr-ullah. Hanya Murshid at-Tazkiyya
yang dapat meletakkan itu pada lidahmu.

Setiap napas adalah dengan dhikr-ullah, namun kamu
lalai (cuek) akan hal itu. Jika kamu mencapai tahap
lebih tinggi, kamu akan memiliki kesadaran  untuk
setiap napas. Sekali kamu mencapai keasadaran tentang
24,000 napas, Murshid akan menambah kesadaran itu
menjad 700,000 kali per hari. Hal ini disebut sebagai
kekuatan ta’i al-lisan. Mereka memekarkan waktu untuk
membuatmu memanggil Rabb mu 700,000 kali, dengan
memperpanjang waktu, tanpa membuat waktu itu lebih
besar, tetapi dengan menambah nya dengan kekuatan
lidah, sebagaimana Allah dapat membuat seluruh dunia
melalui lubang jarum tanpa membuat dunia lebih kecil
atau lubang jarum lebih besar.  Itu adalah dari
haqiqat at-ta’i – salah satu dari tujuh kenyataan
(haqq) dalam diri manusia.

Kenyataan (hakikat) mengkerutkan jarak adalah dalam
jantung manusia. Bagi seseorang yang telah mencapai
tahap ini, mereka hanya memerlukan berkata “bismillah
ir-rahman ir-raheem”dan dapat berada di sebarang
lokasi di bumi dalam sesaat. Bagaimana mereka
melakukan hal itu ? Kini kamu bergerak dengan raga
fisik kamu. Raga dibatasi oleh hukum fisika dunia,
gaya berat, dsb. Ketika kamu bergerak, kamu bergerak
dengan kemampuan itu. Kamu menggunakan sebuah
kendaraan, seperti sebuah mobil, yang memiliki
kekuatan fisik untuk membawamu. Untuk bergerak dengan
lebih cepat kamu menggunakan sebuah pesawat terbang.
Itu memiliki mesin yang lebih kuat yang akan
membawamu. Jadi mengapa kita terheran-heran, ketika
kita dapat menerbangi sebuah jarak yang, sebagai
contoh, satu abad yang lalu akan memakan waktu tiga
tahun untuk mencapainya, katakan dari China ke Mecca?
Jika pada waktu itu kamu mengatakan, 

“Sesuatu akan membawamu lewat udara satu hari nanti,”
orang akan mentertawakan kamu.  Jadi awliya-ullah
menemukan energy yang lebih kuat  yang dapat membawamu
: energy ruhaniah. Mobil dan pesawat menggunakan bahan
bakar yang berasal dari kedalaman bumi. Itu (sesuatu) 
dipisahkan (di-isolasi - retret) dari sekeliling
dengan dirinya sendiri dan itu menjadi energy, sedang
sebelumnya itu adalah sesuatu yang lain, dan Allah
tahu apa itu. Ruh terkait dengan surgawi. Jadi Allah
tahu energy apa yang ada di dalamnya. Jika seorang
awliya mau bergerak, mereka membawa raga dan
menaruhnya di dalam ruh dan kemudian bergerak dengan
kecepatan ruh. Kemudian ketika mereka sampai di
tujuan, mereka mengeluarkan raga dari ruh dan ruh
memasuki kembali raga itu. Mengapa kita dapat menerima
kenyataan dengan sebuah pesawat, tetapi tidak
menerimanya pada kasus raga dan ruh ?  Itu memerlukan
pondasi atau landasan iman kepada hal yang gaib (tak
nampak). Awliya menggunakan kekuatan yang sama untuk
mengkerutkan jarak ( bumi terlipat / folded space).

Energy dapat membawa apapun. Untuk mengangkat sebuah
blok besi dua ton  , engkau membawa sebuah crane, dan
dengan sebuah mesin kecil, itu dapat mengangkatnya.
Mengapa kita memandang bahwa kekuatan ruh  sebagai
tidak berfungsi ? Kalian dapat memanfa’atkannya,
dengan menggunakan kekuatan yang dikembang kan oleh
para wali. Ta’i al-lisan adalam mirip dengan ta’i
al-makan. Jika kamu mau membuat dhikr 24,000 kali,
kamu dapat dengan mengulang-ulang “Allah, Allah”
dengan setiap hirup dan tiup. Jika kamu mau membuat
dhikr dengan biji tasbih, kamu dapat mencapai, sebagai
contoh, 200,000 dengan lidah normal. Tapi untuk
mencapai 700,000 kali kamu memerlukan ta’i al-lisan.
Dengan kekuataan Murshid at-Tazkiyya, yang
mendapatkannya dari Nabi s.a.w. dia dapat membuatmu
mengatakan “Allah, Allah” 700,000 kali  dalam satu
jam; bagi beberapa murid dalam  setengah jam; untuk
beberapa lainnya dala 15 menit, dan untuk beberapa
lagi  dalam satu menit  .  Bagaimana itu mungkin?
Bagaimana dapat lidah mencapai itu ?

Di bawah lidah, Allah menciptakan urat darah (artery)
yang langsung menyambung kepada jantung.  Jika
kegelapan dihapuskan dari lidah dan jantung, dengan
jalan murid berlanjut dalam mengikuti  perintah
murshid, kamu menjadi nurani, dan pada saat itu kamu
bukan lagi raga, atau lidah, namun kamu menggunakan
Cahaya, yang terkait dengan Surgawi. Segala sesuatu
yang menyangkut surgawi dapat melakukan apapun; tiada
sesuatu yang tak-mungkin, tiada lagi batasan.

Pikiran manusia terkait dengan bumi keduniawian.
Tetapi ketika orang menjadi nuriyaaniyoon, itu adalah
makna dari hadith Qudsi : Tidak surga tidak pula bumi
dapat menampung Aku, kecuali jantung abdi Ku yang
beriman.  Jantung dalam situasi seperti itu dapat
melaksanakan keajaiban (mu’jizat). Jantung (seperti)
itu dapat mencapai 7 juta  kali “Allah, Allah”, bahkan
70 juta kali. Itu semua diperkenankan bagi setiap
manusia, jika dia mau mengikuti awliya-ullah. Allah
bersabda : "Awliya Ku berada di bawah kubah Ku; tiada
seorangpun tahu tentang mereka kecuali Aku".

Wa min Allah at-tawfiq bi hurmat al-Fatiha.

wassalam, arief hamdani
HP 0816 830 748
[EMAIL PROTECTED]
   
ALAMAT ZAWIYAH DZIKIR DI JAKARTA dan SEKITARNYA

Dzikir Khatm Khwajagan Kamis  22 Desember 2005, Isya
Berjama'ah. 
Zawiyah Tomang Jl. Mandala Selatan No.16 Tomang,
Jakarta Barat
   
Zawiyah Cikarang
Masjid Jami Darussalam, Jl Kedasih IV, Cikarang
Baru,Kawasan Perum Jababeka Setiap Selasa, mulai
Magrib Berjamaah, Dzikir Khatam Kwajagan Isya
Berjamaah, Bada Isya, Kajian Tasawuf. informasi: Arief
Hp.0816-830-748
   
Zawiyah Ragunan Jl.Poncol Vila Ragunan Permai Kav
1,Ragunan Jakarta Selatan. Kediaman Bp. Syamsudin.
Zawiyah Pangkalan Jati Jl. Pangkalan Jati 1 No. 71,
Pondok Labu, Jakarta Selatan. Zawiyah Brawijaya,
JAKARTA Setiap Jumat : Khususwanita, mulai 11.00 wib
Jl. Brawijaya 1A No.16,Jakarta Selatan. Zawiyah Teuku
Umar Setiap Sabtu ( Kecuali ada Perubahan ) Ba’da
Ashar, Jam 16.00 Jl. Teuku Umar No.41, Jakarta Pusat
   
Zawiyah Sanggar Bulungan
(dibelakang Kolam Renang Bulungan, Rumah Kayu)
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dzikir Khatam
Kwajagan, Marawis Salawat, Darwis Rumi Setiap Senin
Malam, jam 20.00 Arief HP 0816 830 748
   
Zawiyah Syaikh KH. Mustafa
Jl. Hasbi 40, Otista, Jakarta Timur Setiap Kamis
Malam, Ba'da Isya informasi: Handi Biantoro tel.
0818-965-852 email: [EMAIL PROTECTED]
   
Zawiyah Cinere
Jamaah Tabligh Naqshbandiyun. Dzikir setiap Rabu Malam
(umum)  Jam 21.00 Ladies Dzikir: Minggu Sore, bada
Ashar Jl. Villa Terusan No.16, melalui Villa Cinere
Mas informasi: Syaikh Barkah 742-1938 atau
0817-9105-704
   
Zawiyah Kebun Jeruk Jl. Kelapa Dua Raya No.1, Kebun
Jeruk,  Jakarta Barat. Kediaman Bp. Ahmadin. Zawiyah
Cempaka Putih Jl. Cempaka Putih Raya No. 114, Cempaka
Putih, Jakarta
Zawiyah Tomang Jl. Mandala Selatan No.16 Tomang,
Jakarta Barat
   
CIANJUR
Ajengan KH. Bunyamin, Tipar Caringin, Panembong
Cianjur Setiap Kamis Malam, Bada Isya  mulai jam 20.00
malam
   
CIPANAS
Pesantren Toriqul Huda, Pasekon gg. bunga dekat
Restoran Simpang Raya, Setiap kamis malam bada Isya
Ustad Dudi HP 0813814 89282
   
A C E H :
Jl. Teuku Muhammad Salleh No.2 Lambhuk, Banda Aceh
Informasi: Ust. Zamhuri Ramli al-Hafidz HP.
0812-939-0774, Rumah 0651 - 26951
   
