http://www.indomedia.com/bpost/122005/17/nusantara/nusa3.htm

Mantan Menteri Diduga Korupsi

Jakarta, BPost
Sudah jatuh tertimpa tangga. Sudah tersingkir dari kabinet, mantan Menteri 
Perindustrian Andung Nitimiharja menghadapi tuntutan dari Serikat Pekerja PT 
PLN yang memperkarakan kembali kasus bagi-bagi bonus Rp4 miliar kepada direksi 
dan komisaris PLN termasuk Andung pada tahun 2003 lalu. 

Sekjen SP PLN Yusran Lubis meminta agar Kejaksaan Agung segera melakukan 
pemeriksaan terhadap Andung. Bahkan, bila bukti-bukti sudah cukup, para 
pimpinan PLN yang menerima tantiem tahun lalu, segera ditetapkan sebagai 
tersangka. 

"Terlepas nantinya Kejaksaan akan menetapkan Andung sebagai saksi atau 
tersangka, logika hukumnya, kalau ia terlibat dalam kasus PLN maka Andung harus 
diperiksa lebih dulu. Soalnya, selama ia menjadi menteri belum pernah 
diperiksa," tegas Yusran Lubis di Jakarta, Kamis (16/12).

Dengan direshufflenya Andung, menurut Yusran, seharusnya membuat Kejagung tidak 
kesulitan memeriksa Andung. Alasannya, dengan status bukan menteri maka 
Kejagung tidak memerlukan surat izin dari presiden untuk memeriksanya. "Kalau 
yang lain sudah diperiksa dan Andung belum, mana keadilannya," lanjut Yusran. 

Sekedar diketahui, munculnya laporan dugaan korupsi di tubuh PLN ini setelah SP 
PLN melaporkan adanya pembagi-bagian tantiem sebesar Rp4 miliar pada tahun 2003 
saat PLN mengaku sedang merugi Rp3 triliun. 

Ditemui secara terpisah, Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh menegaskan bahwa 
penyelidikan terhadap dugaan korupsi di tubuh PLN masih berjalan. Pernyataan 
tersebut sekaligus menepis tudingan bahwa kasus PLN telah di SP3-kan atau 
diberhentikan penyelidikannya oleh Kejagung. "Kasusnya belum selesai 
(penyelidikannya)," ujarnya.

Apakah Andung segera diperiksa? "Kita tidak khususkan nama A atau B. Pokoknya 
kasus PLN belum selesai," imbuhnya. 

Ditanya apakah ada bukti baru, Armand menjawab tidak. Ia bahkan menegaskan 
bahwa berdasarkan hasil audit BPK beberapa waktu lalu, tidak diketemukan 
kerugian negara. "Itu seingat saya. Tapi nanti saya cek lagi," ujarnya sambil 
memasuki mobil. JBP/yls 


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/cRr2eB/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke