http://www.gatra.com/artikel.php?id=90663
Yudhistira ANM Massardi Bisnis TNI MESKIPUN mengaku cukup memahami kondisi TNI, "Saya akan tetap memilih yang benar," ujar Presiden SBY. Ia menegaskan, budaya komisi, mark up dan pembelian fiktif, harus dihentikan. Pembelian persenjataan bagi militer harus sesuai kebutuhan, "Bukan atas kemauan rekanan," katanya. "Mereka yang masih melakukannya merupakan bagian dari korupsi yang sedang diberantas di Indonesia." "Pernyataan itu memiliki dua sisi: pengakuan 'orang dalam', dan seruan penyadaran menuju jalan yang benar. Maka, harus dipuji dan didukung," kata Joko Parepare (JP). "Wah, tumben ngomong begitu. Pasti ada maunya!" kata Maman Halmahera (MH). "Lho, kabinet kan sudah dirombak, tanpa tekanan dari parpol, orang per orang, maupun lembaga internasional seperti IMF. Wapres pun tidak mendiktekan calon-calonnya. Bahwa itu diumumkan di Yogyakarta pada Senin Legi, 5 Desember, pukul 09.00 malam, kata Presiden, 'Tak ada kaitannya dengan klenik'." "Nah, kalau pernyataan yang itu, memiliki berapa sisi?" tanya MH. "Kamu ini korban sinetron klenik! Yang punya banyak sisi itu, pertanyaan kamu!" TETAPI, TNI dinilai ragu-ragu dan belum menunjukkan sikap legowo ketika diminta pemerintah menyerahkan ke BUMN sejumlah bisnisnya yang beraset di atas Rp 15 milyar. Soalnya, sejak awal sejarahnya, tentara diperbolehkan berbisnis sebagai salah satu cara mengatasi keterbatasan anggaran dari pemerintah. "Kalau mark up, pembelian fiktif, dan terima komisi dilarang, dan bisnis yang menguntungkan dilepaskan, lantas apa yang tersisa buat TNI ya?" "Lho, kan masih ada separatisme, terorisme, dan narkoba?" kata MH. "Jangan salah, maksud gue, itu musuh-musuh negara yang harus diperangi!" TETAPI, hutan dataran rendah Sumatera sudah hancur. Dari 16 juta hektare, hanya tersisa 500.000 hektare. Berbagai spesies flora dan fauna terancam musnah. "Kalau tak ada yang mau peduli, biarkan sajalah," kata MH. "Kalau Sumatera jadi gurun pasir, kita kan bisa tanam kurma, naik onta, dan berkemah di oasis sambil menikmati fatamorgana!" [EMAIL PROTECTED] [Meskipun Tetapi, Gatra Nomor 5 Beredar Senin, 5 Desember 2005] [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital. http://us.click.yahoo.com/cRr2eB/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