P A D A N G : Informasi: Effendi (0811-661-285)
P E K A N B A R U
Jl. Farmasi No. 24 Pekanbaru 28111, Tel 0761-38289
Kediaman Dr. Chairuddin Lubis Sp.BO
   
B A T A M : 
Pesantren Yusuf Syafi'i, Syaikh M. Yusuf Ridwan
Asyafi'i, Bengkong Permai Komplek Nurul Jadid RT 01 RW
01 Blok D No. 10, Kelurahan Bengkong Laut Batu Ampar
Pulau Batam. HP. 08136445 3322 Syaikh Riady, Bengkong
Abadi 2, Jl. Cendrawasih Blok A/127 Batam 29432, Tel
0778-411289. Setiap selasa malam dan kamis malam,
Informasi: Yandri Irzaq (0812-702-2415)
   
SUKABUMI: 
K.H. Ece Supriyatna Pesatren Daarus Syifa HP
0811-115-875
  
BANDUNG: 
Setiap Ahad pagi, jam 08:00 s/d 10:30: Pondok
Pesantren Al-Qur'an Al-Falah I - Cicalengka Nagrek KM
28 Bandung Pimpinan K.H.Q. Ahmad Syahid
(022-794-9781)Informasi: H.Q.Rif’at Syahid
(0815-715-5776) H. Muhammad Hadid
Subki(0852-2040-2127). BANDUNG KOTA Insidentil Setiap
Bulan sekali Jl. Cimanuk No. 37, Bandung 
Informasi: Hadid Subki 0852-2040 2127, Telp.022-727
4913
   
PEKALONGAN: Ki Taufiqurrahman Pesantren
At-Taufiqy,Wonopringgo Informasi Nurcholis HP 0815
4801 9453
SURABAYA: Syaikh Sentot (031-788-2476) 081330130897 

T U B A N KOTA - JAWA TIMUR
Perum Siwalan permai praja no 3. Telp. 0356 320193,
0356 329886 (Made) HP. 081331213660 (Made)0356 0356
611660 (Ali). Jadwal Zikir Malam senin dan Malam
Jum,at ba'da isya di Mantingan Senori. Malam Jum'at di
Jl. Teuku Umar 9A Belakang depot Barokah. Desa
Mantingan - Senori Tuban 
   
S E M A R A N G:
Zawiyah Al Mubarokah, Dukuh Sandan, Desa Waru
Mranggen, Semarang Informasi: Riza Alamsyah ,
[EMAIL PROTECTED] Contact Riza Alamsyah
081325632124 Soetoro 08122504779, Ajib Susanto
0818455527 Munir 08164247573, Arif Rahman 085225087435
Pusatindo Komputer, Jl. Imam Bonjol no.74 024-3540609
   
S I N G A  P O R E :
Zawiyah Syaikh Zakaria, Singapore TAMPINES ST 34 BLOK
362 #05-379. Syaikh Zakaria Hp 98364094.
   
M A L A Y S I A
Pusat Zikir Naqshbandi di Malaysia dan nombor telefon
untuk dihubungi: Kuala Lumpur - Saudara Ahmad Nazim
(012) 913-8449 (English speaking) dan Bro. Mus (012)
382-9050 (Bahasa Melayu). Alor Setar, Kedah - Saudara
Rosli (012) 419-4265 Kota Bharu, Kelantan - Saudara Ku
Din (019) 966-3993 Alamat Dergah Pulau Pinang : No 24,
Cangkat Minden Jalan 16, Minden Height, 11700 Pulau
Pinang (Hubungi saudara Isa: 016-4703441)
   
A U S T R A L I A

Perth Dzikir: 66A Ashburton Street, Bentley, Western
Australia 6102. Perth, Australia. Arslan Telephone:
+61894583336 , Arslan Mobile: +61418947149 Leyla:
+61439647140 Email: [EMAIL PROTECTED]

Sydney Address: 2/37-41 Boronia Road, Greenacre 2190,
NSW, Sydney, Australia. Phone: +61297080001 Mobile:
0425227237 Hatem Shalak: +61409048014 ,
Ashaari:+61422213084  Email:[EMAIL PROTECTED]
   
Melbourne Address: 13 Herbert St,Broadmeadows 3047
Melbourne (VIC) Hazem Omran Phone : +6139390-5127 
Mobile: +61423023126 Email: [EMAIL PROTECTED] 
   
Haqqani Merchandise
(order: HIDAYAT 0816-183-3572)Tersedia : buku, DVD,
CD, kaset, foto, poster, parfum, kufi, kuff, rompi,
turban, tasbeh
   
YAYASAN HAQQANI INDONESIA
Jl. Teuku Umar 41 Jakarta 10310 tel.dan fax. (62-21)
315-3014 email: [EMAIL PROTECTED] Group:
[EMAIL PROTECTED]
http://www.haqqani.net  

ALAMAT DAN JADWAL DZIKIR NAQSHBANDI HAQQANI DUNIA
www.mevlanasufi.blogspot.com


Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today!
http://us.click.yahoo.com/LeSULA/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke